Jumat, 08 Agustus 2025

Bobby Nasution Lantik Eks Ajudannya Jadi Ketua Dewan Pengawas PD AIJ

Fajar Siddik (kanan) dilantik menjadi Ketua Dewan Pengawas AIJ
Fajar Siddik (kanan) eks ajudan Bobby Nasution dilantik menjadi Ketua Dewan Pengawas PD AIJ.

disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melantik Fajar Siddik menjadi Ketua Dewan Pengawas PD AIJ (Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa). Fajar Siddik dikenal sebagai ajudan Bobby Nasution saat masih menjabat Wali Kota Medan.

"Saya ucapkan selamat atas pengukuhan yang dilakukan pada hari ini. Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru. Jangan jadikan pelantikan atau pengukuhan ini hanya menjadi seremonial saja," kata Bobby Nasution di sela sela pelantikan di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (8/8/2025).

Tak hanya Fajar Siddik, Bobby Nasution juga melantik dua orang lainnya yakni Ardian Surbakti sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi, serta Salman Sihotang sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirtanadi.

Bobby menyampaikan sejumlah pesan penting. Khusus DP AIJ, Bobby berharap agar bisa menjadi penghasil PAD (pendapatan asli daerah) atau mesin pelayanan bagi masyarakat.

"Perbaiki manajemen di dalam agar yang mau masuk berinvestasi benar-benar memberikan investasi yang baik," pungkasnya.

Kemudian untuk Perumda Tirtanadi, Bobby meminta agar segera memperbaiki kualitas air. Bobby juga memberikan kuasa penuh kepada Direktur Utama Perum Tirtanadi untuk mengevaluasi dan mengajukan pergantian jajaran di internalnya, jika kinerjanya tidak sejalan dengan visi dan misi.

"Kalau kondisi airnya tidak bisa diperbaiki, kondisi air masyarakat tidak bisa dibuat layak, digratiskan aja pak. Kalau gak bisa diperbaiki, tolong dikurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah, tolong turunkan harga air bagi masyarakat berpenghasilan rendah," tegasnya.

Bobby meminta agar menindaklanjuti rencana penggabungan Perumda Tirtanadi se-Sumut hingga memperbaiki manajemen Perumda Tirtanadi. Bobby berharap pelantikan ini menjadi awal gerakan untuk segera menyelesaikan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab para direksi.

"Sehingga dengan ini masyarakat bisa merasakan air jangan keruh lagi, jangan sering mati. Saya meminta para direksi untuk mempelajari kawasan-kawasan pembangunan yang menjadi prioritas di provinsi," ucapnya.

Menurut Bobby, Presiden telah bercita-cita bahwa Indonesia harus swasembada pangan, air, dan energi. Karena itu, permalasahan air, sudah menjadi titah Presiden RI Prabowo Subianto yang harus ditindaklanjuti.

"Kita harus swasembada pangan, air, dan energi. Dari ketiga swasembada yang disampaikan Presiden, ada fokus di perusahaan bapak," tutupnya.

Diketahui, beberapa waktu yang lalu, Bobby Nasution juga melantik mantan tim suksesnya menduduki jabatan di BUMD (badan usaha milik daerah). Misalnya Yudha Johansyah menjadi anggota Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi.

Yudha Johansyah merupakan eks juru bicara (Jubir) Bobby Nasution - Surya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2024. Dia juga sempat menduduki jabatan Sekretaris DPD Demokrat Sumut. Belakangan Yudha memilih mundur dari Demokrat sebelum mendaftar seleksi Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi.

Tak hanya Yudha, Bobby Nasution yang juga kader Partai Gerindra itu juga melantik Andi Atmoko Panggabean menjadi anggota Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi. Andi Atmoko sempat menjabat Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut. Belakangan ia mundur dari partai Gerindra untuk mengikuti seleksi. (*)

Label: