Jumat, 28 Februari 2025

Srikandi PLN Dukung Percepatan Penyambungan Listrik Tegangan Menengah di Sumut

disrupsi.id - Medan | Dalam rangka mendukung kelancaran kebutuhan listrik selama bulan Ramadan, PLN UP3 Rantauprapat terus berupaya mempercepat pelayanan kelistrikan, terutama bagi sektor-sektor vital seperti rumah sakit dan industri. 

Salah satu inisiatif utama yang dilaksanakan adalah percepatan penyambungan pelanggan Tegangan Menengah (TM), yang dilaksanakan dengan pengawasan langsung oleh tim Srikandi PLN.

Salah satu proyek besar yang dilaksanakan adalah penyambungan daya tambahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pinang. Penyambungan ini meningkatkan kapasitas daya listrik rumah sakit, dari 1.3/555.000 VA menjadi 1.3/1.110.000 VA. 

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa rumah sakit dapat terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama Ramadan, ketika kebutuhan listrik cenderung meningkat.

Direktur Utama RSUD Kota Pinang, Ahmad Ridwan, memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan dan ketepatan PLN UP3 Rantauprapat dalam memenuhi permintaan penyambungan daya. 

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan PLN dalam menambah daya listrik, yang sangat penting untuk menunjang operasional rumah sakit, terutama di bulan Ramadan ini," ujarnya.

Manager PLN UP3 Rantauprapat, Dwita Aswiyanti Syafitri mengatakan keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi tim Srikandi PLN yang bekerja keras untuk memastikan penyambungan listrik berjalan sesuai dengan jadwal. 

"Kami sangat mendukung peran Srikandi PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang efisien dan cepat. Upaya ini sangat penting, terutama untuk mendukung sektor kesehatan dan industri di bulan Ramadan," kata Dwita.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi tim dalam mempercepat penyambungan pelanggan. 

"Kami memahami betapa pentingnya ketersediaan listrik yang andal, terutama bagi rumah sakit dan industri, untuk menunjang aktivitas selama bulan Ramadan. Dengan penyambungan yang cepat dan tepat, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat selama bulan puasa," jelas Agus.

Melalui Srikandi Movement dan berbagai inisiatif lainnya, PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan ekonomi dan sosial di Sumatera Utara. PLN bertekad untuk terus memberikan pelayanan kelistrikan yang handal dan efisien, agar dapat berkontribusi positif dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, terutama selama bulan Ramadan dan seterusnya.

Keberhasilan PLN dalam mempercepat penyambungan pelanggan Tegangan Menengah (TM) tidak hanya berkat upaya teknis semata, tetapi juga karena peran vital yang dimainkan oleh para Srikandi PLN. Gerakan Srikandi PLN bertujuan untuk memberdayakan perempuan di sektor kelistrikan, yang berfokus pada peningkatan kemampuan dan kualitas pelayanan pelanggan.

Dengan adanya inisiatif seperti ini, PLN tidak hanya memastikan ketersediaan daya listrik yang memadai, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan peluang dan memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan sektor kesehatan dan industri, khususnya pada periode Ramadan yang penuh berkah ini.

PLN terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor-sektor vital yang membutuhkan pasokan listrik yang andal, terutama rumah sakit dan industri, yang sangat bergantung pada kestabilan pasokan energi listrik. 

Melalui berbagai upaya seperti penyambungan daya tambahan dan kolaborasi dengan Srikandi PLN, diharapkan pelayanan listrik yang cepat dan efisien dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan langkah-langkah proaktif seperti ini, PLN tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa pelayanan kelistrikan dapat mendukung kelancaran berbagai kegiatan ekonomi dan sosial, termasuk selama bulan Ramadan yang penuh makna. PLN bertekad untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan di Sumatera Utara dan sekitarnya. (*)

Label:

PLN UP3 Medan Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Listrik Menjelang Ramadan


disrupsi.id - Medan | Menjelang bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan listrik, dengan fokus pada aspek keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan. Peningkatan konsumsi listrik selama Ramadan menjadi salah satu perhatian utama PLN, sehingga edukasi mengenai cara penggunaan listrik yang tepat sangat penting.

PLN UP3 Medan secara aktif melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang cara menggunakan listrik dengan aman dan efisien. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan listrik yang tepat guna, guna menghindari potensi risiko kebakaran atau korsleting, yang berpotensi membahayakan keselamatan. Salah satu kegiatan sosialisasi yang dilakukan pada Selasa (25/2) di Balai Desa Delitua Medan menekankan penggunaan peralatan listrik yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Manager PLN UP3 Medan, Gebyar Pandito, mengingatkan masyarakat untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan memastikan bahwa peralatan listrik yang digunakan telah memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Langkah ini dapat mencegah terjadinya masalah kelistrikan yang bisa merugikan.

Selain itu, PLN UP3 Medan juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, yang menyediakan berbagai layanan kelistrikan, mulai dari pembayaran tagihan hingga pengaduan gangguan. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat dengan mudah mengelola konsumsi listrik secara efisien dan tepat guna.

"Dengan meningkatnya kesadaran tentang penggunaan listrik yang aman dan efisien, diharapkan gangguan pada sistem kelistrikan dapat diminimalisir, dan masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan, terutama selama bulan Ramadan," ujar Gebyar Pandito.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara yang membawahi UP3 Medan juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya ini. Agus Kuswardoyo, General Manager PLN UID Sumatera Utara, menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik, terutama menjelang Ramadan, saat permintaan listrik biasanya meningkat. Ia juga mengimbau agar masyarakat menjaga keamanan instalasi listrik mereka agar tidak terjadi gangguan.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan listrik, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi yang aman. Kerja sama antara PLN dan masyarakat sangat penting untuk menjaga pasokan listrik yang andal dan aman selama bulan puasa,” ungkap Agus Kuswardoyo.

Label:

LBH Medan Tuding Pangdam I BB Lindungi Koptu HB di Kasus Dugaan Pembunuhan Wartawan Karo

disrupsi.id - Medan | LBH Medan menuding Pangdam I/BB  Mayjen TNI Rio Firdianto melindungi Kopral Satu Herman Bukit alias Koptu HB dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap wartawan media online lokal Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu beserta tiga anggota keluarganya.

"Pangdam I/BB menyebutkan tidak ada keterlibatan Koptu HB dalam dugaan pembunuhan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya. Tentu kami menduga jika Pangdam I/BB sedang melindungi Koptu HB," kata Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, Jumat (28/2/2025).

Irvan mengatakan Pangdam I/BB tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pomdam I/BB. Saat ini laporan Eva Meliani Pasaribu yang merupakan anak dari Rico terhadap Koptu HB sedang berproses di Pomdam I/BB.

"Atas laporan tersebut Eva telah memberikan keterangan dan menghadirkan alat bukti, baik itu bukti surat, saksi dan petunjuk ke Penyidik Pomdam I/BB," jelasnya.

Bahkan pada 14 Februari 2024, Eva bersama LBH Medan dan KKJ (Komite Keselamatan Jurnalis) kembali menghadirkan 7 bukti baru dalam hal bukti petunjuk yaitu video persidangan para saksi yang secara tegas di atas sumpah yang menyebutkan adanya keterlibatan Koptu HB.

"Warung judi yang diberitakan korban Rico merupakan milik Koptu HB. Di mana terdakwa Bebas Ginting alias Bulang merupakan anggota Koptu HB yang bertugas menjaga bisnis judi tersebut dari ormas dan wartawan," jelasnya.

Tidak hanya itu, Eva juga menghadirkan bukti rekaman percakapan dengan Bulang. Dalam percakapan itu, Bulang mengatakan kepada Eva bahwa dia disuruh Koptu HB. Oleh karena itu LBH Medan sangat menyangkan pernyataan Pangdam I/BB yang mengatakan tidak ada keterlibatan Koptu HB. 

"Sikap Pangdam I/BB merupakan bentuk tidak menghormati proses hukum dan melindungi anggota. LBH Medan juga menyakini jika Pangdam I/BB dan Pomdam tidak serius serta tidak transparan dalam menangani permasalahan ini," ungkapnya.

Sebelumya Pangdam 1 Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto mengatakan jika ada bukti baru keterlibatan Koptu HB di kasus dugaan pembunuhan Rico dan keluarganya, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas. 

"Kita memang terbuka kalau memang ada bukti baru silahkan disampaikan. Kemudian diproses gak akan ditutupi. Pasti (kalau terbukti ditindak)," kata Mayjen TNI Rio di Mapolda Sumut, Jumat (28/2/2025).

Mayjen TNI Rio mengatakan Koptu HB telah dipanggil dan diperiksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kabanjahe. Namun menurutnya tidak ada bukti yang menguatkan Koptu HB terlibat dalam kasus itu.

"Sudah dipanggil ke persidangan dan sudah disampaikan kejaksaan mohon diperiksa. Dan tidak ada bukti baru bahwa yang menyatakan terlibat dalam hal tersebut," pungkasnya.

Saat disinggung terkait lokasi perjudian yang merupakan milik Koptu HB, di mana praktik perjudian yang dekat dengan batalyon tersebut diberitakan oleh korban, Rio membantahnya.  

"Ya yang saya dengar dari Pomdam, area itu disewakan kepada orang lain jadi dia tak terlibat sama sekali kebetulan ada kejadian seperti itu," urainya.

Diketahui, kebakaran menghanguskan satu unit warung kopi dan kios kelontong milik Sempurna Pasaribu wartawan media online lokal Tribrata TV di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Kamis (27/6/2024) sekitar pukul 03.40 WIB.

Empat orang tewas terbakar yakni Sempurna Pasaribu (40), istrinya Eprida Br Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12) dan cucunya bernama Lowi Situngkir (3). 

Dalam kasus ini, ada tiga orang yang dijadikan tersangka. Ketiganya yakni Yunus Saputra Tarigan (YST), Rudi Apri Sembiring (RAS) dan Ketua AMPI Tanah Karo Bebas Ginting. Ketiganya disebut polisi sebagai pihak yang menyuruh, dan mengeksekusi Rico Sempurna Pasaribu dengan cara membakar rumahnya. 

Namun, keluarga curiga ada pihak lain yang disinyalir terlibat yakni Koptu HB, oknum TNI yang sempat diberitakan oleh Rico Sempurna Pasaribu. Dalam pemberitaannya di Tribrata TV, Rico menyebut Koptu HB terlibat dalam praktik perjudian.

Lokasi perjudian itu juga berdekatan dengan batalyon. Kebakaran terjadi setelah korban memberitakan lokasi perjudian yang diduga milik Koptu HB. Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara mengungkap korban selama ini mendapatkan jatah uang mingguan judi dari aparat tersebut dengan memanfaatkan profesinya sebagai jurnalis. (*)





Label:

Pangdam Soal Koptu HB Diduga Terlibat Pembunuhan Wartawan: Kalau Ada Bukti Baru Kita Proses

Pangdam Soal Koptu HB Diduga Terlibat Pembunuhan Wartawan: Kalau Ada Bukti Baru Kita Proses


disrupsi.id - Medan | Nama Kopral Satu Herman Bukit alias Koptu HB disebut sebut terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap wartawan media online lokal Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu beserta tiga anggota keluarganya.

Pangdam 1 Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto mengatakan jika ada bukti baru keterlibatan Koptu HB di kasus itu, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas. 

"Kita memang terbuka kalau memang ada bukti baru silahkan disampaikan. Kemudian diproses gak akan ditutupi. Pasti (kalau terbukti ditindak)," kata Mayjen TNI Rio di Mapolda Sumut, Jumat (28/2/2025).

Mayjen TNI Rio mengatakan Koptu HB telah dipanggil dan diperiksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kabanjahe. Namun menurutnya tidak ada bukti yang menguatkan Koptu HB terlibat dalam kasus itu.

"Sudah dipanggil ke persidangan dan sudah disampaikan kejaksaan mohon diperiksa. Dan tidak ada bukti baru bahwa yang menyatakan terlibat dalam hal tersebut," pungkasnya.

Saat disinggung terkait lokasi perjudian yang merupakan milik Koptu HB, di mana praktik perjudian yang dekat dengan batalyon tersebut diberitakan oleh korban, Rio membantahnya.  

"Ya yang saya dengar dari Pomdam, area itu disewakan kepada orang lain jadi dia tak terlibat sama sekali kebetulan ada kejadian seperti itu," urainya.

Diketahui, kebakaran menghanguskan satu unit warung kopi dan kios kelontong milik Sempurna Pasaribu wartawan media online lokal Tribrata TV di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Kamis (27/6/2024) sekitar pukul 03.40 WIB.

Empat orang tewas terbakar yakni Sempurna Pasaribu (40), istrinya Eprida Br Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12) dan cucunya bernama Lowi Situngkir (3). 

Dalam kasus ini, ada tiga orang yang dijadikan tersangka. Ketiganya yakni Yunus Saputra Tarigan (YST), Rudi Apri Sembiring (RAS) dan Ketua AMPI Tanah Karo Bebas Ginting. Ketiganya disebut polisi sebagai pihak yang menyuruh, dan mengeksekusi Rico Sempurna Pasaribu dengan cara membakar rumahnya. 

Namun, keluarga curiga ada pihak lain yang disinyalir terlibat yakni Koptu HB, oknum TNI yang sempat diberitakan oleh Rico Sempurna Pasaribu. Dalam pemberitaannya di Tribrata TV, Rico menyebut Koptu HB terlibat dalam praktik perjudian.

Lokasi perjudian itu juga berdekatan dengan batalyon. Kebakaran terjadi setelah korban memberitakan lokasi perjudian yang diduga milik Koptu HB. Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara mengungkap korban selama ini mendapatkan jatah uang mingguan judi dari aparat tersebut dengan memanfaatkan profesinya sebagai jurnalis. (*)








 









Label: ,

Prada YHS Ditangkap Usai Kericuhan Tewaskan Anggota TNI AL di Tempat Hiburan Malam Tanjungpinang

disrupsi.id - Medan | Anggota TNI AL Serda JDL dari Koarmada I tewas usai duel dengan Prada YHS anggota TNI AD dari Satuan Yonif 136/Tuah Sakti di tempat hiburan malam Cafe Leko, Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (23/2/2025) dini hari.

Pangdam I/BB, Mayjen Rio Firdianto menegaskan setelah kejadian itu, Prada YHS langsung ditangkap. Saat ini, tambahnya, proses hukum masih berjalan.

"Sudah diamankan. Sudah dalam proses hukum diamankan Pomdam satuan masing masing. Kami TNI AD satu orang (diamankan). Yang di sana (AL) bisa ditanyakan ke sana. Kami kan sudah punya proses, kami tak punya hak untuk menjelaskan," kata Mayjen Rio Firdianto, Kamis (27/2/2025).

Mayjen Rio Firdianto menjelaskan insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi antara kedua belah pihak yang tidak saling mengenal. Meskipun begitu, proses penyelidikan terus dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti yang relevan.

"Misalnya saya ketemu sama mbak, senggolan bisa saja emosi kan gitu ya namanya enggak kenal. Kalau kenal enggak akan seperti itu akhirnya, ke depan kita akan mempererat silaturahmi komunikasi antar satuan di wilayah," urainya.

Mayjen Rio memastikan bahwa masalah ini telah diselesaikan dengan baik melalui komunikasi intensif antara pihak-pihak terkait. Saat ini, situasi di Tanjungpinang sudah kembali kondusif. TNI berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

"Yang ada di Tanjungpinang kita sudah selesaikan, kita komunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa situasi kondusif. Jadi karena memang artinya tidak saling tahu dalam kondisi mungkin malam itu di tempat hiburan malam jadi mungkin tidak saling kenal sehingga terjadi konflik. Dan Alhamdulillah saya sudah ketemu Panglima," urainya.

Mayjen Rio juga mengungkapkan rasa prihatin dan empati yang mendalam terhadap korban, Serda JDL. Namun, ia menegaskan, proses hukum harus tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

"Dan sudah saya sampaikan rasa prihatin, empati dengan korban yang terjadi. Tapi saya pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. Yang memang salah akan kita hukum dan kita pastikan unsur TNI di Kodam I BB, Riau dan Sumbar solid tidak ada masalah," tegasnya.

Diketahui, seorang anggota TNI AL Serda JDL dari Koarmada I tewas usai duel dengan anggota TNI AD dari Satuan Yonif 136/Tuah Sakti di kafe tempat hiburan malam di Jalan Aisyah Sulaiman RT. 5/ RW 11 Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (23/2) dini hari.

Serda JDL mengalami luka tusukan akibat benda tajam dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUP Tanjungpinang. Sedangkan dua rekan dari Serda JDL terluka akibat benda tajam. Inisial Sertu SE mengalami luka di bagian bawah ketiak sebelah kanan dan Serda R mengalami luka-luka di bagian jari tangan sebelah kiri. Selama cafe itu beroperasi kerap dikomplain warga karena mengganggu kenyamanan lantaran suara musik berisik. (*)




Label: ,

PT KAI Sesalkan Tindakan Warga Blokir Jalur Kereta Api di Batubara


disrupsi.id - Medan | Sebuah video viral di media sosial menunjukkan aksi pemblokiran jalur kereta api oleh warga Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. 

Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga membakar ban di tengah rel, menghalangi kereta api yang hendak melintas. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kecelakaan tragis yang menewaskan seorang wanita bernama Nur Betty (45), yang tertabrak kereta saat melintasi perlintasan tersebut.

Insiden yang memicu aksi pemblokiran ini terjadi pada saat korban sedang berada di lokasi perlintasan kereta api tanpa menyadari kedatangan kereta dari arah belakang. Menurut narasi dalam video yang diunggah melalui Instagram, kereta datang secara tiba-tiba, menyebabkan korban tersambar dan meninggal dunia di tempat.

Sebagai respons atas kejadian tersebut, warga Desa Lalang mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap pihak berwenang. Mereka telah berulang kali meminta agar palang pintu perlintasan kereta api dipasang di lokasi tersebut selama empat tahun terakhir, namun tuntutan mereka tidak pernah dipenuhi.

Akibat aksi pemblokiran tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara terpaksa membatalkan tiga perjalanan kereta api, yakni KA Datuk Belambangan dengan nomor KA U61, U63, dan U64. 

"Selain itu, perjalanan kereta barang relasi Kuala Tanjung-Perlanaan mengalami keterlambatan yang cukup signifikan, yakni sekitar 375 menit," kata Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin.

Anwar menambahkan peristiwa ini tentu berdampak pada ribuan penumpang yang bergantung pada layanan kereta api untuk mobilitas mereka. PT KAI Divre I Sumut menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan kereta api tersebut. 

"Bagi penumpang yang tiketnya dibatalkan, pihak KAI menyediakan layanan pengembalian biaya tiket di loket stasiun setempat," jelasnya.

Anwar menyebutkan jalur kereta api di petak jalan Lalang-Tanjung Gading kini telah dapat dilalui kembali. Masyarakat diimbau tetap memprioritaskan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, saat berada di sekitar perlintasan kereta api.

"Pemasangan palang pintu perlintasan kereta api di lokasi-lokasi rawan kecelakaan tentu menjadi langkah penting untuk mencegah insiden serupa di masa depan," paparnya. (*)








Label:

Kamis, 27 Februari 2025

Polda Sumut Gelar Sidak di SPBU, Pastikan Ketersediaan BBM Aman Jelang Ramadhan


disrupsi.id - Medan | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumatera Utara mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan pada Kamis (27/2/2025). 

Sidak ini bertujuan untuk memantau persediaan BBM di SPBU dan mengantisipasi potensi kelangkaan atau penyalahgunaan distribusi bahan bakar dalam upaya memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, 

Kepala Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Dit Reskrimsus Polda Sumut, AKBP M Alan Haikel memimpin langsung pengecekan di dua SPBU Pertamina yang terletak di Kecamatan Medan Amplas. Turut hadir dalam inspeksi tersebut, Sales Branch Manager Medan Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Devian Faris Hidayat.

Alan Haikel mengatakan hasil inspeksi menunjukkan bahwa stok BBM di kedua SPBU tersebut dalam keadaan aman. Berdasarkan komunikasi dengan Pertamina, pasokan BBM di Sumatera Utara dijamin cukup hingga Lebaran Idul Fitri. 

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Pertamina kini menggunakan sistem digital untuk memonitor persediaan BBM secara real-time, sehingga setiap kekurangan dapat segera diatasi sebelum mengganggu masyarakat. Selama sidak, pihak kepolisian tidak menemukan indikasi penimbunan atau praktik ilegal terkait distribusi BBM. 

"Jika ditemukan penimbunan atau pelanggaran, kami akan menindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumut untuk menjaga ketertiban dan mencegah praktik yang merugikan konsumen," ujarnya.

Sales Branch Manager Medan Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Devian Faris Hidayat memberikan apresiasi terhadap upaya pengawasan yang dilakukan oleh Dit Reskrimsus Polda Sumut. Menurutnya, kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan Pertamina sangat penting untuk memastikan tidak ada gangguan pada distribusi BBM, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. 

Ia juga menambahkan bahwa Pertamina secara berkala memeriksa kualitas berbagai jenis BBM seperti Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar untuk menjaga standar kualitas yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem menekankan pengawasan terhadap distribusi BBM akan semakin diperketat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan yang cenderung meningkatkan konsumsi bahan bakar. 

"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa distribusi BBM tidak mengalami penyimpangan, dan kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan praktik penyalahgunaan," ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran, termasuk penimbunan atau manipulasi takaran di SPBU. Yudhi menegaskan bahwa Polda Sumut akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi BBM. 

"Kami berharap agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan nyaman tanpa khawatir tentang ketersediaan BBM," tutupnya.

Dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama antara pihak kepolisian dan Pertamina, masyarakat dapat lebih tenang menghadapi kebutuhan BBM selama periode Ramadhan dan Lebaran, menghindari kelangkaan atau penyalahgunaan yang dapat merugikan banyak pihak. (*)

Label:

Pembunuh Bocah Leher Terikat di Medan Ditangkap, Motif Sakit Hati Dipecat

disrupsi.id - Medan | Polisi meringkus Dimas (19) remaja yang diduga membunuh bocah berinisial KA (7 tahun) di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Sumatera Utara pada Rabu (26/2/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban melalui Kasat Reskrim AKP Riffi Noor Faizal menjelaskan kejadian bermula saat KA berpamitan kepada ibunya untuk membuang bangkai kucing atas permintaan tersangka.

"Awalnya, korban KA (7) berpamitan kepada ibunya untuk membuang bangkai kucing atas permintaan tersangka. Namun, setelah lama tidak pulang, ibu korban bersama keluarga mencari keberadaan KA," kata AKP Riffi, Kamis (27/2/2025).

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah kolam dalam gudang samping rumahnya. Saat ditemukan, kondisi korban sangat memilukan. 

"Korban dalam keadaan telungkup di dalam lumpur, leher terikat tali warna putih, mulut disumpal kain handuk, tidak mengenakan celana, dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," lanjutnya.

Keluarga korban yang mengetahui bahwa  KA bersama terakhir bersama tersangka Dimas langsung mencarinya. Namun, tersangka sudah melarikan diri.

"Setelah menerima informasi kejadian tersebut, Polsek Medan Labuhan dan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta penyelidikan keberadaan tersangka," jelasnya.

Dia menambahkan petugas mendapat informasi bahwa tersangka berada di Kecamatan Sunggal. Tim segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB.

"Dari hasil interogasi, tersangka Dimas mengakui perbuatannya. Dia mengaku membunuh KA karena sakit hati dipecat dari pekerjaannya, setelah abang korban melaporkan bahwa tersangka menjual barang milik perusahaan," pungkasnya.

Tidak hanya membunuh korban, tersangka juga mengakui telah melakukan pelecehan seksual dengan membuka celana korban dan memasukkan jarinya ke kemaluan korban. Saat ini, tersangka telah diamankan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana serta undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup," tegas AKP Riffi Noor Faizal. (*)





Label:

Rabu, 26 Februari 2025

MARAK Dukung Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi di 6 BUMN Selain Pertamina

MARAK Dukung Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi di 6 BUMN Selain Pertamina

Disrupsi.id, Medan – Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK) memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus dugaan korupsi di PT Pertamina (Persero). Presidium MARAK, Arief Tampubolon, juga mendorong agar penyelidikan serupa dilakukan terhadap enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain yang tergabung dalam Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Arief menilai Kejaksaan Agung telah menunjukkan komitmennya dalam mengungkap dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Kasus ini sendiri diperkirakan telah merugikan negara hingga Rp193,7 triliun pada tahun 2023.

Lebih lanjut, Arief menyebutkan bahwa jika Kejaksaan Agung memperluas penyelidikan ke periode 2018-2023, potensi kerugian negara akibat kasus ini bisa membengkak hingga Rp1.000 triliun. Ia juga menduga praktik serupa berpotensi terjadi di enam BUMN lain yang tergabung dalam BPI Danantara, termasuk Telkom Indonesia, MIND ID, Bank Mandiri, BRI, BNI, dan PLN.

"Jika benar itu dilakukan Kejaksaan Agung dari 2018, maka bisa dipastikan Pertamina yang melakukan korupsi ini lima tahun lamanya pada periode kedua Presiden Joko Widodo. Juga sangat mungkin 6 BUMN lainnya sama seperti Pertamina," ujar Arief.

Ia menekankan bahwa BUMN yang masuk dalam BPI Danantara memiliki skala bisnis yang besar, sehingga sangat rawan terhadap potensi penyelewengan. Oleh karena itu, ia berharap Kejaksaan Agung tidak hanya berhenti di kasus Pertamina, tetapi juga melakukan investigasi menyeluruh terhadap enam BUMN lainnya.

Arief juga menyampaikan bahwa peran Presiden Prabowo sangat penting dalam mendukung upaya Kejaksaan Agung untuk menegakkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BUMN.

"Demi bangsa ini, saya yakin Presiden Prabowo pasti mendukung langkah Kejaksaan Agung. Apalagi ini dilakukan demi kebaikan Danantara. Sudah sangat banyak energi bangsa ini terkuras selama ini, saatnya Presiden Prabowo bersikap tegas," tuturnya. (pujo)

Label:

KKJ Kecam Panitera PN Medan dan Preman Intimidasi Wartawan

disrupsi.id - Medan | Kejadian tak mengenakkan dialami wartawan media lokal Mistar.id, Deddy Irawan saat meliput sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pasalnya Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumardi dan sekelompok pria yang diduga preman mengintimidasi dan memaksa Deddy Irawan menghapus poto liputannya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/2/2025). Kejadian bermula saat Deddy Irawan tengah melakukan peliputan sidang dugaan penipuan modus agensi artis dengan terdakwa Desiska boru Sihite di ruang Cakra VI PN Medan. Sidang tersebut beragenda pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan (eksepsi) terdakwa.

Ketika sidang dimulai, Deddy Irawan langsung mengambil dokumentasi. Lalu Deddy duduk di kursi pengunjung sidang. Beberapa saat kemudian, Deddy dipanggil sekelompok pria yang ia duga preman yang mengawal sidang Desiska boru Sihite. Namun Deddy mengacuhkan panggilan para preman tersebut, dan tetap melakukan peliputan.

Kemudian Panitera Pengganti PN Medan bernama Sumardi memanggil Deddy untuk keluar dari ruang sidang. Setelah berada di depan ruang sidang, Deddy langsung dikepung sejumlah preman itu. Mereka mengintimidasi Deddy dengan berbagai pertanyaan. Mereka juga menanyakan soal izin pengambilan foto, hingga data diri Deddy. 

Deddy lantas menunjukkan identitas ID Card Pers yang tergantung di lehernya. Ia memperkenalkan diri sebagai wartawan yang biasa melakukan peliputan di PN Medan. Setelah itu, Panitera Pengganti Sumardi dan para preman tersebut memaksa Deddy menghapus foto yang telah ia ambil. Padahal, sidang itu terbuka untuk umum. 

Tidak hanya dipaksa menghapus foto, para terduga preman ini juga sempat berusaha merampas gawai milik Deddy. Karena saat itu Deddy sendirian, ia pun tak bisa melawan dan pasrah foto liputannya dihapus. 

Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis Sumatera Utara (KKJ Sumut), Array A Argus mengecam tindakan intimidasi yang dilakukan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Medan Sumardi dan sekelompok orang terhadap Deddy Irawan saat melakukan peliputan di Pengadilan Negeri (PN) Medan. 

KKJ Sumut mendampingi Deddy Irawan melaporkan kasus itu ke Polrestabes Medan pada Selasa (25/2/2025) malam dengan Nomor : LP/B/642/II/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA. Array menegaskan perbuatan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 2009. 

"Dalam regulasi tersebut bahwa Pers tidak dikenakan penyensoran. Bahkan, mereka yang dengan sengaja menghalang-halangi tugas jurnalistik dapat diancam dengan pidana penjara sebagaimana Pasal 18 ayat (1) UU Pers Nomor 40 tahun 2009," tegasnya, Rabu (26/2/2025).

Oleh karena itu, KKJ Sumut, tambah Array mendesak Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan beserta jajaran mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelakunya. Dia juga mengimbau kepada semua pihak untuk menghargai kerja-kerja jurnalistik dan menghormati kebebasan pers di Indonesia. 

"Sebab Jurnalis dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh hukum sesuai Pasal 8 UU Pers Nomor 40 tahun 1999. KKJ Sumut juga meminta kepada kantor media untuk menjamin dan memantau keselamatan jurnalis yang meliput ke lapangan, khususnya kasus-kasus yang berpotensi menimbulkan ancaman fisik maupun psikis," ujarnya.

Array menegaskan dalam asas kebebasan pers, apabila ada pihak yang merasa dirugikan akibat pemberitaan, hendaknya menggunakan hak jawab dan koreksi, sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 butir 11 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

"Dalam UU Pers, pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan wartawan bisa menggunakan hak jawab dan hak koreksi. Bukan melakukan intimidasi dan menghalangi kerja kerja Jurnalis karena tindakan tersebut diancam pidana sebagaimana dalam UU Pers," paparnya. (*)

Label:

PLN, MKI, dan Perguruan Tinggi Bersinergi Wujudkan Swasembada Energi di Sumut

disrupsi.id - Medan | Dalam rangka mendukung transisi energi dan mencapai kemandirian energi nasional, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berkolaborasi dengan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara dan berbagai perguruan tinggi. 

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sektor ketenagalistrikan melalui inovasi dan penelitian ilmiah. Komitmen ini ditegaskan dalam acara pelantikan pengurus MKI Wilayah Sumatera Utara yang berlangsung di Balai Astakona, Medan.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum MKI Pusat, Evy Haryadi; General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo; General Manager PLN UIP Sumbagut, Hening Kyat Pamungkas; serta berbagai perwakilan dari pemerintah daerah, hingga para rektor perguruan tinggi.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung penuh MKI dalam mendorong inovasi dan pengembangan sektor ketenagalistrikan. 

“PLN siap bersinergi dengan MKI untuk memajukan sektor ketenagalistrikan di Sumatera Utara. Sejak berdiri pada tahun 1998, MKI telah memainkan peran strategis dalam memacu pertumbuhan sektor ini di Indonesia,” ujar Agus.

Ketua DPP MKI, Evy Haryadi, menyatakan bahwa MKI merupakan wadah strategis bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) ketenagalistrikan. 

“Kami berharap seluruh stakeholder dapat bersinergi dengan PLN untuk mewujudkan swasembada energi, sebagaimana yang digaungkan oleh Presiden. Sumatera Utara memiliki potensi besar terutama dengan sumber energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah, seperti PLTA Asahan 3 yang baru saja diresmikan,” jelas Evy.

Kadis Perindustrian dan ESDM Sumut, Mulyadi Simatupang, menyoroti tantangan sektor ketenagalistrikan yang semakin kompleks, terutama dalam pemanfaatan teknologi baru dan pengelolaan sistem kelistrikan yang efisien. 

"Saya berharap pengurus MKI yang baru dapat aktif menjembatani kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk menciptakan sistem ketenagalistrikan yang lebih andal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Mulyadi. 

Ketua MKI Sumut terpilih, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pencapaian swasembada energi di Indonesia. 

“MKI ke depan akan fokus pada percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan agar Indonesia dapat mencapai swasembada energi. Hal ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo-Gibran dalam memastikan ketahanan energi nasional,” tegas Isa.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi seluruh stakeholder untuk mendorong kebijakan strategis dan inovasi yang dapat mempercepat transisi energi serta mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara. 

Sinergi antara PLN, MKI, dan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan solusi inovatif dalam sektor ketenagalistrikan, mendorong pemanfaatan energi terbarukan, dan mewujudkan kemandirian energi Indonesia. (*)

Label:

Penukaran Uang Baru Lebaran Dimulai 3 Maret 2025, Simak Cara dan Syaratnya!


disrupsi.id - Medan | Bank Indonesia (BI) akan membuka layanan penukaran uang baru mulai Senin, 3 Maret 2025. Layanan penukaran uang yang merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) ini akan berlangsung hingga 27 Maret 2025. 

Deputi Gubernur BI, Doni Primanto Joewono, mengungkapkan program Serambi sangat penting, mengingat permintaan akan uang tunai selama periode Lebaran mencapai hampir 25 persen dari total kebutuhan uang kartal tahunan. 

"Ini adalah momen penting dalam mendistribusikan uang tunai kepada masyarakat," ujar Doni dalam keterangan persnya.

Sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat, BI telah menyiapkan dana sebesar Rp 180,9 triliun untuk program penukaran uang ini. Angka tersebut menurun 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 183,8 triliun.

"Jumlahnya menurun karena pergeseran penggunaan transaksi non-tunai semakin meluas, termasuk dalam tradisi pemberian uang kepada keluarga dan kerabat pada hari raya," jelas Doni 

Tahun ini, BI telah meningkatkan batas maksimal penukaran uang baru untuk Lebaran 2025, yaitu sebesar Rp 4,3 juta per orang, yang sebelumnya hanya Rp 4 juta. Penukaran uang akan tersedia di sekitar 4.000 lokasi, yang terdiri dari 1.200 lokasi yang dikelola langsung oleh BI, sementara sisanya bekerja sama dengan pihak perbankan.

Terdapat tiga jenis layanan penukaran uang dari BI, yaitu penukaran uang keliling reguler dengan mendatangi tempat-tempat ibadah, layanan penukaran uang bersama perbankan, dan layanan penukaran uang tematik. 

Tahun ini masyarakat wajib mendaftar secara online di website https://pintar.bi.go.id, untuk menghindari antrean. Bagi masyarakat yang tidak mendaftar di PINTAR BI, tak akan dilayani untuk proses penukaran uang.

"Untuk mengurangi crowded (keramaian), kami tidak lagi terima gross, istilahnya jadi orang datang langsung (menukar uang) tanpa (mendaftar online) gitu (tidak bisa), tapi diwajibkan masuk ke aplikasi pintar kami, pintar.bi.go.id, jadi nanti semua bisa rapi dan informasinya bisa jelas di sana," pungkasnya. (*)

Label: ,

Edy Rahmayadi Batal Jual PSMS Medan, Bakal Ajak Bobby Nasution Kolaborasi

disrupsi.id - Medan | Mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi yang juga Pembina PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) sempat berencana menjual klub PSMS Medan. Namun belakangan rencana menjual klub kebanggaan masyarakat Kota Medan itu urung dilakukan. 

Direktur Utama PT KMI selaku pengelola PSMS Medan, Arifuddin Maulana Basri, menegaskan bahwa PSMS tidak akan diperjualbelikan. Namun ia mengajak bagi siapa saja yang ingin bersama-sama memajukan PSMS.

"Kita tegaskan jika PSMS tidak untuk diperjualbelikan. Tapi kita tidak menutup kemungkinan membuka peluang bagi siapa pun untuk ikut membantu sama-sama memajukan klub ini," ujarnya Selasa (25/2/2025) malam.

Menantu Edy Rahmayadi itu mengungkapkan pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan berbagai stakeholder, baik di tingkat kota maupun provinsi, guna mendapatkan dukungan fasilitas yang lebih baik bagi PSMS Medan.

"Saat ini kita terus membangun komunikasi baik ke Dispora Medan, Dispora Sumut, dan rencana juga ke Wali Kota Medan serta Gubernur Sumut (Bobby Nasution) yang baru terpilih agar PSMS Medan bisa kembali diperhitungkan di kancah sepak bola nasional," ungkapnya.

Arifuddin yang akrab disapa Ari kembali mengajak semua pihak yang ingin terlibat dalam memajukan PSMS Medan agar bersatu demi mengembalikan kejayaan klub ini.

"Tahun ini adalah tahun tersulit. Untuk itu, bantu kami dan mari sama-sama kita antarkan PSMS kembali ke kasta tertinggi di tanah air," pungkasnya.

Tak hanya itu, Ari juga meminta maaf kepada masyarakat Kota Medan setelah tim berjuluk Ayam Kinantan ini gagal promosi ke Liga 1 musim mendatang. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir kepada PSMS Medan.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat Kota Medan karena PSMS belum bisa kembali ke Liga 1. Namun, kami sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa yang telah diberikan selama ini," ujarnya 

Sementara itu, Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja yang akrab disapa King menambahkan bahwa mengelola klub profesional bukanlah tugas mudah, terutama dari sisi finansial.

"Untuk mengarungi kompetisi Liga 2 itu setidaknya butuh dana sekitar Rp12 miliar. Sementara masukan sponsor dan subsidi PT LIB selaku penyelenggara kompetisi hanya sekitar Rp5 miliar. Bayangkan setiap musim harus menyiapkan anggaran Rp7 miliar," terangnya.

King juga meminta maaf jika selama ini ada komunikasi yang kurang berjalan baik antara manajemen dan media, mengingat Ari harus bekerja keras agar PSMS Medan tidak terdegradasi serta memastikan hak-hak pemain, pelatih, dan ofisial tetap terpenuhi.

"Kami menyadari banyak kekurangan selama ini terutama dalam hal komunikasi. Karena kondisinya seperti itu, Ari ini anak muda penuh tekanan," ujarnya.

Selain itu, King membantah kabar yang menyebutkan bahwa sejumlah pemain PSMS Medan belum menerima gaji mereka.

"Ini juga perlu diluruskan. Pemain dalam kontraknya sampai bulan Maret, dan itu kewajiban yang harus kita penuhi. Saat ini masih bulan Februari. Beri kami waktu untuk menyelesaikan kewajiban tersebut dengan cara apa pun. Lagian, kita tetap membayar walaupun mereka tidak bermain lagi karena kompetisi sudah berakhir," jelasnya.

King mengonfirmasi bahwa semua pemain asing PSMS Medan telah dipulangkan ke negara masing-masing dan sisa gaji mereka akan dibayarkan bulan depan.

"Pemain asing sudah pulang dan sisa gaji mereka akan kita selesaikan bulan depan," tambahnya. (*)


















Label:

JMSI dan BPODT Berkolaborasi Meningkatkan Promosi Digital Danau Toba


disrupsi.id - Medan | Dalam upaya mengoptimalkan promosi digital dan meningkatkan visibilitas Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bekerjasama dengan Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT).

JMSI dan BPODT menandatangani Nota Kesepahaman yang bertujuan untuk mendorong pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba melalui berbagai inisiatif digital. Naskah Nota Kesepahaman itu ditandatangani Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan dan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa di Medan. 

Penandatanganan juga disaksikan Direktur Pemasaran Pariwisata BPODT Wahyu Dito Galih Indharto, Sekretaris Kordinasi Program JMSI Pusat Faisal Mahrawa, Ketua JMSI Sumut Rianto, dan Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Farianda Putra Sinik. 

Melalui Nota Kesepahaman ini, beberapa poin penting telah disepakati sebagai fokus utama kolaborasi kedua belah pihak. Pertama, memberikan saran dan masukan tentang pengembangan teknologi informasi dalam pengembangan pariwisata di Kawasan Danau Toba. 

Kedua, berkolaborasi dalam penyusunan konsep promosi digital pariwisata Danai Toba. Ketiga, berkolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang ada di kawasan Danau Toba. Dan keempat, melakukan promosi dan publikasi terkait potensi destinasi pariwisata. 

Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan, mengatakan kerjasama dengan JMSI sebagai organisasi yang beranggotakan perusahaan media yang terdaftar di Dewan Pers ini sangat strategis untuk meningkatkan kualitas SDM dan memaksimalkan promosi wisata Danau Toba. 

"Kami berharap kemitraan ini dapat memperkuat pengembangan sektor pariwisata Danau Toba, terutama dalam hal promosi yang lebih masif menggunakan teknologi digital," ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menambahkan bahwa peran media siber sangat penting dalam mengedukasi dan menginformasikan publik tentang potensi wisata yang ada di Indonesia, khususnya Danau Toba.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan BPODT mengajak dan melibatkan JMSI dalam pengembangan dan promosi Danau Toba,” paparnya. (*)

Label:

Selasa, 25 Februari 2025

UISU Borong 7 Penghargaan di Anugerah LLDIKTI Wilayah I 2025, Bukti Komitmen terhadap Mutu Pendidikan

UISU Borong 6 Penghargaan di Anugerah LLDIKTI Wilayah I 2025, Bukti Komitmen terhadap Mutu Pendidikan

Disrupsi.id, Padang Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menorehkan prestasi gemilang dengan meraih tujuh penghargaan dalam Anugerah LLDIKTI Wilayah I Tahun 2025. Penghargaan ini diumumkan dalam acara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Truntum, Padang, Sumatera Barat.

Acara yang mengusung tema "Kalibrasi dan Kolaborasi PTS yang Berdampak bagi Masyarakat" ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D; Ketua APTISI Sumatera Utara, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE, MM; serta perwakilan dari LLDIKTI Wilayah X dan XVII, BAN PT, LAMDIK, dan sejumlah pemimpin perguruan tinggi swasta (PTS).

UISU berhasil meraih penghargaan dalam tujuh kategori, membuktikan konsistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Sumatera Utara. Berikut daftar penghargaan yang diraih:

  • Silver Winner, dalam Anugerah kerjasama LLDIKTI Wilayah I tahun 2025 kategori Perguruan Tinggi dengan Kerjasama Terbaik bentuk Perguruan Tinggi Universitas.
  • Silver Winner, dalam Anugerah LLDIKTI Wilayah I Tahun 2025 kategori: Perguan Tinggi dengan Usul Pembukaan Prodi Direkomendasi Terbanyak Tahun 2024.
  • Silver Winner, dalam Anugerah Jabatan Fungsional Dosen LLDIKTI Wilayah I Tahun 2025 kategori PTS dengan Pencapaian Lektor Kepala Terbanyak Tahun 2024 bentuk Perguruan Tinggi Universitas.
  • Silver Winner, dalam Anugerah Jabatan Fungsional Dosen LLDIKTI Wilayah I Tahun 2025 Kategori PTS dengan Pencapaian Guru Besar Terbanyak Tahun 2024 bentuk Perguruan Tinggi Universitas.
  • Silver Winner, dalam Anugerah Akademik dan Kemahasiswaan kategori: Penerima Program Kreativitas Mahasiswa Terbanyak Dirjen DIKTI Direktorat Pembelajaran & Kemahasiswaan Terbanyak di Tahun 2024.
  • Silver Winner, dalam Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah I Tahun 2025 kategori Humas PTS dengan Kolaborasi Peliputan Terbaik bentuk Perguruan Tinggi Universitas.
  • Bronze Winner, dalam Anugerah Pelaporan PDDIKTI Kategori: Pelaporan PDDIKTI Periode 2023/2024 TErbaik.

Rektor UISU, Prof. Dr. Safrida, SE, M.SI, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika UISU dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa UISU terus berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, serta mendorong inovasi dalam pembelajaran dan penelitian," ujar Safrida.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan UISU yang terus berupaya meningkatkan standar akademik dan administratif universitas.

Dengan pencapaian ini, UISU semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka di Sumatera Utara. Ke depan, UISU akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kerja sama strategis, serta mendorong inovasi akademik guna memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia industri.

Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi UISU untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang berkualitas, kompetitif, serta siap menghadapi tantangan global.

Label:

Dua Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Gido Nias

disrupsi.id - Nias | Peristiwa naas menimpa dua pelajar yang tengah PKL (Praktik Kerja Lapangan) di Kabupaten Nias, Sumatra Utara (Sumut). Keduanya FL (15) dan JW (15) ditemukan tewas tenggelam di Sungai Gido, Desa Lewuoguru 1, Kecamatan Somolo Molo.

Kasi Humas Polres Nias, Aipda Motivasi Gea mengatakan peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (24/2/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa itu dilaporkan ke polisi sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kejadian bermula saat korban FL berpamitan kepada keluarganya untuk mengikuti PKL di Kelompok Tani KWT Melati, Desa Lewuoguru 1. Kemudian FL bersama korban JW dan tujuh teman lainnya tiba di lokasi PKL sekitar pukul 08.00 WIB," ujarnya, Selasa (25/2/2025).

Kemudian mereka mulai bekerja di lahan pertanian sejak pukul 10.30 WIB hingga istirahat makan siang pukul 12.30 WIB. Lalu sekitar pukul 14.15 WIB, korban JW mengajak teman-temannya pergi mandi di Sungai Gido, yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kerja. 

"Awalnya, mereka bermain air di bawah Jembatan Gido, namun karena kedalaman air hanya sebatas paha, mereka berpindah ke bagian sungai yang lebih dalam," urainya.

Saat berada di lokasi baru, JW terlebih dahulu masuk ke air, namun tiba-tiba mengalami kesulitan dan mulai tenggelam. Melihat kejadian tersebut, FL langsung melompat ke sungai untuk menolong JW. Namun, keduanya tidak bisa berenang sehingga turut tenggelam.

"Beberapa teman mereka mencoba menolong, tetapi karena tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, mereka pun hampir ikut tenggelam. Lalu saksi SG segera berlari mencari bantuan," sebutnya.

Warga yang mendapatkan informasi itu segera melakukan pencarian korban pada pukul 15.00 WIB. Korban FL ditemukan pertama kali di kedalaman sekitar tiga meter oleh warga. Sementara korban JW ditemukan di lokasi yang berdekatan. 

"Tim medis dari Puskesmas Somolo Molo sempat memberikan pertolongan pertama, namun kedua korban tidak dapat diselamatkan," pungkasnya.

Aipda Motivasi Gea menambahkan personel Polsek Gido telah melakukan olah TKP dan wawancara dengan para saksi juga mengidentifikasi kedua jasad korban. Selain itu tim medis telah melakukan visum.

"Pihak keluarga korban telah menandatangani surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi. Pihak keluarga membuat surat pernyataan bahwa kematian korban bukan tindak pidana dan tidak menuntut kepada pihak manapun. Oleh karena itu kedua jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," paparnya. (*)


Label:

PLN Sumut Gelar Pemeriksaan Peralatan dan Personel Jelang Ramadan

disrupsi.id - Medan | PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar kegiatan pengecekan kesiapsiagaan peralatan dan personel menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini untuk memastikan seluruh peralatan dan personel siap menghadapi pekerjaan dengan aman, cepat, dan andal. 

Gelar peralatan dan personel dipimpin Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Sumatera Utara, Donny Adriansyah, di Lapangan Astaka, Pancing, Selasa (25/2/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 1.336 personel dari 26 perusahaan mitra terkontrak.

Menurut Donny Adriansyah, pengecekan peralatan adalah tahap yang sangat penting untuk memastikan bahwa semua perangkat berfungsi secara optimal. Hal ini akan mendukung kelancaran pekerjaan dan mencegah gangguan yang dapat mengganggu layanan. 

"Pengecekan peralatan kerja merupakan langkah penting untuk memastikan semua perangkat berfungsi optimal, agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman dan efisien," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumut, Agus Kuswardoyo, menekankan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap tugas yang dijalankan. Ia mengingatkan semua personel untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri (APD) selama bekerja

"Penggunaan alat pelindung diri (APD) adalah kewajiban yang tidak boleh dilupakan dan harus menjadi budaya yang diterapkan dalam setiap kegiatan operasional PLN," tuturnya.

Agus Kuswardoyo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja PLN yang terus mengutamakan pemenuhan Service Level Agreement (SLA) serta menjunjung tinggi budaya keselamatan. 

"Kami berharap kegiatan gelar peralatan dan personel ini semakin memperkuat sinergi antara PLN dan mitra kerja, serta mempersiapkan operasional dengan lebih baik dalam menghadapi tantangan dan memastikan pelayanan yang maksimal selama bulan Ramadan," tambahnya.

Dengan kegiatan ini, PLN UID Sumut berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh tim dalam memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat selama Ramadan dan seterusnya, serta memperkuat komitmen dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan di masa depan. (*)



Label:

Ahmad Fauzan: Dorong Good Governance, Kepala Daerah Wajib Utamakan Seleksi Pejabat Berbasis Meritokrasi

Ahmad Fauzan: "Dorong Good Governance, Kepala Daerah Wajib Utamakan Seleksi Pejabat Berbasis Meritokrasi"
Ahmad Fauzan, S.Sos., M.Si.

Disrupsi.id, Medan – Dalam dinamika pemerintahan yang semakin kompleks, percepatan reformasi birokrasi menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik (good governance). Kepala daerah yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo diharapkan segera melakukan perubahan dalam pemilihan Pejabat Tinggi Pratama dengan menerapkan prinsip transparansi dan keadilan.

Menurut Sekretaris Pusat Kajian Kebijakan Publik Sumut, Ahmad Fauzan, S.Sos., M.Si., seleksi jabatan eselon III hingga eselon II di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi sebaiknya dilakukan melalui ujian kompetensi terbuka. Langkah ini akan memastikan bahwa seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi syarat bisa mendapatkan kesempatan yang adil berdasarkan kemampuan mereka, bukan sekadar faktor jaringan atau latar belakang pendidikan.

Fauzan menyoroti praktik lama di mana jabatan teknis di daerah sering kali dianggap sebagai jatah alumni sekolah kedinasan tertentu, sehingga lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seolah-olah tidak memiliki kompetensi yang cukup. Ia menilai sistem ini tidak mencerminkan prinsip meritokrasi yang sebenarnya dan dapat menghambat peningkatan kualitas birokrasi daerah.

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar Seleksi Jabatan Jalur Undangan dan Tertutup (SJ2UT) tidak lagi digunakan dalam pengisian jabatan tinggi pratama. Sebaliknya, model seleksi berbasis kompetensi terbuka harus diterapkan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi aparatur sipil negara yang memenuhi syarat dan memiliki kapabilitas terbaik.

Implementasi seleksi terbuka berbasis kompetensi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan publik. Dengan menempatkan pejabat yang benar-benar kompeten, kepala daerah akan lebih mudah menjalankan program pembangunan daerah sesuai dengan visi dan misinya.

Selain itu, transparansi dalam proses seleksi juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dari aparatur yang kompeten dan profesional, bukan sekadar pejabat yang dipilih berdasarkan kedekatan dengan jaringan tertentu.

Jika seleksi terbuka ini diterapkan secara konsisten, maka tata kelola pemerintahan di daerah dapat lebih profesional, akuntabel, dan efisien. Fauzan berharap para kepala daerah yang baru dilantik dapat segera mengambil langkah konkret dalam reformasi birokrasi ini guna menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Pemilihan pejabat yang berkualitas akan menjadi pondasi utama bagi keberhasilan pemerintahan daerah. Oleh karena itu, prinsip good governance harus benar-benar ditegakkan dalam setiap proses seleksi jabatan," tegas Fauzan.

"Dengan penerapan sistem seleksi yang lebih transparan dan berbasis kompetensi, diharapkan reformasi birokrasi dapat berjalan lebih cepat dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat secara luas" tutupnya.

Label:

GRAS dan PALH SMAN 2 Medan Hadiri Seminar Nasional Bela Negara: Upaya Konservasi Berbasis Teknologi

GRAS dan PALH SMAN 2 Medan Hadiri Seminar Nasional: Konservasi Berbasis Teknologi untuk Bela Negara


Disrupsi.id, Medan - Bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat militer, tetapi juga seluruh warga negara, termasuk dalam melindungi kekayaan alam Indonesia. Dengan meningkatnya ancaman terhadap satwa liar, hutan, dan wilayah kelautan, diperlukan sistem perlindungan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak. Dalam rangka memperkuat upaya ini, Yayasan Naluri Fauna Indonesia (Nafas) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan serta Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara menyelenggarakan Seminar Nasional Bela Negara 2025. Acara ini berlangsung secara luring di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, serta daring melalui Zoom pada Kamis (20/2/2025).

Seminar ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, serta pembacaan kode etik pencinta alam. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Rayon 1 Mapala PTMSI Nasrul Maulana, Ketua Yayasan Naluri Fauna Indonesia (Nafas) Badar Johan, serta Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Sumut Hamdan Sukrawi, ST., MT. Seminar resmi dibuka oleh Direktur Konservasi Kawasan, Sapto Aji Prabowo, S.Hut., M.Si., yang menegaskan bahwa konservasi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Ketua Yayasan Nafas, Badar Johan, menyampaikan bahwa seminar ini mengusung tema "Peran Teknologi Smart Patrol, Pemetaan, dan Sistem Perlindungan Terintegrasi dalam Upaya Konservasi bagi Mahasiswa dan Komunitas Pencinta Alam di Seluruh Indonesia". Dengan keterlibatan berbagai elemen, termasuk akademisi, organisasi lingkungan, dan mahasiswa, diharapkan semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam.

Dukungan dan Partisipasi Berbagai Lembaga

Acara ini mendapat dukungan dari berbagai organisasi konservasi, seperti TFCA Sumatera, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Yayasan Pesona Tropis Alam Indonesia (PETAI), Forum Harimau Kita, Forum Orangutan Indonesia (FORINA), Recyclo, The Wildlife Whisperer of Sumatera, Forum Konservasi Gajah Indonesia, dan Sumatera Tropical Forest Journalism. Lebih dari 150 peserta hadir, baik secara langsung maupun daring, termasuk dari Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS), Kader Konservasi Alam, Mapala Umsu, serta Sispala PALH SMAN 2 Medan.

Seminar ini menghadirkan berbagai pemateri berpengalaman, di antaranya Kepala Sub Direktorat Pengendalian Pengelolaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE, Dian Risdianto, S.P., M.Si., Wakil Ketua Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI), Wisnu Sukmantoro, dan Program Manager FORINA, Fajar Saputra. Mereka membahas berbagai aspek konservasi, mulai dari peran pencinta alam, keanekaragaman hayati, hingga pemanfaatan teknologi modern seperti Global Position System (GPS), Sistem Informasi Geografis (GIS), Penginderaan Jauh, dan SMART Patrol.

Dalam sesi pertama, Wisnu Sukmantoro menjelaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam upaya konservasi. Riset dan penjagaan kawasan menjadi dua elemen penting dalam memastikan keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, Dian Risdianto menyoroti tiga prinsip utama konservasi, yaitu perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati, serta pemanfaatan sumber daya secara lestari.

Pada sesi kedua, Fajar Saputra membahas peran pemetaan digital dalam konservasi, yang kini telah berkembang pesat dengan berbagai teknologi mutakhir. Data pemetaan ini dapat digunakan untuk evaluasi zona taman nasional, identifikasi area prioritas, serta pemantauan ekowisata dan restorasi hutan. Muhammad Asad turut menjelaskan bagaimana Platform SMART Patrol dapat membantu konservasionis dalam mengelola dan melindungi satwa liar dengan cara yang lebih efisien.

Sementara itu, Heri Pasiman memaparkan sistem Integrated Protection System (IPS) yang memungkinkan respons cepat terhadap ancaman terhadap satwa liar dan ekosistem. Sistem ini mengintegrasikan berbagai teknologi dan metode pengamanan untuk meningkatkan efektivitas perlindungan alam.

Diskusi dan Peran Generasi Muda dalam Konservasi

Sebagai penanggap, Dr. Ir. Wiratno, M.Sc. menekankan bahwa data yang diperoleh dari berbagai teknologi tidak akan efektif jika tidak diterapkan dengan baik oleh pemangku kebijakan. Oleh karena itu, kolaborasi antara akademisi, komunitas, dan pemerintah sangat diperlukan agar konservasi dapat berjalan optimal. Sementara itu, Dr. Noviar Andayani, M.Sc. menambahkan bahwa selain teknologi, peran manusia tetap menjadi faktor utama dalam keberhasilan konservasi. Mahasiswa dan kelompok pencinta alam dianggap sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan upaya perlindungan lingkungan.

GRAS dan PALH SMAN 2 Medan Hadiri Seminar Nasional: Konservasi Berbasis Teknologi untuk Bela Negara
Perwakilan GRAS, PALH SMAN2 Medan foto bersama peserta dan narasumber Seminar Nasional Bela Negara Upaya Konservasi Berbasis Teknologi Tahun 2025. (Foto by : Yayasan Nafas)


Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian suvenir berupa tumblr unik bagi peserta terpilih. Salah satu peserta, Nurhabli Ridwan dari GRAS, menyampaikan apresiasinya terhadap seminar ini. Ia menegaskan bahwa generasi muda harus aktif dalam kegiatan lingkungan hidup dan kehutanan sebagai bagian dari bela negara. Ia juga berharap seminar ini dapat berlanjut ke praktek lapangan patroli hutan, agar ilmu yang diperoleh bisa langsung diterapkan di lapangan.

Konservasi Berbasis Teknologi untuk Masa Depan

Seminar Nasional Bela Negara 2025 ini menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam konservasi sumber daya alam. Dengan pemanfaatan pemetaan digital, SMART Patrol, serta sistem perlindungan terintegrasi, upaya konservasi bisa menjadi lebih efektif. Namun, keberhasilan dalam menjaga lingkungan tetap bergantung pada komitmen dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk akademisi, pemerintah, serta komunitas pencinta alam. Dengan adanya keterlibatan aktif generasi muda, masa depan konservasi di Indonesia diharapkan semakin cerah.

Kontributor : Nurhabli Ridwan ( GRAS / Kader Konservasi Alam ) 087868871082

Label:

Senin, 24 Februari 2025

Wakil Wali Kota Medan Nilai Pelayanan - Fasilitas di RSUD Dr. Pirngadi Tak Layak

Wakil Wali Kota Medan Nilai Pelayanan - Fasilitas di RSUD Dr. Pirngadi Tak Layak



disrupsi.id - Medan | Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, melakukan peninjauan ke RSUD Dr. Pirngadi Medan, Senin (24/2/2025). Peninjauan ini dilakukan guna melihat kondisi pelayanan di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.

Zakiyuddin Harahap didampingi Kadis Kesehatan Yudha Setiawan dan Dirut RSUD Dr Pirngadi Medan, Suhartono langsung meninjau ruangan IGD. Di ruangan itu, Zakiyuddin menemukan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang ada termasuk kamar mandi pasien ternyata kurang layak.

Dari IGD Zakiyuddin dan rombongan naik ke lantai 4 guna melihat ruangan ICU.  Di tempat tersebut lagi lagi Zakiyuddin melihat kondisi ruangan yang bocor. Dia langsung meminta manejemen rumah sakit untuk memperbaikinya agar kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

Tidak hanya melihat ruangan IGD dan ICU, Zakiyuddin juga melihat ruangan rawat inap kelas III di lantai 5. Di ruangan itu, Zakiyuddin menyempatkan menyapa dan berbincang dengan pasien dan keluarga pasien. 

Selanjutnya Zakiyuddin melihat ruangan kerja jajaran RSUD Dr Pirngadi yang berada di lantai 8. Dari peninjauan tersebut, beberapa kekurangan rumah sakit menjadi catatan untuk diperbaiki ke depannya.

Zakiyuddin menegaskan, peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmennya untuk membenahi rumah sakit agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik. Apalagi dirinya berencana akan berkantor di RSUD Dr Pirngadi.

"Peninjauan ini dilakukan sesuai dengan visi dan misi saya tentang kesehatan dan pendidikan. Saya juga pernah menyampaikan saat kampanye bahwa saya akan berkantor di Pirngadi. Insyaallah kita akan berbenah, bukan berarti rumah sakit ini tidak baik, tetapi akan kita buat lebih baik lagi," kata Zakiyuddin.

Menurut Zakiyuddin, beberapa aspek menjadi sorotan yang membutuhkan perhatian khusus terutama kebersihan dan kondisi fasilitas rumah sakit. Sebab kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada kesadaran tenaga medis dan masyarakat.

"Kebersihan bukan soal uang, tetapi kemauan. Perawat, dokter, dan semua pihak harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan. Ini harus diajarkan kepada masyarakat. Walaupun kelas tiga, bukan berarti bisa seenaknya. Kebersihan wajib di semua kelas," ujar Zakiyuddin.

Ditambahkan Zakiyuddin, beberapa masalah yang perlu segera diperbaiki, seperti kebocoran ruangan dan kondisi kamar mandi yang tidak layak. 

"Saat ini yang paling penting itu kebersihan rumah sakit. Masalah anggaran kita pelajari dulu bagaimana cara membenahinya secara bertahap, tapi minimal kebersihan harus segera kita tangani, khususnya kamar mandi," sebutnya.

Ditargetkan Zakiyuddin perbaikan RSUD Dr. Pirngadi akan segera dilakukan, meskipun prosesnya tidak mudah dan membutuhkan waktu. Namun, ia berharap sebelum masa jabatannya berakhir, rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Medan.

"Saya tinjau RSUD Dr Pirngadi ini untuk membangun dan berbenah bersama. Fokus kami adalah perbaikan layanan kesehatan di Kota Medan," ucapnya.

Setelah peninjauan, Zakiyuddin melakukan pertemuan dengan direksi dan jajaran RSUD Dr Pirngadi Medan. Pada pertemuan tersebut Zakiyuddin menekankan agar seluruh pegawai melakukan pembenahan dengan meningkatkan  pelayanan kesehatan.

"Mari kita bersama-sama melakukan pembenahan untuk rumah sakit Dr Pirngadi. Untuk itu saya meminta kepada seluruh jajaran agar dalam diri masing-masing merasa memiliki rumah sakit ini karena dengan begitu  kita akan memberikan pelayanan yang terbaik", pungkasnya. (*)

Label:

Cerdas Menggunakan Paylater: Tips Menghindari Masalah Finansial dan Psikologis

Cerdas Menggunakan Paylater: Tips Menghindari Masalah Finansial dan Psikologis


disrupsi.id - Medan | Layanan Paylater semakin populer, khususnya di kalangan generasi muda, sebagai alternatif pembayaran yang fleksibel. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pertumbuhan tahunan Paylater mencapai 61,90% pada November 2024. 

Menariknya, dari penelitian dari Kredivo dan Katadata Insight Center, sekitar 70,4% pengguna Paylater berasal dari kelompok usia 18 hingga 35 tahun. Sejalan dengan tren tersebut, Disya Arinda, M.Psi., Psikolog Klinis, mengingatkan generasi muda untuk memperhatikan kondisi psikologis sebelum dan saat menggunakan Paylater. 

“Generasi muda cenderung lebih rentan terhadap keputusan impulsif ataupun tren jangka pendek yang dapat mempengaruhi keputusan finansial," ujarnya. 

Sebab tanpa kesiapan dan perencanaan, layanan keuangan apa pun, termasuk Paylater, berisiko disalahgunakan untuk tujuan konsumtif yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kondisi mental yang stabil supaya bisa mendapatkan manfaat semestinya dari penggunaan Paylater.

Selain kondisi psikologis yang tidak stabil, fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan You Only Live Once (YOLO) juga telah memperkuat pola hidup konsumtif masyarakat, terutama generasi muda. Riset yang dilakukan GlobalWebIndex ungkap bahwa 62% individu yang mengalami FOMO merupakan penduduk berusia 16–34 tahun. 

Lebih lanjut, riset lain yang dilakukan oleh OCBC juga mengungkapkan bahwa 80% generasi muda menghabiskan uang untuk mengikuti gaya hidup teman. Penggunaan Paylater yang didorong oleh FOMO dan YOLO secara berulang dapat memicu stres finansial dan pola impulsif yang sulit dikendalikan. 

Secara psikologis, fenomena ini dapat meningkatkan kecemasan dan mengganggu mental well-being. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya mempertimbangkan manfaat sebelum menggunakan Paylater, tetapi juga dampaknya pada kesehatan mental. 

"Tak berhenti di situ, setelah menggunakannya, pengelolaan emosi dan keuangan yang baik juga diperlukan agar dapat bertanggung jawab akan keputusan finansialnya sehingga tidak menjadi pemicu stres jangka panjang," jelas Disya.

Menanggapi fenomena ini, Kredivo, sebagai pelopor layanan Paylater di Indonesia, menekankan komitmennya untuk terus mengedukasi pengguna agar memanfaatkan Paylater dengan bijak, termasuk melalui berbagai inisiatif strategis seperti #AutoMikir dan #AndaiAndaPandai. 

Selain itu, Kredivo mengadopsi prinsip responsible lending dengan memanfaatkan artificial intelligence dalam manajemen risiko. Dengan pendekatan ini, Kredivo menetapkan dan meninjau limit kredit secara berkala sesuai dengan kemampuan bayar pengguna, memastikan layanan dapat digunakan secara bijak tanpa mengganggu cash flow mereka.

Terpisah, Indina Andamari, SVP Marketing & Communications Kredivo menyatakan Kredivo percaya bahwa Paylater adalah instrumen keuangan yang dapat membantu pengguna memenuhi berbagai kebutuhan dan meningkatkan kualitas hidup, bukan sebagai sarana untuk gaya hidup boros dan berlebihan. 

"Dari sisi kami, Kredivo terus berinovasi dan memperluas jangkauan layanan, dengan tetap konsisten memberikan edukasi kepada pengguna dan memperkuat manajemen risiko, untuk memastikan keyakinan kami tersebut dapat selalu terealisasi," ungkapnya.

Pentingnya perhatikan kondisi psikologis sebelum gunakan Paylater

Lalu, bagaimana cara supaya penggunaan Paylater akan memberi dampak positif dan tidak menimbulkan tekanan psikologis? Simak tips dari Kredivo dan Disya Arinda, M.Psi., Psikolog Klinis:

1. Penting untuk punya rasionalisasi dan motivasi yang baik 

Sebelum menggunakan dengan Paylater, penting untuk bertanya pada diri sendiri: “Apakah ini benar-benar diperlukan? Mampukah saya melunasi cicilannya? Apakah Paylater akan membantu mengelola cash flow atau justru membuat semakin boros?” 

Proses ini penting supaya setiap penggunaan Paylater didasari atas rasionalitas yang baik dan disertai kesadaran akan manfaat serta risiko yang mungkin timbul.

2. Motivasi saja tidak cukup, kondisi mental pun harus stabil sebelum memanfaatkan Paylater

Saat stres, seseorang cenderung fokus pada solusi jangka pendek. Oleh karena itu, hindari menggunakan Paylater saat kondisi psikologis tidak stabil, karena dapat mengaburkan penilaian risiko dan mendorong penggunaan yang impulsif dan berlebihan. Apabila pada akhirnya kesulitan membayar tagihan, hal ini justru bisa menambah stres atau bahkan berisiko mengalami depresi di kemudian hari.

Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap sehat mental setelah pakai Paylater. Berikut tips nya:

1. Kelola limit Paylater dengan bijak dan terkontrol

Penggunaan Paylater secara bijak dan terkontrol setiap bulan dapat membantu menjaga cash flow dan meningkatkan skor kredit. Namun, jika digunakan berlebihan dalam satu waktu, hal ini bisa memberi ilusi kemudahan dalam berbelanja tanpa pertimbangan matang, yang berisiko memicu gagal bayar jika tidak didukung kondisi finansial yang stabil.

2. Pengguna Paylater punya kewajiban untuk membayar tagihan setelah memakainya

Meskipun Paylater memungkinan pengguna mendapatkan barang atau layanan sebelum membayar, namun kewajiban membayar tetap berlaku sesuai skema yang dipilih. Jika sengaja melakukan gagal bayar (galbay), pengguna justru dirugikan karena skor kredit di SLIK OJK bisa menurun dan tidak dapat mengambil kredit jenis apapun di kemudian hari.

Tak hanya Paylater, Disya menekankan bahwa dampak baik atau buruk dari layanan keuangan bergantung pada keputusan masing-masing individu. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus mengedukasi diri sendiri tentang risiko dan manfaat dari sebuah layanan pembiayaan. 

“Seringkali saat sedang terdesak atau ‘BU’ (Butuh Uang), kita ingin segera mengambil keputusan. Padahal, keputusan yang diambil dalam kepanikan bisa berdampak negatif secara finansial maupun psikologis," terangnya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk lebih sadar sepenuhnya atau mindful ketika menggunakan layanan pembiayaan, supaya tidak menambah tekanan di kemudian hari.

Lebih lanjut, seluruh layanan finansial pada dasarnya seperti pedang bermata dua dan memiliki risikonya masing-masing. Dalam hal ini, layanan pembiayaan dapat memberikan solusi finansial yang membantu pengguna dalam memenuhi berbagai kebutuhan. 

Namun, juga berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila tidak digunakan secara bijak dan tanpa mempertimbangkan aspek psikologis. 

"Dengan mempertimbangkan faktor psikologis, pengguna dapat menilai sejauh mana mereka benar-benar membutuhkan layanan ini, sehingga dapat mencegah beban finansial serta dampak psikologis. Pemahaman ini yang juga terus kami dorong di masyarakat,” imbuh Indina. (*)

Label:

Kapolres - Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Diperiksa Usai Diduga Terima Setoran dari Bandar

disrupsi.id - Medan | Propam Polda Sumut memeriksa Kapolres hingga Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu. Pemeriksaan itu berkaitan dengan 'nyanyian' bandar narkoba bernama Endar Muda Siregar yang diduga memberikan setoran bulanan kepada oknum polisi di Polres Labuhanbatu.

"Mulai dari Kasat Narkoba dan Kapolresnya kita periksa, apakah benar atau tidak. Jadi itu nanti berdasarkan fakta-fakta penyidikan," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Senin (24/2/2025). 

Irjen Pol Whisnu memastikan tidak akan menutupi hasil pemeriksaan tersebut. Ia akan memberikan tindakan tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah. 

"Jadi, tidak kita tutupi, pokoknya kalau anggota saya salah , saya tindak. Kalau anggota benar jangan dong. Kita komitmen, sederhana pikiran saya. Salah tindak, kalau benar jangan," tegas Whisnu.

Diketahui, pernyataan terdakwa kasus narkoba bernama Endar Muda Siregar alias Endar viral di media sosial. Endar mengaku menyetor uang Rp 160 juta setiap bulan ke oknum polisi di Polres Labuhanbatu.

Dalam sebuah video yang beredar, Endar mengklaim bahwa ia memberikan uang kepada pejabat Polres Labuhanbatu dengan rincian Rp 80 juta, untuk kasat dan Kanit masing - masing Rp 20 juta dan Rp 8 juta untuk tim.

Endar juga meminta Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelidiki keterlibatan aparat kepolisian dalam dugaan penerimaan uang tersebut. 

Penangkapan Endar merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, yang melibatkan tersangka lain, yakni Muhammad Ridwan alias Duan, Khoiruddin Dalimunthe alias Ulam, dan Asil. Berdasarkan keterangan para tersangka, narkotika jenis sabu yang mereka miliki diperoleh dari Endar.

Endar sendiri telah divonis 7 tahun penjara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri  Labuhanbatu Nomor 759/Pid.Sus/2024, yang dikeluarkan pada 15 Januari 2025. (*)

Label: