Senin, 30 September 2024

Edy Rahmayadi Sayangkan Proyek Jalan Rp 2,7 Triliun Tak Berlanjut


disrupsi.id - Medan | Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Edy Rahmayadi, menyayangkan proyek jalan dan jembatan Sumut atau yang akrab dikenal dengan proyek Rp 2,7 triliun, tidak berlanjut.

Padahal proyek multiyears dengan metode design & build (rancang bangun) itu, ia hadirkan untuk menggairahkan perekonomian masyarakat maupun untuk kemudahan mobilitas sehari-hari.

"Harusnya itu lanjut terus, supaya masyarakat merasakan dampaknya, infrastruktur yang lebih bagus bagi masyarakat," ujar Edy Rahmayadi saat bertemu tokoh masyarakat dan tokoh adat bersama warga Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Kota Pinang, Senin (30/9/2024).

Edy Rahmayadi mengatakan proyek terintegrasi Rp 2,7 triliun tersebut, dihadirkan usai pandemi Covid-19 setelah sebelumnya melalui proses perencanaan dan konsultasi yang panjang, serta persetujuan DPRD Sumut, terutama atas dukungan ketua saat itu, Baskami Ginting.

Namun setelah ia tak menjabat lagi, proyek itu tak maksimal dilakukan hingga kemudian tak berlanjut alias kontrak Waskita Karya dan KSO yang menggarap proyek itu, diputus.

Berdasarkan data dari Dinas PUPR Sumut, proyek tahun jamak tersebut dihentikan pada Juni 2024. Progres pembangunan jalan yang terealisasi mencapai 74% dari 163 ruas jalan yang diprogramkan.

Namun tanpa harus berpolemik dan apalagi mau membela diri, Edy Rahmayadi menegaskan tak ingin menyalahkan siapa-siapa.

Ia menghormati arah kebijakan dari pemimpin yang menggantikannya. Namun ia berharap tidak ada aspek politik dibalik pemutusan proyek itu.

"Dan inilah kemudian rencana saya maju kembali bersama Hasan Basri Sagala di Pilgub Sumut 2024 ini, melanjutkan program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Sumut, serta program pembangunan kerakyatan lainnya," jelas Edy Rahmayadi.

Hadir mendampingi Edy Rahmayadi pada pertemuan itu, di antaranya istrinya Nawal Lubis, Ketua Tim Pemenangan, Darlan Harahap, dan Ketua Tim Hukum, Yance Aswin. (*) 

Label:

RSUD Dr. Pirngadi Medan Resmikan Poliklinik Forensik Klinis dan Medicolegal

disrupsi.id- Medan | RSUD Dr. Pirngadi Medan meresmikan pelayanan Poliklinik Forensik Klinis dan Medicolegal. Peresmian poliklinik ini dipimpin oleh Direktur RSUD Dr. Pirngadi, Suhartono, dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Prof. Amir, jajaran manajemen rumah sakit, serta perwakilan media.

Suhartono menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara ini dan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, khususnya tim dokter yang berperan besar dalam pengembangan layanan forensik klinis dan medicolegal. 

"Pelayanan forensik selama ini sering kali dipandang sebatas pada otopsi, padahal cakupan forensik klinis dan medicolegal jauh lebih luas," ujar Suhartono di dampingi Wakil Direktur SDM dan Pendidikan RSUD Pirngadi, Rina Amelia, Wadir Administrasi umum, Ramadani Sinulingga, S.STP, Wakil Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD dr Pirngadi Medan, Drg. Afifuddin dan Katim Hukum dan Humas, Gibson Girsang, Kamis (26/9/2024) di Ruang Rapat 1.

Ia menjelaskan bahwa salah satu alasan mendirikan poliklinik ini adalah untuk mempercepat proses pemeriksaan medis yang berkaitan dengan kasus hukum. Banyak bukti fisik yang dapat berubah atau hilang seiring berjalannya waktu, sehingga memerlukan penanganan segera. 

"Dengan adanya poliklinik ini, kita dapat menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan cepat, tanpa perlu menunggu waktu lama untuk pemeriksaan yang diperlukan dalam konteks hukum," tambahnya.

Selain itu, Suhartono berharap kehadiran Poliklinik Forensik Klinis dan Medicolegal ini dapat menjadi contoh bagi rumah sakit umum daerah lainnya. Ia juga mengajak tenaga medis untuk lebih berminat mendalami bidang forensik dan medicolegal yang selama ini masih minim peminat.

Poliklinik ini diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai kasus hukum yang memerlukan pemeriksaan medis, sekaligus membantu pengembangan ilmu forensik dan pendidikan kedokteran. "Kami ingin layanan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung penegakan hukum dengan pendekatan medis yang lebih komprehensif," tutup Suhartono.

Dalam peresmian Poliklinik Pelayanan Forensik Klinis dan Medicolegal di RSUD Dr. Pirngadi Medan, Prof. dr. H Amri Amir Sp.F,DFM, SH,Sp.Akup Aktif, salah satu tokoh medis senior, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya layanan forensik klinis dan medicolegal di Sumatera Utara, khususnya Medan. Menurutnya, peresmian layanan ini adalah langkah bersejarah bagi dunia kedokteran di wilayah tersebut.

"Saya memaksakan diri sebetulnya, karena saya merasa ini momen yang sangat penting. Sejak lama kami sudah merencanakan pengembangan pelayanan forensik klinis dan medicolegal, tetapi baru kali ini terlaksana. Semua ini berkat upaya yang luar biasa dari Dr. Desi yang telah mempelajari secara mendalam tentang layanan ini, serta dukungan dari RSUD Dr. Pirngadi," ujar Prof. Amri.

Prof. Amri juga menekankan bahwa semakin banyak kasus hukum yang membutuhkan pelayanan forensik, seperti kasus kekerasan rumah tangga dan pelecehan seksual. 

"Kasus-kasus seperti ini sangat membutuhkan penanganan cepat. Jika tidak segera ditangani, bukti-bukti penting bisa rusak atau bahkan hilang. Oleh karena itu, kehadiran poliklinik ini sangat krusial dalam membantu masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan akurat," tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Amri menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan rumah sakit yang telah memberikan kesempatan bagi Dr. Desi untuk mengembangkan layanan ini. Ia juga berharap masyarakat segera mengetahui keberadaan dan manfaat dari pelayanan forensik klinis dan medicolegal ini. 

"Saya berharap informasi ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat melalui media, sehingga mereka tahu bahwa RSUD Dr. Pirngadi siap memberikan layanan forensik klinis," ucapnya.

Sementara itu, dr. Surjith Singh menyampaikan rasa terima kasih kepada para tokoh penting yang berperan dalam pengembangan pelayanan forensik, termasuk Prof. Amri Amir yang dianggap sebagai "Bapak Forensik" di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) dan RSUD Dr. Pirngadi.

Ia juga menjelaskan bahwa pelayanan forensik klinis tidak hanya terbatas pada otopsi atau bedah mayat, tetapi juga mencakup penanganan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan seksual, dan berbagai kasus hukum lainnya yang melibatkan pemeriksaan medis. 

"Forensik klinis adalah salah satu bagian dari pelayanan forensik yang utuh, bersama dengan patologi forensik. Selama bertugas di sini, kami sering menangani banyak kasus yang berasal dari pihak kepolisian, Polda, Polsek, serta institusi lainnya. Ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi kepada RSUD Dr. Pirngadi," jelasnya.

Dr. Surjith juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-spesialis dalam menangani kasus-kasus forensik. "Kami juga mohon dukungan dari sejawat seperti dokter patologi klinik, patologi anatomi, bedah saraf, THT, spesialis mata, dan lain-lain sangat diperlukan dalam menghasilkan visum yang komprehensif. Visum ini menjadi bukti penting dalam proses hukum, terutama ketika dibawa ke pengadilan," tambahnya.

Ia juga berharap bahwa dengan dukungan manajemen RSUD Dr. Pirngadi, Poliklinik Forensik Klinis ini bisa menjadi pusat unggulan (center of excellence) di Sumatera Utara. "Kami ingin menjadikan RSUD Dr. Pirngadi sebagai rumah sakit yang mampu bersaing dengan rumah sakit lainnya di Medan dan Sumatera Utara. Layanan forensik klinis ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi penegakan hukum," ungkap Dr. Surjith.

Sebagai penutup, Dr. Surjith Singh menyampaikan rasa syukur atas peresmian poliklinik tersebut dan berterima kasih kepada Direktur RSUD Dr. Pirngadi serta seluruh manajemen rumah sakit. "Selamat atas peluncuran unit forensik klinis ini. Kami sangat bersyukur dan berbahagia. Semoga ini menjadi langkah awal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan mendukung keadilan hukum," tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Instalasi Forensik RSUD Dr. Pirngadi Medan, Dr. Desy Harianja, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Direktur RSUD Dr. Pirngadi atas terwujudnya Poliklinik Forensik Klinis yang telah lama dinantikan oleh tim forensik. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Direktur yang telah mewujudkan mimpi-mimpi kami. Sebelumnya, selama dua tahun layanan forensik klinis ini sudah berjalan, tapi kami masih numpang di IGD. Ini membuat kami kesulitan berkomunikasi dengan pasien yang sering kali adalah korban kekerasan," ungkap Dr. Desy dalam peresmian poliklinik tersebut.

Dr. Desy juga menyoroti tingginya angka kasus kekerasan yang ditangani oleh tim forensik RSUD Dr. Pirngadi. "Setiap bulan kami menangani 100 hingga 150 kasus, yang berarti sekitar 1.000 visum kami hasilkan setiap tahunnya. Namun, yang saya heran adalah mengapa hanya sedikit dari kasus-kasus ini yang mencuat ke media," katanya. Ia berharap dengan adanya poliklinik baru ini, masyarakat bisa lebih terbantu dalam menegakkan keadilan, khususnya dalam kasus-kasus kekerasan.

Lebih lanjut, Dr. Desy juga menyinggung mengenai pendanaan layanan ini. "Sebelumnya, layanan ini ditanggung oleh APBD sejak tahun 2020, dengan anggaran sebesar 200 juta per tahun. Dana ini sangat penting karena banyak korban kekerasan yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kami berharap ke depannya, regulasi yang mendukung layanan ini bisa lebih diperkuat agar tidak ada lagi korban yang harus membayar untuk mendapatkan layanan visum," tambahnya.

Menutup sambutannya, Dr. Desy kembali menyampaikan terima kasih kepada Direktur RSUD Dr. Pirngadi dan seluruh jajaran yang telah membantu mewujudkan harapan mereka. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada bapak direktur dan jajaran karena sudah mewujudkan mimpi dan harapan kami," tutupnya. (*) 

Label:

Komunitas Punk Rock Medan Gelar Pasar Gratis, Masyarakat Antusias Dapat Pakaian dan Sayuran

disrupsi.id - Medan | Komunitas Punk Rock Kota Medan menunjukkan solidaritasnya dengan menggelar Pasar Gratis yang berlangsung di Taman Lili Suheri, Minggu (29/9/2024). Acara ini berhasil menarik perhatian banyak masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, yang antusias untuk mendapatkan berbagai kebutuhan secara cuma-cuma.

Barang-barang yang dibagikan pun beragam, mulai dari pakaian, parfum, hingga bahan makanan seperti sayur-sayuran segar. Semangat gotong royong dan berbagi di tengah situasi ekonomi yang sulit terlihat jelas dari tingginya partisipasi warga.

Jovan Siahaan, salah satu penggerak acara, menegaskan bahwa kegiatan ini murni atas dasar solidaritas dan sama sekali tidak terkait dengan agenda politik atau Pilkada yang akan segera berlangsung. "Ini murni solidaritas Punk untuk membantu sesama masyarakat yang membutuhkan," ujarnya tegas.

Kegiatan ini sendiri diinisiasi oleh Gedeng, seorang aktivis sosial yang memiliki kepedulian besar terhadap masalah masyarakat kecil. Gedeng merasa perlunya gerakan sederhana namun berdampak besar, seperti berbagi pakaian dan barang-barang layak pakai, untuk meringankan beban sesama.

Pasar Gratis di Medan ini merupakan yang pertama kali, namun Jovan memastikan kegiatan semacam ini akan terus berlanjut. Ke depannya, mereka berencana mengadakan acara bertajuk "Food Not Bombs", sebuah inisiatif pembagian makanan vegetarian gratis kepada masyarakat.

"Kegiatan Food Not Bombs nantinya nggak beda jauh, hanya fokus pada makanan siap saji, tapi khusus makanan vegetarian," jelas Jovan, yang juga merupakan ayah dua anak.

Ia berharap dengan acara-acara ini, masyarakat bisa lebih tergerak untuk saling berbagi dan membantu. "Kalau bukan kita, siapa lagi?" tambahnya.

Sementara itu, sejumlah ibu-ibu yang hadir tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. "Saya senang sekali. Dapat sayur dan pakaian layak pakai untuk keluarga," ujar salah satu ibu yang tampak sumringah sambil menggendong anaknya.

Antusiasme tak hanya datang dari kalangan orang dewasa. Beberapa anak-anak terlihat ikut memeriahkan acara, berebut memilih pakaian dan parfum yang dibagikan. Semangat kebersamaan dan gotong royong benar-benar terasa dalam kegiatan tersebut.

Dengan kegiatan ini, komunitas Punk Rock Medan membuktikan bahwa solidaritas dan empati sosial bisa diwujudkan melalui aksi nyata yang sederhana namun berdampak besar. Di tengah berbagai tantangan, mereka terus menggaungkan pesan penting: berbagi adalah cara terbaik untuk saling memperkuat di tengah masyarakat.(*) 



Label:

Pemko Medan dan UISU Siap Berkolaborasi untuk Mencetak SDM Berkualitas di Kota Medan

Pemko Medan dan UISU Siap Berkolaborasi untuk Mencetak SDM Berkualitas di Kota Medan


Disrupsi.id, Medan - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Aulia Rachman SE, menyambut kunjungan Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di Balai Kota Medan, Senin (30/9/2024). Pertemuan tersebut fokus pada kolaborasi antara Pemko Medan dan UISU dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Medan, baik di kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum.

Dalam silaturrahmi itu, hadir Rektor UISU, Prof. Dr. Syafrida SE MSi, didampingi oleh Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Marzuki MHum, Wakil Rektor 2 Dr. Ramadona Simbolon SE MSi PhD, Dekan Fakultas Kedokteran dr Tri Makmur SpS, Dekan FKIP Dr Julia Maulina, dan Wakil Dekan 2 Fakultas Teknik Ir Marwan Lubis MT. 

Kolaborasi ini dalam rangka membahas pentingnya implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dan dakwah Islamiyah dalam pengembangan SDM.

Aulia Rachman mengapresiasi UISU sebagai perguruan tinggi swasta Islam tertua di Sumatera Utara, yang berdiri sejak tahun 1951, dan mengungkapkan harapannya agar UISU dapat terus mencetak generasi SDM yang tangguh dan kompetitif. 

"Saya penuh harap UISU dapat meningkatkan dan mencetak SDM tangguh serta lebih berdaya saing pula," ujar Aulia.

Selain itu, Aulia juga mengajak seluruh civitas akademika UISU, termasuk mahasiswa dan alumni, untuk berperan aktif dalam menjaga kondusivitas Kota Medan menjelang Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Prof. Dr. Syafrida SE MSi menyambut baik kolaborasi ini dan menegaskan kesiapan UISU dalam mendukung pengembangan SDM berkualitas di Medan. 

"UISU siap membangun kualitas SDMnya. Dengan SDM yang baik tentunya dapat mencetak generasi-generasi tangguh dan berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dengan akhlak atau ketakwaan yang baik pula," ungkap Syafrida. Dia juga berharap kerja sama ini dapat menjadikan Kota Medan lebih berkah dan Pilkada berjalan damai dan kondusif.

Rektor UISU juga mengundang Aulia Rachman untuk menghadiri acara pengenalan mahasiswa baru UISU, yang tahun ini menerima 1.500 mahasiswa dari sembilan fakultas.

Label:

Polda Sumut Kerahkan 120 Personel Gabungan Patroli Antisipasi Begal di Medan

Polda Sumut Kerahkan 120 Personel Gabungan Patroli Antisipasi Begal di Medan
Polisi gabungan saat apel persiapan patroli di Kota Medan. (Foto: Polda Sumut)

Disrupsi.id, Medan - Dalam upaya meningkatkan keamanan di Kota Medan, sebanyak 120 personel bersenjata lengkap dikerahkan untuk melakukan patroli di sejumlah wilayah yang rawan tindak kejahatan, termasuk aksi begal dan geng motor. 

Patroli ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Brimob Polda Sumut, Direktorat Sabhara Polda Sumut, serta Polrestabes Medan, yang bertugas memantau enam penjuru Kota Medan, Sumatera Utara.

Patroli yang dilaksanakan pada Minggu, 29 September 2024, dipimpin oleh AKP Yuswanto dan menyusuri sejumlah ruas jalan di Medan yang kerap menjadi titik rawan kejahatan. 

Rute patroli meliputi jalan-jalan utama seperti Jalan SM Raja, Jalan Turi, Jalan Juanda, hingga Jalan Adam Malik, dengan tujuan memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan melindungi warga dari ancaman geng motor.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menyatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Medan saat ini dalam kondisi yang sangat kondusif, berkat kehadiran aparat di lapangan. 

Ia juga menegaskan bahwa Polda Sumut tidak akan berkompromi dengan pelaku kejahatan jalanan, termasuk anggota geng motor yang kerap meresahkan masyarakat. Tindakan tegas akan diberikan kepada siapa saja yang terlibat dalam aksi kriminal tersebut.

Langkah preventif ini mendapat dukungan positif dari warga, termasuk tokoh masyarakat Medan Polonia, Fakhruddin. Menurutnya, upaya kepolisian ini sangat penting mengingat aktivitas geng motor yang semakin meresahkan masyarakat. Fakhruddin juga menekankan pentingnya pemberantasan narkoba secara intensif, mengingat banyak pelaku kejahatan yang terlibat dalam penggunaan narkoba.

Label:

Minggu, 29 September 2024

Ormas MKGR Berikan Dukungan Penuh Untuk Pasangan Calon Walikota Pematangsiantar Mangatas Silalahi - Ade Sandrawati

Ormas MKGR Berikan Dukungan Penuh Untuk Pasangan Calon Walikota Pematangsiantar Mangatas Silalahi - Ade Sandrawati

Disrupsi.id, Siantar - Pasangan calon Wali Kota Pematangsiantar Mangatas Silalahi dan Ade Sandrawati Purba dianggap sebagai kolaborasi tangguh untuk memimpin kota Pematangsiantar. 

Ketua DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Sumatera Utara, Darma Putra Rangkuti, dalam sambutannya di acara pelantikan pengurus DPC MKGR Kota Pematangsiantar, menegaskan bahwa Partai Golkar telah membuat pilihan tepat dengan mendukung Mangatas sebagai calon wali kota.

Darma, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Sumatera Utara, menyerukan agar seluruh kader MKGR bersatu untuk memenangkan Mangatas dan Ade di Pilkada mendatang. Dia juga mengingatkan Mangatas agar, jika terpilih, fokus memajukan Kota Pematangsiantar dan menunaikan amanah rakyat dengan sungguh-sungguh.

Mangatas Silalahi yang didampingi Ade Sandrawati Purba, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh MKGR. 

"Selamat bekerja pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dilaksanakan sebaik-baiknya. Saya juga menyampaikan selamat kepada Ketua MKGR Sumut yang baru dilantik menjadi anggota DPRD Sumut. Semoga diangkat sebagai ketua DPRD Sumut," ujar Mangatas disambut tepuk tangan para hadirin. 

Acara tersebut dimulai dengan penampilan tarian tradisional Simalungun, upacara nasional, dan pembacaan sumpah janji yang dipimpin oleh Darma Putra Rangkuti. 

Ormas MKGR Berikan Dukungan Penuh Untuk Pasangan Calon Walikota Pematangsiantar Mangatas Silalahi - Ade Sandrawati

Ketua DPC MKGR yang baru dilantik, Daud Simanjuntak, dalam sambutannya menekankan pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam organisasi. Daud juga menyatakan komitmen MKGR untuk mendukung penuh pasangan Mangatas-Ade dalam kontestasi Pilkada Siantar.

MKGR, yang didirikan pada 3 Januari 1960, merupakan salah satu organisasi masyarakat yang turut mendirikan Partai Golkar. Dukungan penuh MKGR terhadap Mangatas dan Ade diharapkan menjadi kekuatan besar dalam memenangkan Pilkada Pematangsiantar dan membawa perubahan positif bagi kota tersebut.

Label:

Komunitas Ojol Sumut Serukan Dukungan untuk Edy Rahmayadi dan Hasan Basri, Siap Wujudkan Kesejahteraan Lebih Baik

Komunitas Ojol Sumut Serukan Dukungan untuk Edy Rahmayadi dan Hasan Basri, Siap Wujudkan Kesejahteraan Lebih Baik
puluhan Ojol yang hadir di rumah tim pemenangan Edy dan Hasan yang berada di Jalan Sudirman, Kota Medan, Jumat (27/9/2024).

Disrupsi.id, Medan - Komunitas Barisan Ojol Sumatera Utara menyatakan dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala.

Dukungan tersebut disampaikan oleh puluhan pengemudi ojol (ojek online) yang hadir di markas tim pemenangan Edy-Hasan di Jalan Sudirman, Medan, pada Jumat (27/9/2024).

Dalam pertemuan tersebut, para pengemudi ojol menyampaikan keluhan terkait kesejahteraan dan keamanan yang mereka hadapi dalam menjalani profesi. Mereka berharap adanya perhatian lebih terhadap kondisi kerja serta perlindungan hukum yang memadai.

Menanggapi hal ini, Edy Rahmayadi menjelaskan bahwa regulasi yang mengatur sektor ojol sebagian besar berada di tangan pemerintah pusat. Namun, ia berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan para pengemudi ojol di Sumatera Utara melalui kebijakan daerah.

“Nanti kita bakal bahas benar seberapa pantas seseorang menggunakan fasilitas ojol itu. Kita hitung dengan masa pakai, bahan bakar penumpang sehingga betul sinkron,” kata Edy. Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan keamanan di jalan untuk melindungi pengemudi dari ancaman kriminalitas.

Lebih lanjut, Edy menyebut bahwa kesejahteraan bukan hanya hak pengemudi ojol, tetapi merupakan amanat dari Undang-Undang Dasar 1945, yang menekankan perlindungan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Edy berjanji, jika terpilih kembali sebagai pemimpin Sumatera Utara, ia akan terus berupaya untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

Edy mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa memperjuangkan kesejahteraan rakyat adalah tanggung jawab moral setiap pemimpin, sesuai dengan amanat konstitusi.

Dengan dukungan dari komunitas ojol, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri semakin yakin untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatera Utara dalam Pilkada 2024 mendatang.


Label:

Doa dan Dukungan Keluarga Sagala untuk Kemenangan Hasan Basri Sagala di Pilkada Sumut 2024

Doa dan Dukungan Keluarga Sagala untuk Kemenangan Hasan Basri Sagala di Pilkada Sumut 2024
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Hasan Basri Sagala didampingi Istri Hj.Linda Safitri Hasibuan  menghadiri acara Doa Bersama dan Pemberangkatan dari Pomparan Guru Tatea bulan  bersama rumpun Saribu Raja, Limbong Maulana dan Silau Raja di Ketinggian Gunung Pusuk Buhit.

Disrupsi.id, Samosir - Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Hasan Basri Sagala, bersama istri Hj. Linda Safitri Hasibuan, menghadiri acara doa bersama dan pemberangkatan yang diselenggarakan oleh Pomparan Guru Tatea Bulan di Ketinggian Gunung Pusuk Buhit, Desa Ginolat, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir. 

Acara ini berlangsung pada Sabtu (28/9/2024) di pelataran Tugu Sagala Raja, tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Acara ini juga dihadiri oleh Calon Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, bersama istrinya, Sri Dewi Manik Kecupak. 

Menurut Ketua Umum Punguan Sagala Raja Boru Bere Ibebere (PSBBI), Drs. Maringan Sagala, Tugu Sagala Raja memiliki nilai historis, terutama bagi keturunan Sagala Raja dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatera Utara dan Kabupaten Dairi.

Dalam kesempatan itu, Hasan Basri Sagala menyampaikan harapannya agar Pilkada ini menjadi momentum yang baik bagi masyarakat Sumatera Utara. Dengan doa dan dukungan dari Pomparan Guru Tatea Bulan, ia berharap dapat membawa perubahan yang positif bagi Sumatera Utara bersama calon lain dari garis keturunan yang sama, yaitu Wahyu Daniel Sagala.

Ketua PSBBI, Maringan Sagala, mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya sejak Pemilu 1955 ada keturunan Sagala Raja yang maju sebagai calon Wakil Gubernur Sumatera Utara. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh keturunan Oppu Tatea Bulan, terutama Oppu Sagala Raja, untuk mendukung Hasan Basri Sagala sebagai Cawagub Sumut dengan nomor urut 2 dan Wahyu Daniel Sagala sebagai Cawabup Dairi dengan nomor urut 5 dalam Pilkada 27 November mendatang.

Dengan optimisme, Hasan dan Wahyu berharap kemenangan ini dapat mewujudkan cita-cita besar untuk membawa Sumatera Utara ke arah yang lebih baik.

Label:

Hasan Basri Sagala Ingatkan Pentingnya Netralitas ASN dan Ajak Masyarakat Awasi Pilkada Sumut 2024

Hasan Basri Sagala Ingatkan Pentingnya Netralitas ASN dan Ajak Masyarakat Awasi Pilkada Sumut 2024
Calon Wakil Gubernur Sumut Hasan Basri Sagala Hasan di sela-sela acara adat Borhat Borhat Punguan Raja Sagala di Tugu Raja Sagala, Desa Sianjur Mula Mula, Kabupaten Samosir, Sabtu (28/9/2024)

Disrupsi.id, Samosir - Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Hasan Basri Sagala, menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi Pilkada Sumut 2024. 

Dalam acara adat Borhat Borhat Punguan Raja Sagala di Kabupaten Samosir, Hasan mengungkapkan keyakinannya bahwa ASN, termasuk TNI dan Polri, akan bersikap netral dalam pemilihan kali ini.

“Saya meyakini seluruh ASN, TNI Polri ingin bersikap netral, tidak memihak. Sebab sebagai abdi negara mereka paham bagaimana menjaga kualitas demokrasi di Indonesia,” ujar Hasan, Sabtu (28/9/2024). Menurutnya, netralitas aparatur negara sangat penting untuk menjamin pelaksanaan Pilkada yang adil dan transparan.

Hasan juga mengimbau agar tidak ada intervensi dari pejabat pemerintah yang dapat mengarahkan ASN atau aparatur negara untuk memihak salah satu pasangan calon. Ia menekankan bahwa fokus ASN seharusnya tetap pada tugas pokok dan fungsinya (tupoksi), yakni memajukan Indonesia.

Selain itu, Hasan Basri Sagala, yang berpasangan dengan Edy Rahmayadi sebagai calon Gubernur Sumut nomor urut 2, juga mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan Pilkada. 

Ia menyatakan bahwa masyarakat Sumut memiliki kecerdasan dan kesadaran tinggi dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Pemilihan yang jujur dan adil, menurut Hasan, adalah kunci dalam mempertahankan demokrasi yang sehat.

Sebagai salah satu provinsi penting di Indonesia, Hasan juga mengajak masyarakat untuk menjaga agar proses Pilkada berjalan transparan dan akuntabel. 

"Masyarakat Sumut ini cerdas, paham bagaimana peran dalam menjaga kualitas demokrasi kita. Saya ajak agar sama sama awasi. Kami telah mewakafkan diri untuk benar-benar ingin bekerja untuk masyarakat Sumut” pungkas Hasan.

Hasan Basri Sagala juga berjanji untuk sepenuhnya bekerja bagi kepentingan seluruh masyarakat Sumatera Utara jika dirinya dan pasangannya terpilih dalam Pilkada mendatang.

Label:

Sabtu, 28 September 2024

Ayo Ikut Meriahkan Mabar Kuali Nusantara di Istana Maimun, Masak dan Makan Bareng Ribuan Warga!

Ayo Ikut Meriahkan Mabar Kuali Nusantara di Istana Maimun, Masak dan Makan Bareng Ribuan Warga!
Event Mabar Kuali Nusantara akan digelar di Istana Maimun Jalan Brigjend Katamso Medan, Minggu (29/9/2024). Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan

Disrupsi.id, Medan - Event Mabar Kuali Nusantara akan diselenggarakan di Istana Maimun, Jalan Brigjend Katamso Medan, Minggu (29/9/2024), dengan antusiasme yang tinggi dari warga. 

Lebih dari seribu peserta diharapkan hadir untuk berpartisipasi dalam kegiatan unik ini, yang melibatkan masak dan makan bersama, serta berbagai lomba menarik dengan hadiah yang diperebutkan.

Plt Wali Kota Medan Aulia Rachman menyambut baik acara tersebut dan menekankan pentingnya mengikuti regulasi yang ada, termasuk mengurus izin keramaian dari pihak kepolisian dan izin lainnya. 

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan potensi pariwisata di Medan.

“Selain untuk sarana hiburan kegiatan ini juga dapat meningkatkan pariwisata di kota Medan,” tutur Aulia didampingi Kadis Pariwisata Odi Anggia Batubara, Kabid Diskoperindag ketika menerima audiensi PT Sayap Mas Utama sebagai penyelenggara event Mabar Kuali Nusantara di kantor Wali Kota, Kamis (26/4/24).

Daniel Ciberro, Head of Promotor, menjelaskan bahwa acara bertajuk Ekonomi Mabar Kuali Nusantara ini mengusung konsep Mabar atau Masak dan Makan Bareng, di mana kuali besar akan digunakan untuk memasak hidangan hingga 600 porsi. Event ini diadakan bekerja sama dengan PT Sayap Mas Utama, dan diharapkan menjadi daya tarik besar bagi warga serta wisatawan.

"Event ini akan digelar di Istana Maimun pada hari Minggu tanggal 29 September 2024. Diperkirakan akan ada 1.000 peserta dengan berbagai kegiatan lomba di dalamnya dan memperebutkan berbagai hadiah. Kami disini datang untuk mengundang bapak Plt Wali Kota Medan guna memeriahkan acara tersebut," ungkap Daniel Ciberro.


Label:

Bobby Nasution Kenalkan Kahiyang Ayu ke Pendukung: Inilah Anaknya Mulyono

disrupsi.id - Tapsel | Calon Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 1, Bobby Nasution memperkenalkan istrinya Kahiyang Ayu kepada para pendukungnya saat kampanye di Tapanuli Selatan, Sabtu (28/9/2024). Bobby menyebutkan bahwa Kahiyang Ayu merupakan anak dari Mulyono yang tak lain nama kecil dari Presiden Jokowi.

"Saya hadir di sini bersama istri saya ibu Kahiyang Ayu Boru Siregar. Sini, Ayo sini. Ini Boru Siregar. Ini yang namanya ibu Kahiyang Ayu Siregar. Inilah anaknya yang kalau sekarang orang bilangnya kami anak dan menantu Mulyono orang bilang sekarang," kata Bobby saat memperkenalkan Kahiyang.

Mantu Presiden Jokowi itu lantas memanggil Kahiyang agar naik ke atas panggung. Kemudian Bobby meminta Kahiyang untuk memperkenalkan diri di hadapan para pendukungnya. 

"Yang terakhir mungkin mau ngomong (Kahiyang)? Dikit ya buk ya (para pendukung), Setuju? Salam aja pun nggak apa apa. Assalamualaikum gitu," ujar Bobby kepada Kahiyang.

Kemudian Kahiyang memperkenalkan dirinya. Ia memohon doa restu dari para pendukung agar suaminya bisa menang di Pilgub Sumut.

"Perkenalkan saya istri dari calon gubernur Sumut nomor urut 1 Bobby Nasution memohon doa restu dari bapak ibu di sini. Semoga kami bisa diberikan amanah untuk menjadi gubernur Sumatera Utara. Terimakasih assalamualaikum," ucapnya. 

Setelah itu, Bobby sambil berkelakar sambil mengatakan bahwa istrinya Kahiyang Ayu yang kini bermarga Siregar memiliki suara halus yang berbeda dengan Siregar asli Tapanuli Selatan. 

"Nah ini bedanya Siregar dari Jawa sama Siregar asli dari sini. Kalau Siregar dari Jawa memang agak halus suaranya. Makanya walaupun sering merepet tapi enak didengar," ungkapnya disambut tepuk tangan meriah para pendukung. (*) 

Label: ,

Bobby Nasution: Kita Doakan yang Fitnah Kalah di Pilkada, Dapat Azab di Dunia

disrupsi.id - Tapsel | Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Nomor Urut 1, Bobby Nasution berkampanye di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (28/9/2024). Dalam kesempatan itu, Bobby meminta para pendukungnya agar tidak menjelekan jelekkan rivalnya Edy Rahmayadi - Hasan Basri Sagala. 

Yang mendukung kami walaupun hadir di sini untuk mendukung kami saya minta tolong kalau sudah memilih mendukung kami. Saya minta tolong pada bapak ibu khususnya anak anak muda . Kalau hadir di sini mendukung kami tolong jangan jelek jelekkan jangan fitnah Paslon nomor urut 2. Jangan jelekkan," ujar Bobby.

Mantu Presiden Jokowi itu mengatakan tujuan berpolitik untuk mencapai hasil yang baik bagi masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi. Bobby pun tak ingin memenangkan Pilgub Sumut hasil dari menjelekkan rivalnya.

"Itu sama sama kita berpolitik ini ada tujuan untuk mencapai hasil yang baik bukan untuk pribadi kita tapi untuk masyarakat. Ngapain kami menang kalau hanya hasil fitnah Saja. Ngapain menang kalau hasil jelek jelekkan. Kalau pun tadi kata Tuanku Raja tadi ada pengalaman tidak baik dengan Pak Edy Rahmayadi, tolong jangan dijelek-jelekkan" ujarnya.

Oleh karena itu, Wali Kota Medan yang cuti itu mengajak para pendukungnya untuk mendoakan siapa yang memfitnah yang menebar kebencian kalah di Pilkada Sumut dan mendapatkan keburukan di dunia.

"Kita doakan siapa yang fitnah siapa yang jelek-jelek kan yang menebar kebencian kita doakan kalah di Pilkada ini. Yang jelek jelekkan yang fitnah bukan dapat kebaikan di dunia tapi malah dapat azab dan keburukan di dunia," urainya.

Bobby juga mengajak para pendukungnya untuk berpikir kritis sebagai pemilih. Bukan menjadi pemecah belah di Pilkada 2024. Dengan begitu kontestasi Pilkada ini bisa menghasilkan pemimpin yang baik bagi rakyatnya.

"Ini yang harus kita tanamkan dalam pilkada. Karena pilkada ini membuat kita pemimpin nya dan rakyatnya sama sama pintar. Pintar memilih pintar juga sebagai yang dipilih. Bukan hanya pintar untuk memecah belah pintar mau menang sendiri. Mudah mudahan pilkada 2024 ini bisa menghasilkan pemimpin yang baik untuk rakyatnya dan rakyatnya juga baik untuk menjalankan apa yang diamanahkan oleh pemimpin nya," bebernya. (*) 

Label:

PGN Komitmen Terus Pasok Gas Bumi untuk Sektor Kelistrikan, Dukung Transisi Energi

PGN Komitmen Terus Pasok Gas Bumi untuk Sektor Kelistrikan, Dukung Transisi Energi


Disrupsi.id, Jakarta
- PT PGN Tbk (Perusahaan Gas Negara) berkomitmen untuk terus menyediakan pasokan gas bumi yang stabil dan berkelanjutan guna mendukung sektor kelistrikan di Indonesia. Sebagai salah satu segmen pelanggan terbesar, sektor kelistrikan menjadi prioritas bagi PGN dalam memenuhi kebutuhan energi berbasis gas bumi, yang dikenal lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar minyak dan batu bara.

Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, menjelaskan bahwa penyaluran gas bumi untuk sektor kelistrikan sangat penting, mengingat pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat luas. 

"Penyaluran gas bumi untuk sektor kelistrikan terus kami jaga, pembangkit listrik yang menggunakan gas bumi memiliki nilai lebih. Mengingat gas bumi merupakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar minyak atau batu bara," ujar Ratih pada Jumat (27/9/2024).

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PGN juga menjalin kemitraan strategis dengan PT PLN untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat terpenuhi. Fasilitas yang dioperasikan PGN, seperti FSRU Lampung, memainkan peran kunci dalam distribusi gas bumi yang stabil. FSRU Lampung ini terintegrasi dengan Pipa South Sumatera-West Java (SSWJ), yang menjadi tulang punggung pasokan LNG bagi sektor kelistrikan dan industri.

Selain itu, PGN mendukung inisiatif transisi energi Indonesia menuju target Net Zero Emission 2060. Berdasarkan dokumen Bappenas, periode 2025-2029 akan menjadi fase penting dalam transisi ini, di mana penggunaan gas bumi menjadi solusi utama di tengah pembatasan PLTU batu bara. PGN juga berencana memperluas program gasifikasi di berbagai sektor strategis untuk menggantikan energi berbasis fosil dengan gas bumi.

Atas kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan energi sektor kelistrikan, PGN menerima penghargaan "Tanda Kehormatan Listrik Indonesia" pada Kamis (27/9/2024), dalam kategori Produsen/Pemasok Energi. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen PGN dalam mendorong pemanfaatan gas bumi di pembangkit listrik nasional.

Ratih menutup dengan menekankan bahwa peningkatan penggunaan gas bumi di sektor kelistrikan akan memberikan efek ganda pada pertumbuhan ekonomi nasional serta membantu mengurangi emisi karbon.

Label:

RSU Haji Medan Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Melalui Konsep Safe Hospital

RSU Haji Medan Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Melalui Konsep Safe Hospital


Disrupsi.id, Medan
- Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan terus berupaya meningkatkan kesiapan menghadapi situasi darurat dan bencana. Direktur RSU Haji Medan, Rehulina Ginting, menekankan pentingnya penerapan konsep safe hospital untuk memastikan rumah sakit dapat tetap berfungsi secara optimal sebelum, selama, dan setelah keadaan darurat terjadi.

Menurut Rehulina, tujuan utama dari konsep safe hospital adalah meminimalkan risiko keselamatan, meningkatkan akuntabilitas, menciptakan budaya kerja yang mendukung keselamatan pasien, serta mengurangi kejadian yang tidak diinginkan. Hal ini disampaikan dalam workshop bertema safe hospital yang diadakan pada Selasa, 24 September 2024, sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas yang rutin dilakukan RSU Haji Medan.

Rehulina menjelaskan, Melalui penerapan safe hospital, diharapkan menjadi langkah strategis untuk melindungi pasien, tenaga medis, dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat. Ia juga berharap RSU Haji Medan dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lain di Sumatera Utara.

Wakil Direktur Umum dan Pengembangan Sumber Daya Manusia RSU Haji Medan, Ridesman Nasution, menambahkan bahwa RSU Haji Medan sedang berupaya mencapai standar internasional dalam hal kesiapsiagaan bencana. Mereka bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kolaborasi internasional, untuk mengembangkan fasilitas rumah sakit.

Ia menuturkan rumah sakit harus tetap siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, bahkan saat terjadi bencana. 

“Jangan sampai bencana membuat rumah sakit lumpuh dan tidak bisa berfungsi. Ini adalah esensi dari konsep safe hospital,” katanya.

Dr. Ilham Abdullah Irsyam, Ketua Tim Pengabdian dari LPPM Universitas Sumatera Utara (USU), turut mendukung penerapan konsep ini. Menurutnya, di negara seperti Indonesia yang sering dilanda bencana alam, rumah sakit harus tetap dapat beroperasi untuk melayani masyarakat.

Workshop ini juga melibatkan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, LPPM USU, dan Yonsei University dari Korea Selatan untuk memperkuat implementasi konsep safe hospital di RSU Haji Medan.

Label:

Polda Sumut Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Ratusan Juta Rupiah, 2 Pelaku Ditangkap

Polda Sumut Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Ratusan Juta Rupiah, 2 Pelaku Ditangkap

Disrupsi.id, Medan - Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil membongkar kasus peredaran uang palsu bernilai ratusan juta rupiah. Dua pelaku, berinisial BSIM (29) dari Deli Serdang dan S (52) dari Rokan Hilir, Riau, telah ditangkap oleh tim Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sumut.

Menurut AKBP M Syahirul A Rambe, Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sumut, kasus ini terungkap ketika BSIM membeli uang palsu melalui platform Facebook Marketplace. 

Saat penyelidikan berlangsung, petugas menemukan uang palsu pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 70 juta dari tangan BSIM. Berdasarkan hasil pengembangan, petugas juga berhasil menangkap pelaku S di Riau pada 20 Mei 2024. Dari S, petugas mengamankan uang palsu senilai Rp 60 juta dengan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Selain uang palsu, petugas menyita berbagai alat yang digunakan untuk mencetak uang palsu, termasuk penggaris besi, cutter, lem spray, dan kertas bahan baku. Total barang bukti yang diamankan meliputi 171 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu, 432 lembar pecahan Rp 50 ribu, serta peralatan cetak lainnya.

Setelah melakukan penyidikan dan dinyatakan lengkap, kedua tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk proses hukum lebih lanjut. 

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya serius Polda Sumut dalam memberantas tindak pidana pemalsuan uang yang merugikan masyarakat.


Label:

Pilkada Medan 2024: Prof Ridha-Abdul Rani Siapkan Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Pilkada Medan 2024: Prof Ridha-Abdul Rani Siapkan Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis untuk Warga Medan

Disrupsi.id, Medan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Medan intensif mempersiapkan langkah strategis untuk memenangkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani dalam Pilkada Medan 2024. Dalam upaya ini, mereka terus memperkuat konsolidasi internal di berbagai tingkatan kader.

Pada Jumat (27/9), PDI Perjuangan Medan Marelan mengadakan konsolidasi internal untuk menggerakkan seluruh mesin partai. Boydo HK Panjaitan, Bendahara DPC PDI-P Medan, memotivasi para kader untuk bekerja keras memenangkan pasangan Ridha-Rani, yang membawa jargon BERANI (Bersama Ridha dan Rani). Ia menekankan pentingnya soliditas dalam struktur partai, mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, hingga sayap kewilayahan.

Boydo juga menegaskan bahwa pencalonan Prof Ridha merupakan murni keputusan dari masyarakat, tanpa campur tangan dari kekuasaan. Ini menjadi alasan kuat mengapa kader PDI Perjuangan harus mendukung penuh pasangan tersebut. "Ini adalah keinginan rakyat, bukan hasil titipan kekuasaan," katanya.

Prof Ridha Dharmajaya yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan pesan kepada para kader untuk menjaga sikap positif dan tidak terpengaruh oleh kampanye negatif dari pasangan calon lain. Ia mengajak semua pihak untuk fokus meyakinkan masyarakat dengan program-program unggulan yang telah disiapkan.

Di antara program utama pasangan ini adalah jaminan kesehatan dengan pelayanan rumah sakit yang lebih baik, bukan sekadar pengobatan gratis dengan KTP. Selain itu, mereka berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau, bahkan mendekati gratis, tanpa mengurangi mutu.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, Prof Ridha juga menyatakan akan memaksimalkan peran Perusahaan Umum Daerah (PUD) sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga Medan tidak lagi hanya bergantung pada pajak dan retribusi yang membebani masyarakat. Sebagai bagian dari program kesejahteraan, Ridha-Rani mencanangkan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi veteran dan janda tanpa penghasilan.

Dalam acara konsolidasi tersebut, hadir juga sejumlah tokoh seperti anggota DPRD Medan Margaret MS, Ketua PAC PDI-P Medan Marelan Nurmahadi, dan pengurus ranting lainnya.

Dengan pendekatan solid dan fokus pada program pro-rakyat, pasangan Ridha-Rani diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kota Medan jika terpilih.

Label: ,

Dusun Kampung Tengah Labura Kini Dialiri Listrik


disrupsi.id - Medan | PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rantauprapat meresmikan pembangunan jaringan listrik PLN di Desa Sungai Apung sepanjang 4 KM, tepatnya di Dusun Kampung Tengah, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus mengapresiasi kerja keras PLN UP3 Rantauprapat dalam menghadirkan listrik di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). 

“Alhamdulillah, hari ini warga saya bertambah dalam menikmati layanan listrik. Saya berharap program pemasangan jaringan listrik ini terus berkelanjutan ke seluruh wilayah Kab. Labura agar tidak ada lagi yang mengalami gelap gulita, khususnya pada malam hari,” ungkap Hendri.

Di tempat terpisah, Manager PLN UP3 Rantauprapat, Sendy Rudianto mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara atas kolaborasi yang baik, sehingga masyarakat di Dusun Kampung Tengah Desa Sungai Apung dapat menikmati listrik dari PLN.

“Ini berkat kolaborasi yang apik antara PLN dengan Pemerintah Daerah, sehingga Desa Sungai Apung dapat menikmati listrik selama 24 jam,” ujar Sendy.

Sendy juga menjelaskan bahwa di dusun tersebut telah terpasang jaringan Tegangan Menengah sepanjang 4,5 Kilometer Sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (TR) sepanjang 3,6 KM, serta tiga buah trafo dengan kapasitas 100 kVa dan dua buah trafo 70 kVa.

“Kami (PLN) berharap masyarakat di Desa Sungai Apung dapat bersama-sama menjaga aset PLN dan memberikan akses kepada pihak PLN dalam pemeliharaan jaringan listrik guna meminimalisir padam dan gangguan pada jaringan listrik,” tambah Sendy.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah dalam menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. 

“Kolaborasi yang baik antara PLN dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat menikmati layanan listrik, " pungkasnya. (*) 

Label:

Kembangkan Bahan Co-Firing Biomassa, PLN Bersama Kementan Luncurkan Model Pertanian Terpadu

disrupsi.id - Medan | PT PLN (Persero) melalui Sub Holding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meresmikan program "Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian Terpadu" di lahan seluas 100 Hektare di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Program yang melibatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan biomassa untuk co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ini tidak hanya akan meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) saja tetapi juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang turut hadir meresmikan program Pengembangan Ekosistem Biomassa menyambut baik inisiatif PLN dalam memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan ekosistem biomassa berbasis ekonomi kerakyatan. 

”Kami dari Kementerian Pertanian siap bersinergi, siap mendorong, siap membantu, siap menempatkan orang. Apapun yang baik buat rakyat, kita siap jiwa raga kita untuk rakyat,” ujar Sudaryono. 

Sudaryono juga mengapresiasi upaya PLN yang tidak hanya berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“ini inisiasi yang sangat baik. Tentu saja selain terkait urusan renewable energy, ini mengandung nilai ekonomi, Di situ ada bisnis, di situ ada perputaran uang, di situ ada yang tadinya tidak punya penghasilan, tiba-tiba punya penghasilan. Ini artinya apa? Artinya manfaatnya besar sekali bagi rakyat sekitar,” imbuh Sudaryono.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa PLN terus berupaya menggenjot pemanfaatan EBT sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan di Indonesia. Upaya ini searah dengan target Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060, di sisi lain juga membawa dampak positif langsung untuk masyarakat.

"Dulu ketersedian pasokan biomassa untuk co-firing menjadi tantangan bagi kami. Sekarang, dengan kolaborasi dari berbagai pihak, program ini tidak hanya mampu memanfaatkan lahan kritis dan tidak produktif, tapi juga mampu menghadirkan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan daerah, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan sirkuler," ujar Darmawan.

Darmawan memaparkan, guna memastikan kecukupan bahan baku biomassa, dibutuhkan upaya terintegrasi. Untuk itu, PLN mengembangkan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu. Program ini melibatkan masyarakat untuk mengolah lahan kritis menjadi produktif.

“Dengan kekuatan kolaborasi ini, Kementerian Pertanian dan PLN tidak hanya sukses, tetapi juga membawa kesejahteraan dan berkah. Kesuksesan ini akan diduplikasikan di lokasi lainnya, sehingga akan membawa manfaat yang lebih masif lagi,” lanjut Darmawan. 

Sementara itu Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan bahwa biomassa yang digunakan PLN EPI untuk memenuhi kebutuhan co-firing sebagian besar berasal dari limbah pertanian dan perkebunan. Karena kebutuhannya terus meningkat, pihaknya mengajak masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk memanfaatkan peluang ini untuk mendulang pendapatan ekonomi. 

“Program Pengembangan Ekosistem Biomassa di Tasikmalaya ini, dilakukan dengan penanaman tanaman indigofera sebanyak 100 ribu buah. PLN EPI juga akan menyerahkan sebanyak 205 ekor domba untuk dibudidayakan. Sebelumnya juga telah dilakukan pelatihan budidaya, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya,” terang Iwan.

Tidak sampai di situ, Iwan juga menyampaikan bahwa penanaman tanaman energi ini dilakukan dengan sistem tumpang sari berupa cabai, tomat, dan timun. Sehingga selain dapat digunakan sebagai sumber pakan ternak dan bahan baku biomassa, juga dapat digunakan untuk penghasilan tambahan masyarakat.

"Dengan adanya program ini, PLN berharap dapat membangun ekosistem biomassa yang berkelanjutan di mana batang dan ranting tanaman energi dimanfaatkan untuk bahan baku biomassa, sedangkan daunnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, serta cabai, tomat, dan timunnya dapat dijual sebagai tambahan penghasilan,” imbuh Iwan. (*) 

Label:

PLN Sumut Gandeng Kejaksaan Perkuat Pondasi Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa


disrupsi.id - Medan | PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dan Serikat Pekerja PLN berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) guna memastikan tata kelola pengadaan barang dan jasa telah mengutamakan fondasi Good Corporate Governance (GCG). 

Direktur Legal dan Management Human Capital, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan pentingnya dukungan dari Kejaksaan Agung dalam menjalankan tugas-tugas besar PLN, terutama dalam pengamanan pengadaan barang/jasa dan pemulihan aset.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan tidak ada masalah hukum yang dapat mengganggu operasional PLN. Untuk itu, kegiatan ini harus dilakukan agar seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, sehingga PLN dapat fokus menjalankan tugasnya untuk memastikan ketersediaan listrik di seluruh Indonesia,” ungkap Yusuf.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhammad Ikbal mengapresiasi langkah PLN dalam menggagas acara ini. Saat ini PLN tidak hanya bertugas menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga menjalankan proses bisnis dengan baik.

“Kejaksaan akan mendampingi sejak perumusan kebijakan, perencanaan, hingga pengadaan. Kami juga siap membantu dalam pengamanan dan pemulihan aset negara, agar PLN dapat menjalankan tugasnya dengan optimal tanpa hambatan hukum,” ujar Ikbal.

Ikbal juga menekankan pentingnya upaya sertifikasi aset yang terus dilakukan perseroan. Pihaknya juga siap memberikan dukungan hukum untuk memastikan seluruh aset PLN terlindungi dengan optimal.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menambahkan bahwa kolaborasi antara PLN dan Kejaksaan sangat penting dalam menjalankan bisnis perusahaan yang sesuai dengan perundangan yang berlaku.

“Kolaborasi yang baik antara PLN dan Kejaksaan sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh proses bisnis berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Upaya ini merupakan penerapan nilai budaya AKHLAK BUMN dalam kinerja 5 tahun di bawah kepemimpinan Erick Thohir,” ujar Saleh.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Serikat Pekerja PLN, M. Abrar Ali mengatakan bahwa Serikat Pekerja PLN sangat solid untuk menyukseskan agenda perusahaan secara berkelanjutan. Untuk itu, PLN perlu menjalin kolaborasi dengan terus meningkatkan sumber daya manusia perusahaan demi menghadapi berbagai tantangan baru.

“Kami menginisiasi kegiatan hari ini untuk membangun PLN menjadi perusahaan yang lebih gesit dan lebih efektif,” pungkas Abrar. (*) 

Label:

Kamis, 26 September 2024

Aksi Geng Motor Meningkat di Sumut, Kapolda Perintahkan Kapolres Tindak Tegas

disrupsi.id - Medan | Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memerintahkan seluruh kapolres di Sumatera Utara untuk menindak tegas geng motor, begal dan peredaran narkoba.

"Hari ini saya kumpulkan para direktur, kapolres jajaran kasat reskrim, kasat narkoba serta penyidik untuk membahas perkembangan dinamika kriminal di Sumatera Utara," kata Irjen Pol Whisnu di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (26/9/2024)

Whisnu mengungkapkan, perkembangan situasi kriminal di Kota Medan, Sumatera Utara, meningkatnya aksi geng motor yang meresahkan masyarakat serta peredaran narkoba sebagai pemicu terjadi aksi kejahatan di Sumatera Utara.

"Oleh karena itu saya perintah seluruh jajaran untuk menindak tegas geng motor begal dan narkoba. Tindak tegas yang dilakukan guna menciptakan situasi keamanan di masa Pilkada 2024 tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Dia menegaskan Polda Sumut terus berusaha menciptakan situasi kamtibmas di Sumatera Utara tetap kondusif. 

"Sehingga saya perintahkan Direktur Reskrimum dan Direktur Narkoba Polda Sumut untuk menjaga situasi kondusif selama Pilkada 2024," tegas mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri tersebut.

Whisnu menambahkan, Polda Sumut beserta jajaran terus meningkatkan patroli dalam menekan aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.

"Saya pastikan polisi ada di mana-mana sehingga masyarakat merasa aman," pungkasnya. (*)

Label:

Rugikan Negara Rp7,1 M, Kejati Sumut Tahan 5 Tersangka Korupsi Bandara Kualanamu

Rugikan Negara Rp7,1 M, Kejati Sumut Tahan 5 Tersangka Bandara Kualanamu


disrupsi.id - Medan | Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tim Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menahan 5 tersangka dugaan korupsi di Bandara Kualanamu Internasional, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang merugikan negara Rp7,1 Miliar.

Adapun 5 tersangka yang ditahan yakni AD (Pensiunan AP II Pusat), ER (Manager of Electronic & IT PT AP II Kualanamu), EB (Engineering & Facility Quality Assurance PT AP II), LS (Manager Of Electronic Facility & IT) dan FM (Karyawan PT Angkasa Pura Solusi).

"Dugaan korupsi pengadaan pekerjaan Troli Management System, Smart Airport, Smart Parking Airport PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Kualanamu Tahun 2017 yang diduga fiktif dan mark-up," kata Kasi Penkum Kejati Sumut Adre W Ginting, Kamis (26/9/2024).

Kasus ini terjadi pada Tahun 2017. Saat itu PT Angkasa Pura II (Persero) melaksanakan Pengadaan Kegiatan Smart Airport dengan nilai sebesar Rp 34.301.538.000  yang dikerjakan PT Angkasa Pura Solusi dan di subkontraktor kepada 6 perusahaan untuk melaksanakan 12 pekerjaan.

"Namun, seiring waktu berjalan pekerjaan yang dilakukan tidak tepat waktu dan mendapat teguran dari PT Angkasa II hingga akhirnya pekerjaan tersebut tidak selesai tepat waktu dan tidak sesuai dengan spesifikasi (wanprestasi)," jelasnya

Akibat perbuatan para tersangka telah ditemukan adanya peristiwa tindak pidana korupsi yaitu perbuatan melawan hukum dalam pelaksanaan Kegiatan Smart Airport Tahun Anggaran 2017 pada PT Angkasa Pura II (Persero) di Bandara Internasional Kualanamu yang merugikan keuangan negara sebesar Rp7.112.454.271 berdasarkan Laporan Akuntan Independen.

"Para tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) Sub Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," urainya.

Adapun alasan dilakukan penahanan, tim penyidik telah memperoleh minimal 2 alat bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi kasus tersebut. Kemudian, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

"Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, empat tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung mulai 26 September 2024 sampai dengan 15 Oktober 2024 di Rumah Tahanan Negara Klas I Tanjung Gusta Medan. Sedangkan terhadap tersangka FM dilakukan Penahanan di RutanWanita Klas I Tanjung Gusta Medan," bebernya. (*)


Label:

Kalimantan Kurang Subur, Prabowo Mau Pindahkan Food Estate ke Papua

Kalimantan Kurang Subur, Prabowo Mau Pindahkan Food Estate ke Papua


Disrupsi.id, Jakarta - Ekonom senior INDEF sekaligus anggota dewan pakar TKN Prabowo, Drajad Wibowo, mengungkapkan rencana besar Prabowo Subianto akan mengalihkan program lumbung pangan nasional atau food estate dari Kalimantan ke Merauke.

"Karena food estate yang sekarang dikembangkan di Kalimantan, menghadapi berbagai persoalan karena tanah tidak terlalu subur, top soilnya sedikit, sehingga kurang cocok untuk beberapa hal," kata Drajad dalam UOB Economic Outlook 2025 di Jakarta, dikutip Kamis (26/9/2024)

Drajad menjelaskan, meskipun tanah di Merauke lebih cocok untuk pertanian, masih ada tantangan infrastruktur yang perlu ditangani. Namun, Prabowo yakin pengembangan di Merauke akan lebih efektif karena lahan yang luas dan datar, serta kondisi tanah yang lebih subur dibandingkan Kalimantan.

"Kami menyadari tidak bisa mengandalkan Kalimantan karena itu akan dikembangkan di Merauke, karena di Merauke tanahnya flat, luas, tapi memang infrastrukturnya kurang, tapi secara agrikultur sangat bagus," ujar Drajad dalam acara UOB Economic Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (26/9/2024).

Program food estate ini rencananya akan melibatkan komoditas utama seperti singkong, tebu dan produk tanaman lainnya, dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Drajad menekankan bahwa sektor swasta akan dilibatkan untuk membantu membangun infrastruktur transportasi dan logistik, yang merupakan tantangan utama dalam pengiriman hasil panen dari Merauke ke daerah lain.

Anggaran untuk program ketahanan pangan nasional pada 2025 diperkirakan meningkat hingga 8,83% menjadi Rp 124,4 triliun, yang akan digunakan untuk memperkuat seluruh rantai pasok pangan dari praproduksi hingga distribusi dan konsumsi. 

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, menjelaskan bahwa dana ini akan disalurkan untuk mendukung petani, termasuk melalui subsidi pupuk, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta kredit usaha rakyat (KUR).

Suminto juga menambahkan bahwa program ini akan mencakup peningkatan logistik, konektivitas pelabuhan, pembangunan jalan, serta infrastruktur lain seperti jaringan irigasi dan bendungan untuk mendukung sektor pertanian.

Dari sisi distribusi, pemerintah akan meningkatkan konektivitas melalui perbaikan akses transportasi dan cold storage untuk sektor perikanan. Sementara untuk konsumen, anggaran juga dialokasikan untuk program gizi gratis dan pemberian bantuan makanan bagi balita yang berisiko stunting.

Dengan fokus pada Merauke sebagai pusat lumbung pangan, Prabowo berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia dengan dukungan penuh dari sektor swasta dan infrastruktur yang lebih baik.


Label:

Penelitian: Pernah Kena COVID-19 Bisa Bikin Otak Rusak, Sebabkan Penuaan Otak Setara 20 Tahun


Disrupsi.id, Medan - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang yang pernah dirawat di rumah sakit karena COVID-19 yang parah menunjukkan perubahan otak yang menyebabkan penuaan setara dengan 20 tahun. Perubahan ini sangat memengaruhi kemampuan berpikir dan fungsi otak mereka secara keseluruhan.

Melansir IFL Science, Studi tersebut yang merupakan salah satu studi yang terbesar di Inggris hingga saat ini, menunjukkan bahwa efek COVID-19 pada otak dapat bertahan lama, bahkan setelah gejala utama seperti masalah pernapasan sudah hilang. Meski banyak orang yang mengalami COVID-19 hanya merasakan gejala ringan seperti flu, virus ini ternyata bisa berdampak lebih serius pada tubuh, termasuk otak.

Banyak pasien yang mengalami gejala long COVID melaporkan masalah seperti kesulitan berpikir jernih, yang dikenal sebagai brain fog. 

Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Liverpool dan King’s College London, hal ini umum terjadi pada pasien yang pernah dirawat di rumah sakit karena COVID-19.

Penelitian ini melibatkan 351 pasien COVID-19 parah, dan membandingkan kondisi mereka dengan hampir 3.000 orang yang sehat. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang pernah terkena COVID-19 parah memiliki kemampuan berpikir yang lebih buruk dibandingkan dengan orang sehat seusia dan dengan tingkat pendidikan yang sama. Bahkan, kemampuan otak mereka setara dengan orang yang 20 tahun lebih tua.

Para pasien ini menjalani pemindaian MRI 12 hingga 18 bulan setelah dirawat di rumah sakit, dan ditemukan bahwa mereka mengalami penurunan jumlah materi abu-abu di otak, serta peningkatan kadar protein yang berhubungan dengan kerusakan otak. Ini menunjukkan bahwa COVID-19 dapat menyebabkan kerusakan otak jangka panjang.

Meskipun studi ini hanya melibatkan pasien yang mengalami COVID-19 parah, para peneliti menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah orang dengan gejala ringan juga bisa mengalami masalah kognitif jangka panjang.

Penelitian ini memberikan harapan untuk pengembangan perawatan yang lebih baik bagi pasien yang menderita long COVID, terutama mereka yang melaporkan gejala seperti kabut otak, meskipun tidak pernah mengalami komplikasi pernapasan yang parah.

Label:

Rabu, 25 September 2024

Bobby Nasution: Maksimal 3 Tahun Masyarakat Sumut Bisa Berobat Pakai KTP

disrupsi.id - Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution memaparkan program layanan kesehatan bagi masyarakat Sumut jika dirinya terpilih dalam Pilkada 2024. Bobby berkomitmen menghadirkan layanan berobat gratis hanya dengan KTP untuk seluruh warga Sumut, yang akan direalisasikan maksimal tiga tahun setelah dia menjabat.

"Sudah kami hitung-hitung. Sudah kami lihat-lihat, porsi dan postur anggaran yang dimiliki dari provinsi Sumatera Utara, maksimal paling lama 3 tahun, kalau kami diberikan kepercayaan oleh masyarakat, diberikan amanah maksimal 3 tahun, seluruh masyarakat Sumatera Utara sudah bisa berobat gratis pakai KTP," ujar Bobby saat bertemu relawan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/9/2024).

Sebagai Wali Kota Medan, Bobby mengklaim sudah sukses menerapkan program serupa di Medan. Menurutnya, masyarakat Kota Medan, terlepas dari latar belakang apapun, sudah bisa menikmati layanan kesehatan gratis menggunakan KTP.

"Karena itu kami kemarin di Medan buat program Pokoknya seluruh masyarakat Kota Medan siapapun dia, apapun dia Itu harus bisa berobat dan mencapai akses kesehatan di Kota Medan. Dan Alhamdulillah kami berhasil," ungkapnya.

Mantu Presiden Jokowi itu juga menambahkan, warga dengan KTP Medan bahkan bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di luar daerah, seperti Surabaya dan Papua, asalkan rumah sakit tersebut bekerja sama dengan BPJS.

"Karena harusnya bisa, bukan hanya yang ada di Sumatera Utara. Hari ini yang KTP Medan, kalau ke Surabaya, sakit di Surabaya, pakai KTP Medan bisa berobat gratis. Di Papua, pakai KTP Medan, aksesnya kalau rumah sakitnya ada akses BPJS ya bisa berobat gratis," jelasnya.

Layanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama Bobby Nasution bersama wakilnya Surya dalam maju di Pilgub Sumut. Dia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat mendapat akses kesehatan yang layak.

Sayangnya Sumatera Utara masih tertinggal dibanding provinsi lain dalam hal pelayanan kesehatan. Bobby menyebutkan, Sumut tidak termasuk dalam provinsi yang diundang pada acara apresiasi layanan kesehatan di Taman Mini yang dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, menandakan kurangnya upaya provinsi dalam memperbaiki akses kesehatan bagi warganya.

"Provinsi Sumatera Utara tidak diundang karena memang belum dapat memastikan masyarakatnya mendapatkan akses kesehatan yang memadai," ucap Bobby. (*) 


Label:

Bobby Nasution: Sebelum Masuk Gerindra, Semua Pasti Tahu Saya Pecatan PDIP

disrupsi.id - Medan | Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Nomor Urut 1, Bobby Nasution memulai kampanye perdananya dengan bertemu para relawan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/9/2024).

Dalam kesempatan itu, mantu Presiden Jokowi tersebut sempat memperkenalkan Calon Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin kepada para relawan. Zakiyuddin yang merupakan kader Gerindra berpasangan dengan Calon Wali Kota Rico Waas.

"Bang Zaki ini calon Wakil Wali Kota Medan berdampingan dengan Bang Riko. Kami hari ini satu partai dari partai Gerindra. Sama-sama kami hari ini diusung oleh partai Gerindra," jelas suami dari Kahiyang Ayu itu.

Bobby sempat menyinggung bahwa dirinya sudah tak menjadi kader PDI Perjuangan lagi. Setelah didepak dari PDI Perjuangan, Bobby memutuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra. 

Oleh karena itu, Bobby mengucapkan terimakasih kepada partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut karena telah mengusung dirinya dan Zakiyuddin untuk bertarung di Pilkada Sumut 2024.

"Sebelum saya masuk Gerindra pasti sudah tahu semua Saya pecatan PDI Perjuangan. Jadi hari ini kami tentunya berterima kasih pada partai Gerindra untuk mengusung kami. Dan tentunya selain dari partai politik yang kami harapkan itu adalah benar-benar gerakan dari masyarakat," ujarnya.

Bobby berharap para relawan bisa berjuang untuk memenangkannya di Pilgub Sumut. Sebab para relawan, tambah Bobby, merupakan gerakan terstruktur yang bisa benar-benar langsung menyentuh ke masyarakat.

"Relawan bisa langsung menyentuh akar rumput. Bisa langsung berinteraksi, Bisa langsung menyerap persoalan permasalahan. Dan juga bisa membantu tentunya pada pemerintahan untuk menjalankan program-program pemerintahan," bebernya. (*)

Label:

Bobby Nasution Kampanye di Hadapan Relawan: Kami Keluarga Besar Mulyono

disrupsi.id - Medan | Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Nomor Urut 1, Bobby Nasution bertemu dengan relawannya Pendukung Sejati (Pasti) Bobby Nasution pada hari pertama berkampanye di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/9/2024).

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution menyebut dirinya merupakan keluarga Mulyono yang tak lain nama kecil dari mertuanya Presiden RI Jokowi. Bobby bercerita bahwa Pasti terbentuk pada Tahun 2019 yang sebelumnya merupakan relawan Presiden Jokowi - Ma'aruf Amin. 

"Tahun 2019, Pasti Bobby dulu namanya, sebelumnya adalah Jamin Jokowi Ma'ruf Amin, sekarang namanya ganti Bukan Jokowi Ma'ruf Amin lagi, Mulyono namanya," ujar Bobby di hadapan para relawan.

Bobby mengatakan Pasti dipimpin oleh tantenya yang bernama Trila dan dewan pembinanya yakni pamannya sendiri Erwan Nasution yang biasa dipanggil Ucok. Sehingga menurut Bobby bisa disimpulkan bahwa Pasti diisi oleh keluarga besar Mulyono.

"Jadi kami di sini, Pasti Bobby ini kurang lebih, ketuanya pun di sini Tante Trila, istrinya Uda (Paman) Ucok. Jadi kurang lebih, Pasti Bobby ini kurang lebih, isinya hampir-hampir keluarga Mulyono semua. Pasti Bobby bisa dalam kurung juga nih keluarga besar Mulyono nanti bisa ditambahin juga sedikit," ungkapnya.

Wali Kota Medan itu menambahkan relawan sangat berperan penting dalam gerakan politik karena bisa menjembatani langsung ke masyarakat. Dengan begitu relawan juga sangat membantu program program pemerintah.

"Para relawan ini benar-benar gerakan struktur yang bisa benar-benar langsung menyentuh ke masyarakat. Bisa langsung menyentuh akar rumput bisa langsung berinteraksi, bisa langsung menyerap persoalan permasalahan. Dan juga bisa membantu tentunya pada pemerintahan untuk menjalankan program-program pemerintahan," urainya 

Oleh karena itu, Bobby mengucapkan terimakasih kepada para relawannya terutama Pasti Bobby karena banyak mendukungnya terutama saat menjabat Wali Kota Medan. 

"Oleh karena itu dalam kesempatan ini kami berterima kasih tentunya kepada Pasti Bobi Yang dalam kurun waktu beberapa tahun ke belakang selama saya menjadi wali kota Medan. Banyak mensupport kami dalam program-program Wali Kota Medan," bebernya. (*) 

Label: ,

Hati-Hati! Konsumsi Ultra Processed Food Berlebihan Bisa Memicu Demensia dan Stroke

Konsumsi Ultra Processed Food Berlebihan Bisa Memicu Demensia dan Stroke


Disrupsi.id, Medan
- Makanan ultra proses, atau Ultra Processed Food (UPF), sering dipilih karena praktis dan mudah dikonsumsi. Namun, penelitian terbaru dari Harvard University mengungkapkan bahwa konsumsi makanan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan otak. Studi tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, menemukan adanya kaitan antara makanan ultra proses dan peningkatan risiko stroke serta demensia.

Apa itu Ultra Processed Food dan Bedanya dengan Junk Food?

Ultra Processed Food (UPF) merujuk pada makanan yang telah melalui pengolahan industri dengan penambahan zat aditif buatan, pewarna, pemanis buatan, serta bahan-bahan sintetis lainnya. Contohnya termasuk makanan cepat saji, sereal, soda, dan camilan kemasan.

Sedangkan junk food adalah istilah yang digunakan untuk makanan dengan nilai gizi rendah namun tinggi kalori, lemak, garam, atau gula. Junk food bisa saja tidak melalui banyak pengolahan seperti UPF, tetapi tetap dikategorikan sebagai makanan tidak sehat.

Perbedaan utamanya adalah tingkat pengolahan dan bahan tambahan yang digunakan. Junk food umumnya adalah makanan yang kurang sehat, sementara UPF lebih spesifik dalam mengacu pada makanan yang mengalami pengolahan yang sangat intensif dengan bahan-bahan sintetis.

Hubungan Konsumsi UPF dengan Stroke dan Demensia

Mengutip laporan dari People (24/9/2024), penelitian ini menyoroti bahwa konsumsi makanan ultra proses dalam jumlah besar—seperti kue, permen, burger, dan minuman bersoda—bisa menyebabkan demensia pada orang paruh baya. Selain itu, mereka yang mengonsumsi lebih banyak makanan jenis ini juga lebih rentan terhadap stroke.

Menurut penelitian, bukan hanya kalori tinggi yang menyebabkan bahaya, tetapi juga kandungan zat aditif dalam makanan ultra proses. Zat aditif ini dapat mengganggu keseimbangan bakteri di usus, yang kemudian memicu peradangan dalam tubuh dan menyebabkan penyakit kronis.

Bahaya Zat Aditif dan Peradangan

Studi ini menekankan bahwa pengolahan makanan memiliki peran signifikan dalam kesehatan otak. Menurut Frank Hu, Profesor Nutrisi dan Epidemiologi dari Harvard TH Chan School of Public Health, sebagian besar makanan ultra proses memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. "Semakin banyak Anda mengonsumsi makanan ultra proses, semakin tinggi risiko terkena berbagai penyakit," ujar Hu.

Selain itu, penelitian ini mencatat bahwa zat aditif yang digunakan dalam produk makanan industri dapat menyebabkan gangguan pada usus dan meningkatkan risiko penyakit yang berkaitan dengan peradangan kronis.

Studi ini melibatkan lebih dari 30.000 orang dewasa berusia 45 tahun ke atas, yang dipantau oleh Harvard Medical School selama 11 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang konsumsi makanan, dan hasilnya menunjukkan bahwa 1.108 peserta mengalami stroke, sementara 768 peserta didiagnosis dengan gangguan kognitif.

Penulis utama studi ini, Dr. William Taylor Kimberly, menyatakan, “Temuan kami menunjukkan bahwa tingkat pengolahan makanan memainkan peran penting dalam kesehatan otak secara keseluruhan.”


Label: