Senin, 31 Maret 2025

PLN Sumut Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama Salat Idulfitri 1446 H


disrupsi.id - Medan | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil menjamin keandalan listrik selama pelaksanaan Shalat Idulfitri 1446 Hijriah di berbagai wilayah Sumatera Utara. Melalui persiapan matang sejak awal Ramadan, PLN UID Sumut memastikan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman tanpa kendala kelistrikan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerapkan strategi proaktif untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil.

"Kami telah mengerahkan personel ke posko-posko siaga yang beroperasi selama 24 jam sejak malam takbiran. Dengan pemantauan real-time melalui Distribution Control Center (DCC), kami memastikan seluruh jaringan berfungsi dengan optimal," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, PLN UID Sumut menyiagakan 3.161 personel yang terdiri dari 286 petugas PLN, 2.835 tenaga alih daya (TAD)/mitra kerja, dan 40 tenaga ahli dari ICON+.

Selain itu, PLN juga menyediakan 719 unit peralatan pendukung, termasuk 362 kendaraan operasional dan 357 unit peralatan teknis guna mempercepat respons dalam menangani potensi gangguan listrik.

Untuk memastikan layanan listrik tetap optimal selama Idulfitri, PLN mendirikan 406 posko siaga yang terdiri dari 373 posko PLN dan 33 posko dari ICON+. Selain itu, PLN juga mengamankan infrastruktur di 696 titik strategis, termasuk 612 masjid, 3 bandara, 43 stasiun kereta api, 8 pelabuhan, serta 30 lokasi VVIP/VIP.

"Dengan kesiapan ini, Shalat Idulfitri yang berlangsung pada 31 Maret 2025 berjalan lancar tanpa gangguan listrik. Masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk di berbagai tempat, termasuk masjid-masjid utama dan lapangan terbuka," jelas Agus.

Agus Kuswardoyo turut mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga keandalan listrik. Menurutnya, sinergi antara tim PLN dan pelanggan dalam melaporkan gangguan secara cepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini.

"Kami berharap layanan listrik yang andal dapat terus mendukung kenyamanan beribadah dan mempererat kebersamaan masyarakat," tambahnya.

Sebagai bentuk layanan digitalisasi, PLN juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memantau status kelistrikan, melaporkan gangguan, serta mendapatkan informasi terkini mengenai layanan listrik. (*)

Label:

Jumat, 28 Maret 2025

KKJ Sebut Terduga Otak Pelaku Pembunuhan Wartawan Karo Belum Diproses

disrupsi.id - Medan | Tiga terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap wartawan media lokal Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu lolos dari hukuman mati. Dalam sidang beragenda putusan di Pengadilan Negeri Kabanjahe, Kabupaten Karo, ketiga terdakwa dijatuhi hukuman bervariasi.

Ketiga terdakwa yakni Bebas Ginting dan Yunus Saputra Tarigan masing-masing dijatuhi pidana penjara seumur hidup dan Rudi Apri Sembiring dipidana penjara selama 20 tahun. Ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap Rico Sempurna Pasaribu beserta tiga anggota keluarganya.

Direktur LBH Medan Irvan Saputra mengatakan, pihaknya menghormati putusan majelis hakim. Namun, ia menunggu sikap JPU apakah benar akan mengajukan banding atau tidak. Sebab pada sidang sebelumnya, JPU sudah menjatuhkan tuntutan pidana mati terhadap ketiga terdakwa. 

"LBH Medan meyakini sedari awal, bahwa mereka (Bulang, Rudi dan Yunus) adalah orang yang by order atau orang yang dipesan (untuk melakukan pembunuhan)," ucap Irvan, Jumat (28/3/2025).

Irvan mengatakan, berdasarkan fakta-fakta persidangan, bahwa terkuak adanya dugaan keterlibatan Koptu HB berdasarkan keterangan para terdakwa, dan juga anak korban. Irvan menyoroti ketiga terdakwa ini sebenarnya tidak bersinggungan langsung dengan Rico. 

"Bahkan, mereka bertiga bukanlah orang yang diberitakan oleh almarhum. Oleh karenanya, kami meyakini adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara ini," ujar Irvan yang merupakan kuasa hukum dari keluarga korban. 

Dalam persidangan dan berdasarkan keterangan saksi, tambah Irvan, ada beberapa poin yang menguatkan dugaan keterlibatan Koptu HB dalam perkara ini. 

"Pertama, Koptu HB adalah orang yang diduga sebagai pemilik lokasi judi berdasarkan keterangan saksi dan anak korban," ucap Irvan. 

Kedua, adanya dugaan keterlibatan Koptu HB karena sebelumnya dialah orang yang diberitakan secara berulang-ulang oleh mendiang Rico Sempurna Pasaribu. 

"Ketiga, adanya permintaan takedown berita terhadap Rico. Lalu, adanya permintaan kepada terdakwa Bebas Ginting untuk menemui Rico sebelum pembunuhan terjadi," tegas Irvan. 

Keempat, adanya keterangan yang menyebut bahwa Bebas Ginting merupakan orang kepercayaan dari Koptu HB untuk mengawasi lokasi perjudian yang diduga dikelola oleh oknum TNI tersebut. 

Kemudian, saat sidang dakwaan berlangsung, terdakwa Bebas Ginting alias Bulang melalui penasihat hukumnya ada menyebut keterlibatan Koptu HB dalam perkara ini. 

"Ini semua sudah dilaporkan oleh anak korban ke Puspomad dan Pomdam I/Bukit Barisan. Sayangnya, laporan itu belum berproses hingga tuntas," ungkap Irvan. 

Bahkan, penyidik Pomdam I/Bukit Barisan yang menangani perkara ini diawal, yakni Kapten Harli sudah diganti. Oleh karena itu, Irvan meminta penanganan kasus tersebut dilakukan secara transparan.

"Ini menunjukkan adanya dugaan ketidakseriusan penyidik dalam menangani perkara ini," tegas Irvan. 

Irvan pun meminta agar laporan yang dilayangkan anak korban, Eva Meliana Pasaribu bersama KKJ Sumut dan LBH Medan bisa segera diproses secara transparan. 

"Kami juga memohon dukungan masyarakat untuk sama-sama bisa mengawal kasus ini hingga tuntas," tegas Irvan

Terpisah, Kordinator Komite Keselamatan Jurnalis Sumatera Utara (KKJ Sumut) Array A Argus mengatakan, bahwa pihaknya sejak awal meminta agar masing-masing terdakwa dijatuhi hukuman maksimal. 

"Vonis yang diberikan hakim tentu berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Tapi yang jelas, KKJ Sumut sejak awal meminta agar para terdakwa ini dijatuhi hukuman yang maksimal sesuai perbuatannya," urai Array.

Meski ketiga terdakwa sudah divonis, tapi masih ada pihak lain yang belum diproses. Adapun pihak yang dimaksud yakni Koptu HB, orang yang sudah dilaporkan anak korban ke Puspomad dan Pomdam I/Bukit Barisan. 

"Sayangnya, laporan yang dilayangkan keluarga korban, KKJ Sumut dan LBH Medan belum ada progresnya," ungkapnya. 

Padahal, KKJ Sumut dan LBH Medan, lanjutnya, sudah dua kali menyampaikan bukti yang dibutuhkan penyidik Pomdam I/Bukit Barisan. Ia meminta Pomdam I/Bukit Barisan tidak menutup-nutupi penanganan kasus ini.

"Kami meminta agar Puspomad dan Pomdam I/Bukit Barisan memproses laporan yang sudah dilayangkan sebelumnya. Harapan ke depan, kasus ini diusut secara transparan. Bila memang terbukti adanya peran serta Koptu HB, maka yang bersangkutan harus diproses sesuai hukum yang berlaku," paparnya.

Diketahui, kebakaran menghanguskan satu unit warung kopi dan kios kelontong milik Sempurna Pasaribu wartawan media online Tribrata TV di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Kamis (27/6/2024) sekitar pukul 03.40 WIB. Empat orang tewas terbakar yakni Rico Sempurna Pasaribu (40), istrinya Eprida Br Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12) dan cucunya bernama Lowi Situngkir (3).(*)


Label:

Gerakan Turun ke Jalan, FJPI Sumut Salurkan Paket Sembako Tahap 3 pada Kaum Pinggiran


disrupsi.id - Medan|Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatra Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menyalurkan paket sembako tahap 3 kepada kaum mustahik atau mereka yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada Jumat, 28 Maret 2025 dengan mekanisme turun ke jalan. Tahap 3 ini merupakan bagian dari rangkaian terakhir dari kegiatan Ramadan Berbagi Bersama FJPI (RBB FJPI). 

Menurut Ketua Panitia RBB FJPI, Dinna F Norris, bantuan tahap 3 ini merupakan segmen terakhir dari serangkaian kegiatan sosial yang telah dilaksanakan oleh FJPI Sumut.

“Alhamdulillah, dengan dukungan dari berbagai pihak baik itu sponsor, donatur, dan kawan-kawan FJPI, kami dapat menuntaskan amanah ini dengan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah komitmen kami untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama, terutama pada bulan Ramadan,” ujar Dinna. 

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang merasa terbantu dengan kegiatan tahunan yang dihelat FJPI Sumut.

Mak Sami, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan sembako yang diberikan. 

"Kami sangat terbantu dengan paket sembako ini, apalagi sekarang sudah kali cari makan. Semoga FJPI selalu diberikan keberkahan dan terus dapat membantu kami yang membutuhkan," ujarnya sembari menyeka air mata. 

Dinna F. Norris menambahkan, meskipun kegiatan Ramadan Berbagi tahap 3 ini telah selesai, FJPI Sumut berkomitmen untuk terus melestarikan kegiatan sosial ini saat Ramadan tiba. 

"Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus memberi dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap bahwa nilai-nilai berbagi dan peduli akan terus hidup dan berkembang, tidak hanya selama bulan Ramadan," jelasnya.


Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua FJPI Sumut, Khairunnisak Lubis. Perempuan yang akrab disapa Nisa ini mengingatkan akan pentingnya mengasah kepedulian, salah satunya lewat berbagi kebajikan.

"Sebenarnya, poin penting berbagi itu tak dilihat dari nilai atau kuantitasnya, melainkan dari kemauan kita untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal," tegasnya. 

Menurut Nisa, dengan adanya kegiatan Ramadan Berbagi, FJPI Sumut berhasil menunjukkan pentingnya solidaritas dan rasa kepedulian sosial, sekaligus memberikan inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi dan menolong sesama.

"Seperti tercermin dalam tema kegiatan, Berbagi Berkah Meningkatkan Ukhuwah," pungkasnya. 

Adapun rangkaian kegiatan RBB FJPI ini telah berhasil menyalurkan ratusan paket sembako kepada kaum dhuafa dan mustahik di beberapa titik wilayah di Medan. FJPI Sumut berfokus pada distribusi sembako yang berisi kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, gula, dan makanan lainnya yang dapat membantu meringankan kehidupan mereka selama bulan suci ini.

Para penerima bantuan, yang sebagian besar merupakan keluarga kurang mampu dan lansia, menyambut dengan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diterima. Beberapa di antaranya bahkan mengungkapkan rasa syukur karena mereka bisa merayakan Lebaran dengan lebih tenang meskipun dalam keadaan sulit.

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan RBB FJPI dilangsungkan melalui 3 tahapan. Tahap 1 digelar dimulai pada minggu pertama Ramadan, yakni Jumat, 7 Maret 2025 di Gedung Hijir Ismail, Asrama Haji Medan, tahap 2 diselenggarakan pada Rabu, 19 Maret 2025 di Yayasan Peduli Anak dengan HIV/AIDS (YP ADHA), dan tahap penutup yaitu tahap 3 digelar pada Jumat, 28 Maret 2025 dengan cara turun ke jalan.

Sementara itu, kegiatan RBB FJPI tersebut disokong para donatur baik dari internal FJPI sendiri maupun pihak eksternal, serta dukungan para sponsor seperti Regal Springs Naturally Better Tilapia, Fiesta, Telkomsel, Sirup Kurnia, JNE, Aroma, Pertamina, Gempita Pro dan Dinas Kominfo Sumut. 








Label: , ,

Tinjau Penyeberangan Danau Toba, Bobby Nasution Temukan Kapal di Pelabuhan Ajibata Tak Punya Izin

disrupsi.id - Toba | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemukan masih ada kapal penyeberangan penumpang di Danau Toba tepatnya di Pelabuhan PT ASDP Ajibata, Kabupaten Toba yang tidak memiliki izin. Padahal kapal kapal tersebut nantinya digunakan sebagai angkutan penyeberangan saat libur Idulfitri 1446 Hijriah.

"Masih ada yang secara izin terkendala, bahkan ada yang sama sekali belum memiliki izin (operasional)," kata Bobby Nasution saat meninjau kondisi kapal penyeberangan penumpang di Pelabuhan PT ASDP Ajibata, Kabupaten Toba, Jumat (28/3/2025

Bobby menegaskan agar pihak terkait, khususnya aparatur yang bertugas di bagian perizinan dan administrasi penunjang operasional kapal, memaksimalkan keberadaannya di pelabuhan tersebut. Begitu juga kepada pemilik kapal atau organisasi pengusaha (Ops) kapal penyeberangan Danau Toba, agar lebih tertib dan taat aturan, demi keselamatan penumpang.

"Saat libur panjang terutama Idulfitri, masyarakat yang berwisata ke Danau Toba menggunakan kapal penyeberangan meningkat. Jadi izin ini perlu, karena setiap kapal yang berangkat itu, penumpangnya naik, harus tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap keselamatan mereka. Nah ini kita mulai tertibkan lagi, mulai besok saya minta sudah dibuka," tegasnya.

Bobby Nasution juga meminta penjelasan kepada petugas di lokasi mengenai prosedur pengurusan izin hingga diperbolehkannya kapal penumpang beroperasi untuk penyeberangan. Namun ditemui beberapa kendala seperti proses kepengurusan yang memakan waktu lama, sehingga perlu ada ketegasan mengenai standarisasi.

"Tadi saya bersama Pak Danrem (022/PT, Kolonel Inf Tagor Rio Pasaribu) untuk melihat kondisi di sini, karena masa libur Idulfitri. Setelah kemarin kita tinjau jalur mudik, sekarang ini untuk destinasi wisata yang biasanya banyak dikunjungi saat libur Lebaran," paparnya. (*)










Label:

Pantau Pelayanan Angkutan Mudik, Ombudsman Sumut Ungkap Sejumlah Temuan di Terminal Amplas

Pantau Pelayanan Angkutan Mudik, Ombudsman Sumut Ungkap Sejumlah Temuan di Terminal Amplas

Disrupsi.id, Medan – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak di sejumlah titik transportasi di Kota Medan, termasuk Terminal Terpadu Amplas pada Kamis (28/3/2025). Hasil pemantauan mengungkap berbagai persoalan yang dinilai dapat menghambat kelancaran dan keamanan perjalanan pemudik.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Herdensi, mengungkapkan bahwa tidak ada posko angkutan Lebaran di terminal tersebut. Selain itu, banyak perusahaan otobus (PO) yang tidak menjalani uji kelayakan kendaraan karena lebih memilih menaikkan dan menurunkan penumpang di pool masing-masing daripada melalui terminal resmi.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah minimnya pemeriksaan kelayakan kendaraan. Dari sedikit kendaraan yang berhasil diperiksa, sekitar 75% dinyatakan tidak layak jalan, tetapi tetap diizinkan beroperasi. Hal ini diperparah dengan keterbatasan jumlah petugas penguji di terminal.

“Petugas penguji hanya satu orang, jadi pemeriksaan difokuskan untuk Angkutan Kota Antar Provinsi. Akibatnya, dari sedikit armada yang diuji, sekitar 75% sebenarnya tidak layak jalan, namun tetap diizinkan berangkat," ujar Herdensi.

Selain kelayakan kendaraan, aspek kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian. Pemeriksaan fisik dan tes narkoba dinilai tidak dilakukan secara maksimal.

"Petugas kesehatan hanya datang pada jam-jam tertentu dan hanya sebentar. Jadi sudah pasti tidak semua pengemudi yang diperiksa. Padahal, dalam kondisi high season seperti ini, para pengemudi itu berpotensi mengalami fatig karena kurang istirahat,” tambahnya.

Kendala lain yang diungkapkan oleh Kepala Terminal kepada ombudsman adalah keterbatasan personel keamanan. Saat ini, setiap shift hanya dijaga oleh dua petugas keamanan untuk mengawasi delapan pintu masuk dan keluar. Sementara itu, jumlah pemudik di Terminal Amplas diperkirakan mencapai 2.000 hingga 2.500 orang per hari selama musim mudik.

Ombudsman Sumut mendesak pemerintah dan pihak terkait, termasuk Balai Pengelola Transportasi Darat, pemerintah daerah, kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi berbagai permasalahan tersebut demi memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik.

Label:

PLN Sumut Fasilitasi 576 Pemudik Pulang Kampung Jelang Idulfitri


disrupsi.id - Medan | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara kembali menyelenggarakan program Mudik Bersama BUMN 2025 untuk membantu masyarakat, khususnya perantau, dalam merayakan Idulfitri 1446 H di kampung halaman. 

Tercatat 576 pemudik diberangkatkan dengan moda transportasi bus dan kereta api guna memberikan perjalanan yang lebih nyaman dan efisien. Dari jumlah itu, sebanyak 320 pemudik memilih perjalanan dengan bus yang tersedia dalam tiga rute utama, yakni Medan – Banda Aceh, Medan – Pekanbaru, dan Medan – Padang. 

Sementara itu, 256 pemudik lainnya diberangkatkan dengan kereta api menuju Rantau Prapat. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban finansial para pemudik sekaligus memastikan mereka dapat pulang dengan aman dan nyaman.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menegaskan program mudik ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa perjalanan pulang para pemudik berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman. Semoga program ini membawa berkah bagi semua pihak dan semakin mempererat hubungan antara PLN dengan masyarakat,” ujar Agus.

Agus juga menyampaikan harapannya agar seluruh pemudik dapat menikmati perjalanan dengan penuh kebahagiaan serta selamat sampai tujuan. “Selamat Idulfitri 1446 H kepada seluruh pemudik. Semoga perjalanan ini menjadi momen berharga untuk berkumpul bersama keluarga tercinta,” tambahnya.

Pelepasan para pemudik yang menggunakan bus ditandai dengan pengangkatan bendera oleh Agus Kuswardoyo, didampingi oleh Purnamajati selaku VP HTD Area 1, serta jajaran senior manager PLN UID Sumatera Utara. Suasana haru dan kebersamaan mewarnai acara pelepasan tersebut.

Salah satu peserta mudik, Mila, seorang mahasiswa di Medan, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya program ini.

“Program ini sangat membantu, terutama bagi mahasiswa seperti saya yang ingin pulang kampung dengan biaya terjangkau. Terima kasih kepada PLN dan BUMN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun,” ungkap Mila.

Dengan terselenggaranya Mudik Bersama BUMN 2025, PLN UID Sumatera Utara berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. 

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat selama momen penting seperti Idulfitri, sekaligus memberikan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi para perantau. (*)

Label:

Pertamina Hadirkan Serambi MyPertamina di Bandara Kualanamu Demi Kenyamanan Pemudik

disrupsi.id - Medan | PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menghadirkan Serambi MyPertamina di Bandara Kualanamu. Layanan ini beroperasi mulai 22 Maret hingga 9 April 2025, sebagai tempat singgah yang menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik.

Sales Area Manager (SAM) Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto Marsono, mengatakan kehadiran Serambi MyPertamina merupakan bagian dari empat pilar layanan Ramadan Pertamina, yang mencakup layanan energi, wilayah etensi, promosi, dan tambahan. 

"Serambi MyPertamina sendiri termasuk dalam kategori layanan tambahan, bersama dengan layanan BBM, kios, dan motorist," ujarnya

"Serambi MyPertamina sendiri termasuk dalam kategori layanan tambahan, bersama dengan layanan BBM, kios, dan motorist," ujarnya.

Di Terminal Kedatangan Bandara Kualanamu, Serambi MyPertamina menawarkan berbagai fasilitas, antara lain Layanan kesehatan, seperti pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, dan kadar kolesterol.

"Kursi pijat, yang membantu pemudik merasa lebih rileks, Snack dan minuman gratis, bagi para pengunjung, Layanan porter, untuk membantu membawa barang bawaan pemudik, paket takjil, yang diberikan kepada pemudik yang singgah," ujarnya.

Dengan fasilitas ini, Tito berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemudik sehingga perjalanan mereka lebih nyaman.

"Serambi MyPertamina tidak hanya menyediakan fasilitas bagi pemudik, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang aplikasi MyPertamina," pungkasnya.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menjelaskan aplikasi ini memberikan berbagai manfaat bagi pengguna, seperti transaksi cashless, pencarian SPBU terdekat, serta penukaran poin dengan reward dan promo menarik.

“Dengan aplikasi MyPertamina, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan dengan lebih mudah dan efisien,” kata Satria.

Layanan ini mendapat respons positif dari para pengguna. Tika, seorang pemudik asal Banda Aceh yang menuju Medan, mengungkapkan kepuasannya setelah singgah di Serambi MyPertamina.

“Saya sempat memeriksa kesehatan di sini, alhamdulillah semua normal. Anak-anak juga bisa beristirahat sejenak dan mendapat snack. Sangat membantu,” kata Tika.

Hal serupa disampaikan oleh Rani, pemudik asal Padang, yang mengapresiasi fasilitas kursi pijat dan layanan kesehatan di Serambi MyPertamina. Ia juga memanfaatkan kesempatan untuk mengunduh aplikasi MyPertamina.

“Semoga layanan seperti ini tetap ada di masa mendatang. Terima kasih Pertamina,” ujar Rani. (*)

Label:

Jalan Lintas Tarutung - Taput Tertimbun Longsor, Lalulintas Terputus Total

disrupsi.id - Medan | Jalan lintas Tarutung - Sipirok di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara tertimbun longsor, Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya akses lalulintas dari Taput menuju Tapsel terputus total.

"Longsor yang terjadi disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis siang (27/3/2025)," kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing.

Aiptu Walpon menyebutkan longsor menutupi badan jalan sepanjang 5 meter dengan ketinggian material sekitar 1 meter. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas sempat terputus total dari dan menuju Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Polres Tapanuli Utara bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak BPBD dan TNI untuk menangani tanah longsor yang sempat menutup total akses Jalan Lintas Tarutung-Sipirok di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara," jelasnya.

Menurut Aiptu Walpon saat ini personel Polres Tapanuli Utara turun melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mempercepat pembersihan material longsor menggunakan alat berat. 

“Saat ini telah dikerahkan personel untuk memastikan jalur segera dapat dilalui kembali. Selain pengaturan lalu lintas, kami juga bekerja sama dengan instansi terkait dalam upaya pembersihan material longsor agar kendaraan bisa segera melintas,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menambahkan berkat kerja cepat tim gabungan, arus lalu lintas dapat kembali dibuka. Saat ini, alat berat masih terus dikerahkan untuk memastikan jalan dapat kembali dilalui secara normal tanpa hambatan.

“Personel kepolisian tetap siaga di lokasi untuk mengantisipasi longsor susulan serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar. Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras,” urainya. (*)

Label:

Pelindo Multi Terminal Siap Optimalkan Layanan Logistik Nonpetikemas di Masa Lebaran 2025

disrupsi.id - Medan | PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), yang berfokus pada layanan terminal nonpetikemas, telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan kelancaran arus logistik selama periode libur Lebaran 2025.

Sebagai operator utama layanan nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal mengelola 20 cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia antara lain di wilayah Sumatra (Malahayati, Lhokseumawe, Belawan, Dumai, Sibolga, Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun), Jawa (Tanjung Emas, Tanjung Intan, Jamrud Nilam Mirah, Gresik, Tanjung Wangi), Kalimantan (Balikpapan, Bumiharjo Bagendang, Trisakti), Sulawesi (Makassar, Parepare), dan Bali Nusa Tenggara (Benoa, Lembar, Bima Badas).

Ditambah lagi kesiapan operasional Anak Perusahaan Pelindo Multi Terminal, yaitu 11 terminal multipurpose PTP Nonpetikemas, serta 5 terminal satelit operasi kendaraan IPCC Terminal Kendaraan, yang tersebar di wilayah Indonesia.

Untuk menjamin kelancaran arus logistik, berbagai persiapan telah dilakukan, seperti optimalisasi fasilitas bongkar muat, pengaturan lalu lintas kargo, penyediaan buffer area, serta koordinasi dengan pemilik barang mengenai pembatasan angkutan menjelang Lebaran.

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto menerangkan perusahaan siap menyediakan layanan optimal bongkar muat kargo maupun layanan arus penumpang mudik serta arus balik nanti.

“Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik bagi segenap pengguna jasa kepelabuhanan, khususnya menjelang maupun saat Lebaran 2025," ujarnya.

Arif memastikan proses bongkar muat dan distribusi barang dapat berjalan tanpa hambatan, terutama untuk komoditas strategis yang mendukung industri dan kebutuhan masyarakat. 

"Selain itu, kami juga terus berkomitmen meningkatkan layanan agar arus mudik penumpang kapal yang melalui pelabuhan dapat berjalan lancar, nyaman dan aman tentunya,” tutur Arif.

Untuk melayani lonjakan arus penumpang di delapan terminal yang dikelola Pelindo Multi Terminal, yakni: Tanjungpinang, Sibolga, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Emas, Gresik, Lembar,  Bima, dan Parepare, perusahaan memastikan kesiapan layanan, personel, dan fasilitas di terminal penumpang yang dikelolanya sehingga dapat berjalan dengan optimal.

"Terminal penumpang telah dilengkapi berbagai sarana dan fasilitas seperti: ruang tunggu keberangkatan, area kedatangan, ruangan VIP, barrier gate, ruangan laktasi, ruangan pelayanan medis, area parkir, tempat ibadah, ketersediaan APAR, serta fasilitas yang ramah bagi penumpang disabilitas di beberapa terminal penumpang," ungkapnya. 

Terdapat juga Posko Angkutan Lebaran yang dikoordinasikan Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan berbagai stakeholders di pelabuhan yang beroperasi 24 jam berfungsi sebagai pusat pengawasan, koordinasi, dan informasi dalam memantau kondisi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“Berbagai upaya dilakukan Perusahaan dengan persiapan matang serta berkoordinasi intens dengan para stakeholders untuk dapat melayani masyarakat dalam arus mudik Lebaran 2025, diharapkan dapat memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga dapat merasakan Lebaran di kampung halaman,” tutup Arif. (*)





Label:

Kamis, 27 Maret 2025

Koalisi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Mapolda Sumut dan Kantor Gubernur, Tolak Penunjukan Kadisdik Baru

Koalisi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Mapolda Sumut dan Kantor Gubernur, Tolak Penunjukan Kadisdik Baru

Disrupsi.id, Medan – Sejumlah mahasiswa dari Koalisi Aksi Mahasiswa USU, UNIMED, dan UINSU (KAMUUU) menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sumut dan Kantor Gubernur Sumatera Utara. Mereka mendesak Gubernur Sumut Bobby Nasution, untuk memberikan klarifikasi terkait penunjukan Alexander Sinulingga sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut, menggantikan Abdul Haris Lubis.

Koordinator aksi, Rahmad Situmorang, menyampaikan bahwa mereka menolak keputusan tersebut karena Alexander Sinulingga dinilai tidak memiliki latar belakang di bidang pendidikan. Menurutnya, posisi Kadisdik harus diisi oleh sosok yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem pendidikan, kebijakan, serta tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik dan siswa.

Rahmad merinci lima alasan utama mengapa Kadisdik harus berasal dari kalangan yang memiliki keahlian di bidang pendidikan:

  1. Pentingnya Pemahaman Mendalam dalam Dunia Pendidikan: Jabatan Kadisdik menuntut pemahaman mendalam tentang kurikulum, regulasi pendidikan, serta tantangan yang dihadapi oleh sekolah dan tenaga pengajar.
  2. Pendidikan Adalah Sektor yang Kompleks: Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga mencakup pengembangan kurikulum dan evaluasi sistem pendidikan yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.
  3. Menjamin Kualitas Kebijakan Pendidikan: Keputusan yang diambil oleh Kadisdik akan berpengaruh besar terhadap arah pendidikan di Sumut. Sosok dengan latar belakang pendidikan diyakini lebih memahami kebutuhan sistem pendidikan.
  4. Menghindari Mismanajemen dan Kekeliruan dalam Kebijakan: Tanpa pemahaman yang memadai, kebijakan yang dibuat bisa berdampak negatif terhadap siswa, guru, dan institusi pendidikan secara keseluruhan.
  5. Menghormati Profesionalisme di Bidang Pendidikan: Menempatkan individu tanpa kompetensi di bidang pendidikan dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap profesionalisme dan standar yang telah ditetapkan dalam dunia pendidikan.

Rahmad juga mengungkapkan bahwa pihaknya mencurigai adanya intervensi dalam penunjukan Kadisdik. “kami menduga Gubernur Sumut cawe-cawe dalam menentukan hal tersebut,” tegasnya.

Dugaan Pelanggaran Efisiensi Anggaran dan Gratifikasi

Selain menyoroti penunjukan Kadisdik, aksi KAMUUU juga menyoroti dugaan pelanggaran Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran. Mereka menuding Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Wilayah I, Yafizham Parinduri, bersama puluhan kepala sekolah di Kabupaten Deli Serdang, telah melakukan perjalanan dengan biaya yang diduga berasal dari gratifikasi penerbit buku langganan.

Walaupun disebut menggunakan dana pribadi, aturan dalam Inpres tidak menyebutkan adanya pengecualian terkait penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas seperti ini.

Dugaan Suap di SMAN 1 Sunggal

KAMUUU juga menyoroti dugaan suap yang melibatkan Kepala Sekolah SMAN 1 Sunggal, Asron Batubara. Ia diduga mencoba menyuap pihak media agar pemberitaan terkait sekolahnya dimanipulasi agar terlihat positif. Rahmad menilai tindakan ini mencoreng nama baik Dinas Pendidikan khususnya SMA 1 Sunggal.

Kasus Dugaan Korupsi DAK 2024 Senilai Rp176 Miliar

Dalam aksi tersebut, KAMUUU turut mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menuntaskan dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 yang mencapai Rp176 miliar. Rahmad menyebut bahwa meskipun KPK telah mengamankan seorang tersangka berinisial TSR, sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Kabid SMK berinisial S dan Bendahara Pembantu AH, masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Lebih lanjut, Rahmad menduga Kabid SMA berinisial MBH merupakan aktor utama yang mengendalikan proyek-proyek di Dinas Pendidikan Sumut. Oleh karena itu, ia meminta KPK untuk segera menangkap semua pihak yang terlibat, termasuk para kontraktor yang diduga terlibat dalam korupsi tersebut.

Dugaan Keterlibatan Aparat Penegak Hukum dalam Kasus Korupsi

KAMUUU juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan aparat penegak hukum (APH), seperti kepolisian dan kejaksaan, dalam melindungi para pelaku korupsi di tubuh Dinas Pendidikan Sumut. Dugaan ini semakin kuat setelah salah satu target operasi tangkap tangan (OTT) KPK adalah seorang oknum polisi.

“Diduga, semua korupsi di tubuh Disdik Sumut dibackup oleh APH, makanya sampai sekarang Haris Lubis masih bisa hidup tenang,” pungkas Rahmad.

Label: ,

KAI Sumut Luncurkan Fitur Pemilihan Kursi Khusus Perempuan, Lebih Nyaman dan Aman!


disrupsi.id - Medan | PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan para penumpang melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah terbaru yang dihadirkan adalah fitur pemilihan tempat duduk khusus perempuan di aplikasi Access by KAI, yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pelanggan wanita.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As'ad Habibuddin, menjelaskan fitur ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperhatikan kebutuhan pelanggan perempuan. Dengan adanya opsi ini, penumpang wanita dapat memilih kursi yang berdekatan dengan sesama perempuan, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman.

"Fitur ini memberikan manfaat besar bagi penumpang perempuan agar merasa lebih tenang selama perjalanan. Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan kualitas layanan serta menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan," ujar As'ad.

Fitur ini diluncurkan sebagai respons terhadap kebutuhan akan peningkatan kenyamanan dan rasa aman bagi penumpang perempuan. Berdasarkan data tahun 2024, aplikasi Access by KAI telah diunduh lebih dari 7,6 juta kali dengan lebih dari 7,3 juta pengguna aktif. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme pelanggan terhadap layanan berbasis teknologi yang ditawarkan KAI.

Sebelumnya, sistem pemilihan kursi dalam aplikasi belum memberikan fleksibilitas bagi penumpang perempuan yang ingin duduk berdekatan dengan sesama perempuan. Kini, melalui fitur terbaru ini, mereka dapat dengan mudah memilih kursi yang lebih sesuai dengan preferensi mereka.

Tidak hanya terbatas pada aplikasi Access by KAI, pelanggan yang membeli tiket langsung di loket stasiun juga dapat mengajukan permintaan untuk duduk bersebelahan dengan sesama perempuan. Langkah ini sejalan dengan komitmen KAI untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberikan rasa aman bagi seluruh penumpang.

Fitur ini tersedia bagi pelanggan perempuan yang menjadi member Access dan memesan tiket KA Antar Kota. Jika dalam satu pemesanan terdapat penumpang laki-laki, maka opsi ini tidak akan muncul. Meski begitu, KAI tetap menjaga perlindungan data pribadi pelanggan sesuai dengan kebijakan privasi yang berlaku.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan layanan berbasis teknologi, KAI terus mengembangkan berbagai inovasi yang berfokus pada kenyamanan dan keamanan pelanggan. KAI juga akan terus memantau implementasi fitur ini serta mengumpulkan masukan dari pengguna untuk penyempurnaan layanan di masa mendatang.

Dengan hadirnya fitur pemilihan kursi khusus perempuan, diharapkan perjalanan dengan kereta api menjadi lebih nyaman dan inklusif bagi semua pelanggan, terutama perempuan yang menginginkan rasa aman lebih selama dalam perjalanan. (*)





Label:

Tiket Kereta Api Jarak Jauh di Sumut Laris Manis Jelang Lebaran


disrupsi.id - Medan | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara telah menetapkan periode angkutan Lebaran 2025 dari 21 Maret hingga 11 April. Hingga 26 Maret 2025 pukul 09.00 WIB, jumlah tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang terjual mencapai 101.460 tiket, atau sekitar 58% dari total kapasitas yang tersedia sebanyak 175.912 tiket.

Menurut Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As'ad Habibuddin dari jumlah tiket yang telah terjual, KA Putri Deli dengan rute Medan - Tanjung Balai PP mendominasi dengan 73.428 tiket. Sementara itu, KA Sribilah Utama yang melayani rute Medan - Rantau Prapat PP telah mencatat penjualan sebanyak 28.032 tiket.

"Tren pemesanan menunjukkan lonjakan signifikan pada H-8 Lebaran (23 Maret 2025) dengan 8.549 penumpang. Selain itu, H-3 Lebaran (28 Maret 2025) juga menjadi hari dengan tingkat pemesanan tinggi, mencapai 7.872 tiket," ujarnya 

KAI mengimbau calon penumpang, terutama yang berangkat dari Stasiun Medan, agar tiba lebih awal guna menghindari kepadatan di area stasiun. Selain itu, KAI juga mendorong penggunaan layanan Face Recognition Boarding Gate, yang memungkinkan penumpang melewati proses boarding tanpa perlu menunjukkan tiket atau kartu identitas, sehingga lebih praktis dan efisien.

"Sebagai bagian dari upaya mendukung program pembangunan berkelanjutan (SDG’s), KAI Divre I Sumut telah memasang Free Water Station di Stasiun Medan dan Tebing Tinggi. Dengan fasilitas ini, penumpang dapat mengisi ulang air secara gratis dengan membawa tumbler pribadi," ujarnya.

Untuk mengakomodasi meningkatnya permintaan perjalanan selama periode Lebaran, KAI Sumut menambah 61.688 tempat duduk. Penambahan ini mencakup 2 perjalanan tambahan KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat PP setiap hari.

"Kemudian penambahan rangkaian kereta pada layanan reguler, KA Sribilah Utama (1 kereta eksekutif + 1 kereta bisnis), KA Putri Deli (1 kereta ekonomi), KA Siantar Ekspres (1 kereta ekonomi)," jelasnya.

Dengan penyesuaian ini, KAI Divre I Sumut mengoperasikan 30 perjalanan KA per hari, terdiri dari 28 perjalanan reguler dan 2 perjalanan tambahan selama periode angkutan Lebaran. Dengan berbagai upaya yang dilakukan KAI Divre I Sumut, diharapkan perjalanan mudik tahun ini semakin nyaman, aman, dan efisien bagi seluruh penumpang. (*)

Label:

Pembunuh Wartawan di Karo Divonis Penjara Seumur Hidup

disrupsi.id - Medan | Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabanjahe menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap terdakwa Bebas Ginting alias Bulang. Dia terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap wartawan media lokal Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu dan tiga anggota keluarganya.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Bebas Ginting dengan pidana penjara seumur hidup. Memerintahkan terdakwa tetap ditahan," kata majelis hakim yang diketuai Adil Simarmata dalam sidang beragenda putusan di Pengadilan Negeri Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis (27/3/2025).
 
Tak hanya Bebas Ginting, dalam persidangan terpisah, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman terhadap dua terdakwa lainnya masing masing Yunus Saputra Tarigan dipidana penjara seumur hidup dan terdakwa Rudi Apri Sembiring dipidana penjara selama 20 tahun. 

Majelis hakim berpendapat ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana sebagaimana dakwaan pertama primair jaksa Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. 

Dalam pertimbangan majelis hakim, hal hal yang memberatkan yakni perbuatan ketiga terdakwa sangat sadis dan jauh dari nilai nilai kemanusiaan. Perbuatan terdakwa tidak hanya menyebabkan kematian terhadap korban Rico Sempurna Pasaribu dan istrinya tetapi juga terhadap dua orang tak berdosa yakni anak dan cucu korban Rico. Kemudian perbuatan terdakwa membuat resah masyarakat dan terdakwa memberikan keterangan berbelit-belit 

Sedangkan hal hal yang meringankan perbuatan Bebas Ginting dan Yunus Saputra Tarigan tidak ada. Sementara itu hal yang meringankan hukuman untuk terdakwa Rudi lantaran belum pernah dihukum.

Dalam persidangan itu, terdakwa Bebas Ginting tidak dapat dihadirkan karena sakit. Tim penasehat hukum terdakwa sempat meminta kepada majelis hakim agar sidang pembacaan putusan ditunda hingga Bebas Ginting bisa dihadirkan di persidangan. Akan tetapi majelis hakim memilih untuk melanjutkan pembacaan putusan. Penasehat hukum terdakwa pun memilih keluar meninggalkan ruang sidang. 

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim, lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum. Sebelumnya jaksa menuntut ketiga terdakwa dengan hukuman mati. Majelis hakim memberikan waktu untuk Jaksa Penuntut Umum maupun penasehat hukum terdakwa untuk menentukan sikap apakah mengajukan banding atau pikir pikir atas putusan itu.

Diketahui, kebakaran menghanguskan satu unit warung kopi dan kios kelontong milik Sempurna Pasaribu wartawan media online Tribrata TV di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Kamis (27/6/2024) sekitar pukul 03.40 WIB. Empat orang tewas terbakar yakni Rico Sempurna Pasaribu (40), istrinya Eprida Br Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12) dan cucunya bernama Lowi Situngkir (3).

Dalam kasus ini, tiga orang dijadikan tersangka antara lain Yunus Saputra Tarigan (YST), Rudi Apri Sembiring (RAS) dan Ketua AMPI Tanah Karo Bebas Ginting. Ketiganya disebut polisi sebagai pihak yang menyuruh, dan mengeksekusi Rico Sempurna Pasaribu dengan cara membakar rumahnya.

Namun, keluarga curiga ada pihak lain yang disinyalir terlibat yakni Kopral Satu (Koptu) Herman Bukit, oknum TNI yang sempat diberitakan oleh Rico Sempurna Pasaribu. Dalam pemberitaannya di Tribrata TV, Rico menyebut Koptu HB terlibat dalam praktik perjudian. Selain itu Bebas Ginting alias Bulang merupakan orang kepercayaan Koptu HB untuk menjaga bisnis judi tersebut.

Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatra Utara mengungkap bahwa Rico Sempurna Pasaribu selama ini mendapatkan jatah uang mingguan judi dari Koptu HB. Belakangan Rico membuat berita terkait keterlibatan Koptu HB dalam bisnis haram itu. Setelah pemberitaan itulah, pembakaran terjadi.

Dalam persidangan beragenda saksi, Eva anak dari Rico Sempurna Pasaribu sempat membawa bukti rekaman percakapan dengan Bulang. Dalam percakapan itu, Bulang mengaku kepada Eva bahwa dia disuruh Koptu HB. Eva sendiri pernah bekerja di lapak judi milik Koptu HB tersebut. (*)





Label:

Ombudsman RI Selidiki Dugaan Maladministrasi di RSUD Djoelham Binjai

Ombudsman RI Selidiki Dugaan Maladministrasi di RSUD Djoelham Binjai

Disrupsi.id, Binjai Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara menggelar investigasi terhadap RSUD Djoelham Binjai menyusul laporan keluarga pasien yang meninggal usai menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis). Dugaan maladministrasi dalam pelayanan rumah sakit menjadi sorotan utama dalam kunjungan yang dilakukan pada Rabu (27/3).

Tim investigasi yang dipimpin Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Herdensi, meninjau langsung fasilitas hemodialisis, ruang perawatan pasien, serta sistem suplai air yang menjadi perhatian utama dalam laporan. Mereka juga melakukan wawancara dengan tenaga medis, manajemen rumah sakit, dan petugas teknis guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur yang diterapkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, Ombudsman menemukan beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian serius, terutama terkait standar operasional prosedur (SOP) dalam layanan cuci darah. Selain itu, keterbatasan suplai air saat prosedur berlangsung turut menjadi perhatian utama dalam investigasi ini.

"Dari hasil kunjungan ini, kami menemukan beberapa temuan awal yang perlu didalami lebih lanjut, terutama terkait standar operasional prosedur (SOP) cuci darah, ketersediaan air saat prosedur berlangsung, serta kondisi fasilitas di ruang rawat inap pasien," ungkap Herdensi.

Ombudsman juga menyoroti berbagai aspek lain yang perlu dibenahi demi meningkatkan kualitas dan keamanan pelayanan kesehatan di RSUD Djoelham. Mereka menegaskan akan terus mengumpulkan bukti tambahan serta meminta klarifikasi dari pihak terkait guna memastikan transparansi dalam kasus ini.

"Jika ditemukan adanya indikasi maladministrasi atau kelalaian, Ombudsman akan merekomendasikan tindakan yang sesuai kepada pihak terkait," tambahnya.

Sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman RI menegaskan komitmennya dalam mengawal peningkatan kualitas layanan kesehatan. Mereka meminta pihak RSUD Djoelham untuk bersikap kooperatif dan segera mengambil langkah-langkah perbaikan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (pujo)

Label:

Rabu, 26 Maret 2025

Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Rico Waas Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan


disrupsi.id - Medan | Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas 1.969 penumpang Mudik Gratis Bareng Pemko Medan di Jalan Pulau Pinang, Kecamatan Medan Barat, Rabu (26/3/2025). 

Para Pemudik yang diberangkatkan dengan 62 bus ini berangkat dari Kota Medan menuju 12 kota tujuan mudik. Usai melepas Rico Waas melambaikan tangan kepada para pemudik dan dibalas lambaian tangan pemudik dari dalam bus.

Rico Waas mengatakan mudik gratis bareng Pemko Medan ini memasuki tahun keempat. Tentunya program yang baik ini akan terus dilakukan karena berdampak positif untuk masyarakat.

"Mudik Gratis Bareng ini merupakan bentuk empati dan perhatian Pemko Medan terhadap masyarakat dalam menjelang Lebaran tahun 2025 dengan memfasilitasi mudik gratis. Untuk itu, Insyaallah program yang telah memasuki tahun keempat ini akan terus dilanjutkan,"  kata Rico Waas.

Menurut Rico Waas, mudik merupakan tradisi yang selalu dilakukan masyarakat setiap Lebaran bertemu keluarga di kampung halaman. Meskipun ada kendala saat ingin berlebaran, namun yang terpenting adalah bisa bertemu keluarga sudah sangat membahagiakan.

"Bertemu dengan keluarga di kampung halaman pastinya sudah membahagiakan bagi setiap orang terutama yang berkerja jauh dari kampung halaman. artinya lebih dari hal-hal yang menyangkut materi", ujar Rico Waas.

Diakui Rico Waas, pelaksanaan mudik gratis bareng Pemko Medan ini masih terdapat  kekurangan, terutama soal kuota penumpangan yang bisa ikut dalam program mudik gratis ini.

“Apa yang menjadi kekurangan tentu ini menjadi pembelajaran ke depannya. Dengan tingginya antusiasme masyarakat, InsyaAllah kuotanya kita tambahkan tahun depan, sekitar 1.000-1.500 penumpang,” sebut Rico Waas.

Kemudian Rico Waas juga meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk terus memantau seluruh bus yang sudah berangkat guna memastikan keamanan dan keselamatan penumpang Mudik Gratis.

“Pastikan bus dan supir dalam kondisi baik dan  Terus pantau semua bus sampai tiba di lokasi tujuan. Ini bentuk pelayanan kita memastikan kondisi masyarakat sampai kampung halamannya", pinta Rico Waas.

Kepada para pemudik, Rico Waas mengucapkan selamat jalan semoga selamat sampai kota tujuan. Mohon doanya juga agar program ini berjalan lancar setiap tahunnya. 

"Mudahan-mudahan pemudik sampai ke kota tujuan dengan selamat dan bisa bertemu keluarga di kampung halaman," ucap Rico Waas.

Sementara itu, mewakili penumpang mudik gratis bareng Pemko Medan, Sofiana Nasution dan Sofiani Nasution mengaku sangat senang mengikuti program mudik gratis bareng ini. 

Untuk itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan khususnya bapak Wali Kota Medan Rico Waas yang telah memfasilitasi kami untuk mudik setiap tahunnya.

"Program mudik gratis ini sangat membantu sekali, apalagi bagi mahasiswi seperti kami. Alhamdulillah sudah tiga kali saya ikut program ini. Saya berharap mudik gratis ini terus ada setiap tahunnya," ujar Sofiana.

Dirinya pun berharap kouta mudik gratis bareng Pemko Medan ini dapat bertambah di tahun depan. Sebab banyak kawan-kawan mahasiswa antuat mengikuti program ini namun belum berkesempatan ikut.

"Kami juga berharap kouta mudik ditambahkan karena antusias mahasiswa mengikuti program mudik banyak namun belum berkesempatan ikut," jelasnya.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Medan, Suriono, dalam laporannya menjelaskan, Mudik Gratis Pemko Medan tahun ini pihaknya menyiapkan kuota 4.000 penumpang.

“Namun saat mendaftar ada beberapa masyarakat yang kita akomodir lagi, sehingga total menjadi 4.032 penumpang,” katanya.

Suriono menjelaskan, Mudik Gratis Pemko Medan tahun ini pihaknya melakukan pemberangkatan sebanyak dua kali, yakni 26 dan 27 Maret 2025.

“Hari ini yang kita berangkatkan 1.969 penumpang dengan menggunakan 62 bus. Besok 2.063 penumpang dengan menggunakan 65 bus. Beberapa hal seperti pengecekan dan kondisi kesehatan supir juga sudah dilakukan,” ujarnya. (*)

Label:

Tolak UU TNI Disahkan, Puluhan Mahasiswa di Medan Nyaris Bentrok dengan Polisi

Tolak UU TNI Disahkan, Puluhan Mahasiswa di Medan Nyaris Bentrok dengan Polisi


disrupsi.id - Medan | Puluhan massa yang berasal dari Aliansi Mahasiswa Sumut Bergerak melakukan aksi unjuk rasa di depan DPRD Sumut, Rabu (26/3/2025). Massa menolak disahkannya Undang-Undang TNI di tengah masifnya penolakan publik.

Aksi mahasiswa tersebut berlangsung hingga malam hari. Bahkan massa sempat menggelar buka puasa bersama di tengah unjuk rasa. Massa juga menyalakan lilin sebagai simbol duka terhadap disahkannya UU TNI. 

Selain itu, pemasangan lilin ini sebagai bentuk kecaman terhadap berbagai aksi kekerasan yang dilakukan aparat terhadap massa di berbagai daerah. Namun begitu, tidak satu pun anggota DPRD Sumut yang menemui massa. Usai berbuka puasa, unjuk rasa memanas. Massa sempat terlibat ketegangan dengan polisi yang berjaga.

Massa kemudian memasang spanduk besar bertuliskan ‘Kembalikan TNI ke Barak’ di gerbang DPRD Sumut. Tak hanya itu, massa juga membuat api di hadapan poster itu. Aparat kepolisian yang berjaga meminta massa untuk membubarkan diri. Akan tetapi massa menolak bubar

“Waktu menyampaikan aspirasi sudah habis. Adik-adik dipersilahkan untuk membubarkan diri,” ujar petugas kepolisian dari pengeras suara.

Aparat kepolisian mengerahkan dua unit mobil water cannon ke arah massa. Bukannya bubar, massa merapatkan diri. Sejumlah polisi pun maju ke arah massa. Akan tetapi massa tetap berorasi dan memarkirkan mobil komando di tengah jalan.

Meski berhadapan dengan dua unit mobil water canon, massa tetap menolak bubar. Mereka malah melanjutkan berorasi. Massa yang didominasi mahasiswa sempat meneruskan long march hingga ke Jalan Pengadilan. 

Kemudian massa hendak berbelok kembali ke DPRD Sumut. Namun polisi mencegahnya. Massa pun terlibat negosiasi alot dengan beberapa polisi. Hingga akhirnya mereka membubarkan diri.

Massa berasal dari sejumlah kampus di Kota Medan. Mereka kecewa dengan anggota DPRD Sumut yang tidak menemui massa.

“Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada DPRD Sumatera Utara karena tidak mendengar aspirasi-aspirasi yang kami sampaikan,” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara, Muzammil Ihsan yang tergabung dalam aliansi.

Dalam tuntutannya, massa menolak tegas Undang-undang TNI. Mereka mendesak mendesak Presiden Republik Indonesia dan DPR Republik Indonesia untuk mengeluarkan Perppu Pencabutan Undang-Undang TNI.

"Kami mendesak DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-undang  Perampasan Aset. Kami menolak RUU Polri yang sebentar lagi kabarnya akan segera dilaksanakan. Kami juga mengecam tindak kekerasan kepolisian yang terjadi terhadap massa dari berbagai elemen belakangan ini," bebernya. (*)

Label:

Ombudsman dan Wali Kota Medan Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Ombudsman dan Wali Kota Medan Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Disrupsi.id, Medan – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan ke Kantor Wali Kota Medan untuk menjalin silaturahmi sekaligus membahas upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Medan, Selasa (26/3/2024).

Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Herdensi, dan diterima langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas. Turut hadir dalam pertemuan ini Asisten Administrasi Umum, Plt. Inspektur, Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Kepala Bagian Organisasi.

Dalam pertemuan tersebut, Herdensi menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait layanan publik di Kota Medan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Beberapa isu yang menjadi sorotan di antaranya adalah pelayanan kesehatan, perizinan, dan pendidikan.

"Ombudsman menerima sejumlah laporan masyarakat terkait pelayanan publik di Kota Medan, mulai dari isu kesehatan, perizinan, pendidikan, dan lain sebagainya. Kita perlu bersinergi dan berkolaborasi agar pengawasan bisa berjalan dengan efektif," ujar Herdensi.

Selain itu, Ombudsman juga menyoroti harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mereka berharap Pemkot Medan dapat menjaga stabilitas harga dan memastikan fasilitas pelayanan publik, termasuk fasilitas kesehatan, tetap beroperasi selama libur panjang.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan, Rico Waas, menyambut baik kunjungan Ombudsman dan menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan publik di kota tersebut.

"Kami menyadari bahwa masih banyak ruang yang harus kami perbaiki dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Medan. Saya berterima kasih atas masukan, dan berharap Ombudsman terus menjadi mata dan telinga kami," kata Rico Waas.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan siap berkoordinasi dengan Ombudsman setiap saat jika ada laporan atau aduan masyarakat yang perlu ditindaklanjuti.

"Saya siap berkoordinasi kapanpun Ombudsman memerlukan, terutama jika ada keluhan atau laporan masyarakat yang masuk ke Ombudsman," tambahnya. (pujo)

Label:

Lonjakan Konektivitas Saat Lebaran, Indosat Perkuat Jaringan


disrupsi - Medan | Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) semakin memperkuat komitmennya untuk memberikan pengalaman digital terbaik kepada masyarakat Indonesia. 

Dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam infrastrukturnya, Indosat berupaya memastikan bahwa permintaan komunikasi yang melonjak selama libur Lebaran dapat dilayani dengan maksimal.

Setiap tahun, lonjakan lalu lintas data yang signifikan terjadi selama bulan Ramadan hingga Lebaran, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Panggilan, pesan teks, dan akses internet semuanya memerlukan jaringan yang stabil dan dapat diandalkan. 

Untuk menjawab tantangan ini, Indosat meluncurkan Unparalleled Network Services Guaranteed (UNSG), sebuah jaminan layanan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir untuk memastikan kinerja terbaik bagi pelanggan. 

Dengan pemanfaatan AI, Indosat dapat memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi waktu gangguan, serta mempercepat penyelesaian masalah teknis.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha menekankan peran AI dalam transformasi Indosat sangat vital. Menurutnya AI bukan hanya membantu dalam meningkatkan pengalaman digital pelanggan, tetapi juga menjadi pijakan dalam perjalanan menuju perusahaan teknologi berbasis AI. 

"Dengan teknologi ini, kami pastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati konektivitas terbaik, terutama selama Ramadan dan Lebaran," ujarnya.

Sebagai bagian dari inovasi ini, Indosat memperkenalkan INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience), sistem operasi jaringan yang didukung oleh AI dan pembelajaran kognitif. Dengan adanya INFINITE, pelanggan bisa menikmati komunikasi yang lebih stabil, cepat, dan aman, kapan pun dan di mana pun mereka berada.

Komitmen Indosat terhadap AI tidak hanya terbatas pada sektor telekomunikasi. Perusahaan ini juga berinvestasi besar untuk membangun ekosistem AI yang lebih luas di Indonesia. 

Bersama NVIDIA dan Accenture, Indosat aktif dalam pengembangan full-stack sovereign AI, yang memastikan bahwa teknologi ini dapat dikembangkan secara independen melalui infrastruktur lokal, data, dan talenta yang ada di Indonesia.

Melalui AI Factory dan inisiatif seperti GPU Merdeka, Indosat menghadirkan solusi AI yang dapat diakses oleh berbagai sektor, mulai dari startup hingga instansi pemerintahan. Selain itu, Indosat berfokus pada pengembangan talenta digital masa depan dengan menargetkan pelatihan bagi satu juta individu hingga tahun 2027. 

"Kami ingin menciptakan AI yang dikembangkan oleh Indonesia, untuk Indonesia, dan oleh orang Indonesia. Bersama NVIDIA dan Accenture, kami ingin memastikan bahwa AI menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih maju," ujar Vikram Sinha.

Investasi Indosat di bidang AI bukan hanya sekadar upaya teknologi, tetapi juga bagian dari visi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing nasional. Dengan kedaulatan AI, Indonesia bisa lebih mengontrol dan memanfaatkan teknologi ini sesuai dengan kepentingan nasional, termasuk sektor-sektor vital seperti keuangan, kesehatan, dan pendidikan.

Kolaborasi strategis antara Indosat, NVIDIA, dan Accenture membuka peluang bagi industri Indonesia untuk mengadopsi AI lebih cepat, menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga pencipta teknologi yang dapat mendorong kemajuan ekonomi dan sosial.

Selama Ramadan dan Lebaran, teknologi AI bukan hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital Indonesia, membuka peluang baru untuk kemajuan masyarakat di seluruh lapisan. (*)


Label:

Kadis Kominfo Sumut Jadi Tersangka Korupsi Rp1,8 Miliar

Kadis Kominfo Sumut Jadi Tersangka Korupsi Rp1,8 Miliar


disrupsi.id - Medan | Kejaksaan Negeri (Kejari) Batubara menetapkan Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus (IS) sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan software perpustakaan digital dan media pembelajaran SD dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara tahun anggaran 2021.

"Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Batubara telah menemukan 2 alat bukti yang cukup untuk menetapkan IS (58) sebagai tersangka," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batubara, Oppon Beslin Siregar, Rabu (26/3/2025).

Oppon menjelaskan Ilyas Sitorus bertindak sebagai KPA/Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) pada saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara pada Tahun Anggaran 2021.

"Berdasarkan penghitungan ahli dalam kegiatan pengadaan software perpustakaan digital dan media pembelajaran SD dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp1,8 miliar," pungkasnya.

Menurut Oppon tersangka Ilyas Sitorus telah dipanggil secara patut sebanyak 2 kali. Namun panggilan tersebut tidak dihadiri IS sehingga penyidik menetapkan IS sebagai tersangka.

"IS dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 18 Subs Pasal 3 Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 18 UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," bebernya. (*)

Label:

Selasa, 25 Maret 2025

Baku Hantam Dua Anggota DPRD Medan Berakhir Damai, Kasus Diserahkan ke Masing-Masing Fraksi

Baku Hantam Dua Anggota DPRD Medan Berakhir Damai, Kasus Diserahkan ke Masing-Masing Fraksi

Disrupsi.id, Medan – Sempat viral, Perseteruan Dua Anggota DPRD Kota Medan yang berkelahi di toilet lantai III DPRD Medan, yakni David Roni Ganda Sinaga dari Fraksi PDIP dan Dodi Robert Simangunsong dari Fraksi Demokrat, akhirnya menemui titik damai. Insiden yang sempat menjadi sorotan publik ini diselesaikan melalui mediasi yang dipimpin oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Medan, Lailatul Badri.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pertemuan mediasi, keduanya sepakat untuk berdamai. Lailatul Badri menyatakan bahwa ini merupakan langkah awal yang baik mengingat insiden tersebut telah menarik perhatian masyarakat luas.

"Kemarin keduanya sudah kita mintai keterangan dan sudah kita mediasi. Hasilnya, keduanya sepakat untuk berdamai. Setidaknya ini merupakan langkah awal yang baik, sebab masalah ini sudah menjadi konsumsi publik dan mendapatkan perhatian besar dari lapisan masyarakat," ujar Lailatul Badri, Selasa (25/3/2025).

Menurut hasil pemeriksaan, perselisihan antara David Roni Ganda Sinaga dan Dodi Robert Simangunsong benar terjadi di toilet lantai III DPRD Medan. Badan Kehormatan DPRD Medan menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan agar insiden serupa tidak terulang kembali.

"Kita sangat menyayangkan kejadian ini, dan hal itu sudah kita sampaikan saat melakukan mediasi terhadap keduanya. Kita tegaskan kepada keduanya agar kejadian seperti ini jangan sampai pernah terulang lagi," tambahnya.

Setelah kesepakatan damai dicapai, Badan Kehormatan DPRD Medan telah menyerahkan kasus ini ke Fraksi PDIP dan Fraksi Demokrat untuk ditindaklanjuti sesuai aturan internal masing-masing partai.

"Jadi saat ini proses di BKD (Badan Kehormatan DPRD) sudah selesai. Masalah ini sudah kita serahkan ke masing-masing fraksi, nanti masing-masing fraksi yang akan menindaklanjutinya sesuai aturan yang terdapat di masing-masing partai," jelas Lailatul Badri, yang juga merupakan Legislator dari PKB.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu hasil keputusan dari masing-masing fraksi terkait sanksi atau langkah lanjutan yang akan diambil.

"Sebab kalau bicara sanksi, itu kewenangannya ada di masing-masing partai, bukan di Badan Kehormatan DPRD Medan, jadi jangan salah kaprah. Selaku Badan Kehormatan Dewan, tugas kita hanya memeriksa dan menyampaikan hasil pemeriksaan itu kepada masing-masing fraksi untuk mereka tindaklanjuti. Intinya kita sangat menyesalkan kejadian ini dan kita minta agar kedepan tidak terulang lagi, hal ini sudah kita sampaikan ke Fraksi PDIP maupun Fraksi Demokrat," pungkasnya. 

Label:

Senin, 24 Maret 2025

Dinkes Medan Siapkan Layanan Kesehatan di 13 Pospam Selama Idulfitri 2025


disrupsi.id - Medan | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Surya Syahputra Pulungan, mengumumkan bahwa mereka akan menyediakan layanan kesehatan di 13 titik Pos Pengamanan (Pospam) selama perayaan Idul Fitri 2025.

Menurut Surya, setiap hari akan ada empat tenaga kesehatan yang dibagi dalam dua shift. Shift pertama berlangsung dari pagi hingga sore, sementara shift kedua dimulai dari sore hingga malam. Setiap shift akan terdiri dari dua tenaga kesehatan yang siap memberikan layanan.

Pelayanan Kesehatan di 13 Titik Pospam

Surya menjelaskan bahwa tenaga medis yang ditugaskan di Pospam berasal dari 41 Puskesmas di Kota Medan. Mereka akan ditempatkan di 13 titik Pospam yang telah ditentukan, dengan dukungan ambulans dan pengemudinya.

Layanan yang diberikan di Pospam ini mencakup penanganan insiden kesehatan seperti kegawatdaruratan. Obat-obatan juga disediakan untuk memberikan perawatan pertama kepada mereka yang membutuhkan.

Penanganan Kecelakaan dan Rujukan ke Rumah Sakit

Apabila terjadi kecelakaan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Surya menegaskan bahwa sudah ada rumah sakit rujukan terdekat yang siap menangani. Namun, apabila kondisi tidak memerlukan rujukan, pertolongan pertama pada kecelakaan dan obat-obatan umum tetap disediakan di lokasi.

Jumlah Personel dan Lokasi Pospam

Sejumlah 638 personel akan ditempatkan di seluruh Pospam, yang terdiri dari 252 anggota Polri, 52 anggota TNI, 26 Polisi Militer, 52 petugas Dishub, 52 Satpol PP, 52 tenaga kesehatan, serta sejumlah petugas lainnya. Pospam ini akan ditempatkan di beberapa lokasi strategis di Medan, di antaranya Pospam GOR Angsapura, Pospam Medan Mall, Pospam SPBU Simpang Cemara, dan Pos Terpadu Pos Block.

Lokasi Pospam Lainnya

Pospam lainnya yang turut menyediakan layanan kesehatan meliputi Pospam Carrefour, Pospam Haji Anif, Pospam Indogrosir, serta Pospam Metrolink. Lokasi-lokasi lain seperti Pospam Jembatan Kampung Lalang, Pospam Depan The Plaza Millennium, Pospam Simpang Selayang, Pospam Cagar Alam, dan Pos Pelayanan Hillpark Sibolangit juga turut berpartisipasi dalam menyediakan fasilitas kesehatan.

Dengan adanya layanan kesehatan di Pospam ini, Dinkes Kota Medan berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri, serta memastikan penanganan medis yang cepat dan tepat bagi setiap kejadian yang memerlukan perhatian. (*)

Label:

RSU Haji Medan Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan Selama Libur Lebaran


disrupsi.id - Medan | Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan telah mengumumkan rencana pelayanan kesehatan selama periode libur Lebaran 2025. Meskipun poliklinik tutup dari 28 Maret hingga 7 April 2025, namun layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan tetap beroperasi 24 jam penuh.

"Selama libur Lebaran, kami memastikan bahwa IGD tetap siap melayani pasien setiap saat," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan, drg. Fitrady Ulianda Siregar.

Selain itu, layanan rawat inap di RSU Haji Medan juga akan tetap tersedia sepanjang waktu. Namun, ada penyesuaian pada layanan hemodialisis. 

"Layanan hemodialisis akan beroperasi hingga Minggu, 30 Maret 2025, dan akan tutup pada Senin, 31 Maret hingga Selasa, 1 April 2025. Kami akan kembali melayani pasien hemodialisis pada Selasa, 2 April 2025," tambahnya.

RSU Haji Medan juga berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada para pemudik yang mungkin mengalami kecelakaan selama perjalanan. 

"Kami akan menyiagakan dokter untuk menangani kasus gawat darurat. Jika terjadi kecelakaan saat mudik, pasien dapat langsung ditangani di IGD kami," jelas drg. Ulianda.

Dalam upaya meningkatkan kesiapan layanan kesehatan di seluruh Kota Medan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Yuda Pratiwi Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengirimkan surat edaran kepada semua rumah sakit. 

"Kami akan memastikan bahwa semua rumah sakit siap memberikan pelayanan, termasuk ketersediaan obat dan tempat tidur selama libur Lebaran," ujarnya.

Dengan langkah-langkah ini, RSU Haji Medan berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan responsif selama periode libur Lebaran, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi. 

"Pelayanan kesehatan yang baik sangat penting, terutama selama periode libur yang padat seperti Lebaran. RSU Haji Medan menunjukkan komitmennya untuk tetap memberikan layanan yang berkualitas, dengan fokus pada keselamatan dan kesehatan masyarakat," bebernya. (*)

Label:

Direktur RS Jiwa Prof. dr. M. Ildrem Kunjungi Pasien Disabilitas Mental


disrupsi.id - Medan | Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. M. Ildrem, drg. Ismail Lubis, MM, melakukan kunjungan yang penuh makna kepada pasien dengan disabilitas mental. Dalam kesempatan tersebut, Ismail memberikan dorongan kepada pasien untuk tetap optimis dalam menjalani proses perawatan mereka.

Selama kunjungan, drg. Ismail Lubis tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga meluangkan waktu untuk berdialog dengan pasien. Ia menanyakan langsung tentang pengalaman mereka terkait pelayanan yang diterima dari tenaga kesehatan di rumah sakit. 

"Jangan pernah kehilangan semangat! Teruslah berjuang agar bisa segera pulang. Pastikan untuk makan dengan baik dan fokus pada kesehatan kita," ungkap drg. Ismail Lubis pada Senin, 24 Maret 2025. 

Selain memberikan motivasi, drg. Ismail juga memeriksa asupan makanan pasien untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik. Tindakan ini mencerminkan perhatian mendalam beliau terhadap kesejahteraan pasien.

Sebagai bentuk kepedulian yang lebih, ia juga membagikan kurma kepada pasien. Gestur sederhana ini disambut dengan antusiasme tinggi, terlihat dari senyuman bahagia para pasien yang merasa diperhatikan oleh pimpinan rumah sakit.

Kunjungan ini menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Para pasien memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan harapan dan keinginan mereka kepada drg. Ismail Lubis. Banyak dari mereka yang mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, menganggap beliau sebagai sosok yang memperlakukan mereka layaknya keluarga.

"Terima kasih, Pak Direktur," ucap salah satu pasien. 

"Pak, terima kasih, makanannya enak. Terima kasih, Pak Ismail," seru pasien lainnya dengan penuh semangat.

Kunjungan ini tidak hanya mencerminkan dedikasi RS Jiwa Prof. dr. M. Ildrem dalam memberikan pelayanan medis yang berkualitas, tetapi juga menekankan pentingnya aspek psikososial dalam perawatan pasien disabilitas mental. Dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati, rumah sakit ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan pasien. 

Dengan langkah-langkah ini, RS Jiwa Prof. dr. M. Ildrem menunjukkan bahwa perawatan kesehatan mental tidak hanya tentang pengobatan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang kuat dan saling mendukung antara pasien dan tenaga kesehatan. (*)


Label:

Angkutan Lebaran 2025, KAI Sumut Catat Penjualan Tiket Signifikan


disrupsi.id - Medan | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara telah mengumumkan masa angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 11 April. Dari data yang diperoleh pada 24 Maret 2025, sekitar 93.080 tiket KA Jarak Jauh telah terjual, atau sekitar 53% dari total kapasitas yang tersedia, yaitu 175.912 tiket. 

Penjualan tiket ini mencakup dua kereta utama, yakni KA Putri Deli dengan rute Medan - Tanjung Balai PP yang terjual sebanyak 70.166 tiket, serta KA Sribilah Utama untuk rute Medan - Rantau Prapat PP yang mencatatkan penjualan sebanyak 22.914 tiket.

M. As'ad Habibuddin, Manager Humas KAI Divre I Sumut, menjelaskan berdasarkan tren yang ada, puncak pemesanan tiket diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, atau pada 28 Maret 2025, dengan 5.784 tiket terjual pada hari tersebut. 

"Hal ini menunjukkan adanya peningkatan minat yang signifikan dari masyarakat untuk menggunakan kereta api dalam periode angkutan Lebaran," ujarnya 

Tips untuk Mendapatkan Tiket Kereta Api Lebaran

Bagi masyarakat yang belum berhasil memperoleh tiket pada tanggal keberangkatan yang diinginkan, pihak KAI mengimbau agar mempertimbangkan untuk memilih alternatif jadwal perjalanan. Dengan demikian, peluang untuk mendapatkan tiket kereta api yang masih tersedia dapat meningkat.

Selain itu, penjualan tiket untuk kereta api lokal juga mengalami lonjakan yang signifikan menjelang tanggal keberangkatan. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan masyarakat untuk membeli tiket secara spontan, khususnya untuk perjalanan jarak dekat. 

Perlu dicatat bahwa pemesanan tiket untuk KA Lokal baru dibuka mulai H-7 sebelum keberangkatan, sehingga calon penumpang dapat merencanakan perjalanan mereka lebih fleksibel.

Tingkatkan Persiapan Perjalanan Lebaran Anda dengan Kereta Api

Peningkatan permintaan tiket pada periode Lebaran ini menunjukkan tren positif terhadap layanan kereta api di Sumatera Utara. Bagi mereka yang merencanakan perjalanan, penting untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal guna memastikan keberangkatan yang lancar. 

Selain itu, pemahaman tentang pola pembelian tiket, baik untuk KA Jarak Jauh maupun KA Lokal, dapat membantu penumpang merencanakan perjalanan dengan lebih efektif.

Dengan persiapan yang matang, pengalaman perjalanan menggunakan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2025 diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi masyarakat yang merayakan hari raya Idul Fitri. (*)

Label:

Jelang Mudik Lebaran, PT KAI Sumut Optimalkan Layanan


disrupsi.id - Medan | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025 pada Senin, 24 Maret 2025, di halaman Kantor Divre I Sumut. 

Apel ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada seluruh karyawan dan memastikan kesiapan optimal dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik selama 22 hari masa angkutan Lebaran, yang dimulai dari 21 Maret hingga 11 April 2025.

Vice President KAI Divre I Sumatera Utara, Sofan Hidayah yang memimpin langsung apel tersebut dan menekankan pentingnya keselamatan, kenyamanan, serta keamanan pelanggan selama masa angkutan Lebaran. 

"Melalui Apel Gelar Pasukan ini, KAI Sumut menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," ujar Sofan.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Sumut menambah 61.688 kursi tambahan selama periode angkutan Lebaran 2025. Beberapa langkah yang diambil meliputi penambahan dua perjalanan KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat PP setiap hari. 

Selain itu, setiap perjalanan KA Sribilah Utama reguler juga akan dilengkapi dengan tambahan satu kereta eksekutif dan satu kereta bisnis, serta penambahan kereta ekonomi pada KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP dan KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP.

Untuk mendukung kelancaran operasional, KAI Sumut juga meningkatkan jumlah personel yang terlibat, dengan menambah 71 petugas operasional yang akan menjaga perlintasan sebidang, memeriksa jalur, dan menjaga daerah rawan. 

Selain itu, 7 unit Customer Service Mobile (CSM) akan ditempatkan di Stasiun Medan, Kisaran, dan Rantau Prapat untuk memberikan layanan langsung kepada pelanggan, termasuk membantu proses boarding dan memberikan informasi terkait perjalanan.

KAI Sumut juga mengedepankan aspek keamanan selama masa angkutan Lebaran. Sebanyak 350 petugas pengamanan, yang terdiri dari personel internal KAI serta dukungan aparat TNI/Polri, telah disiapkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan perjalanan kereta api.

Selain mempersiapkan operasional dan pengamanan, KAI Sumut juga menyelenggarakan berbagai program menarik untuk memeriahkan angkutan Lebaran. Beberapa program yang dihadirkan antara lain:

  • Ramadhan Gift: Hadiah spesial untuk penumpang KA Sribilah Utama yang merayakan ulang tahun selama periode angkutan Lebaran.
  • Gift & Souvenir: Pembagian hadiah dan suvenir untuk penumpang KA Sribilah Utama yang beruntung.
  • Merchandise for Kids: Pembagian tumbler dan meal box ramah lingkungan kepada anak-anak sebagai bagian dari program Eco Green.
  • Takjil Gratis: Pembagian takjil di Stasiun Medan pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Dengan berbagai upaya ini, KAI Sumut berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi para penumpang selama Angkutan Lebaran 2025.

Melalui persiapan matang, peningkatan kapasitas, serta program-program spesial, KAI Sumut menunjukkan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2025 berjalan lancar dan aman. (*)

Label: