Rabu, 30 Juli 2025

Ingin Mulai Investasi Saham? Kenali Perusahaan Tercatat di BEI


disrupsi.id - Medan | Di balik pergerakan grafik saham dan simbol-simbol kode di layar perdagangan, terdapat kisah nyata dari ratusan perusahaan yang menjalankan bisnis riil di Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini dikenal sebagai Perusahaan Tercatat, yaitu entitas bisnis yang telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan membuka kesempatan bagi publik untuk menjadi bagian dari kepemilikannya.

Perusahaan Tercatat merupakan komponen krusial dalam sistem pasar modal Indonesia. Mereka berasal dari berbagai sektor industri dari energi, keuangan, hingga teknologi dan beragam skala usaha.

Memahami karakteristik dan klasifikasi Perusahaan Tercatat sangat penting bagi calon investor yang ingin membuat keputusan investasi cerdas dan bertanggung jawab. Pasalnya, membeli saham berarti membeli kepemilikan dalam sebuah perusahaan, bukan sekadar bertransaksi angka di bursa.

Untuk memudahkan pemahaman, BEI telah mengelompokkan Perusahaan Tercatat ini ke dalam dua belas sektor industri utama. Pengelompokan ini dinamakan IDX Industrial Classification (IDX-IC), yang mulai diterapkan pada awal tahun 2021.

"Klasifikasi ini bukan sekadar administratif, melainkan alat penting bagi investor untuk membaca arah pertumbuhan bisnis di Indonesia. Informasi mengenai IDX-IC, dapat investor akses melalui website BEI www.idx.co.id/id/produk/saham/," kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintor Nasution.

Menurut Pintor sektor energi, menaungi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam eksplorasi, produksi, dan distribusi sumber daya energi seperti minyak, gas, serta energi terbarukan.

"Di sektor ini, kita mengenal nama-nama besar yang berperan penting dalam menyediakan energi untuk negeri. Di sisi lain, sektor bahan baku mencakup industri dasar seperti pertambangan logam, semen, dan kimia dasar," jelasnya.

Sektor industri berisikan perusahaan-perusahaan manufaktur dan konstruksi yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur strategis. Ada pula sektor barang konsumsi primer, yang berisi perusahaan makanan, minuman, dan kebutuhan pokok sehari-hari.

"Adapun beberapa nama Perusahaan Tercatat pada sektor ini mungkin sudah familiar karena produknya akrab kita konsumsi setiap hari," paparnya.

Sementara itu, sektor barang konsumsi non-primer memuat perusahaan yang menyediakan barang sekunder atau tersier seperti kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga, dan produk gaya hidup.

"Tak kalah penting, sektor kesehatan menjadi penopang dalam masa krisis seperti pandemi, dengan kehadiran rumah sakit, maupun produsen obat-obatan," ungkapnya m

Sektor keuangan merupakan salah satu sektor paling dominan di BEI, karena mencakup berbagai bank, serta perusahaan pembiayaan, asuransi, dan sekuritas. Di sektor ini, stabilitas dan tata kelola perusahaan menjadi sangat penting karena berhubungan langsung dengan kepercayaan publik.

Perusahaan pengembang perumahan, gedung perkantoran, dan kawasan industri tergolong dalam sektor properti dan real estate. Sementara itu, sektor teknologi mulai menunjukkan geliatnya dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan masuknya perusahaan-perusahaan berbasis digital.

"Selain itu, sektor infrastruktur mencakup perusahaan penyedia layanan dasar, yang menghubungkan seluruh Indonesia lewat jaringan komunikasi," urainya.

Di sektor transportasi dan logistik, terdapat perusahaan pelayaran, ekspedisi, dan maskapai penerbangan, yang memastikan pergerakan manusia dan barang tetap berjalan. Sektor terakhir adalah utilitas, yang mencakup penyedia layanan listrik, air, dan gas atau elemen-elemen yang menopang kehidupan modern.

Dari sisi struktur kepemilikan, perusahaan juga memiliki beberapa variasi. Ada perusahaan publik yang dimiliki masyarakat luas melalui sahamnya yang diperdagangkan di BEI.

"Ada juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang walaupun dikuasai negara, namun sebagian sahamnya telah dilepas ke publik. Selain itu, semakin banyak perusahaan swasta, baik lokal maupun multinasional, yang memilih mencatatkan sahamnya di BEI," ucapnya.

Fenomena yang cukup baru yakni masuknya startup digital ke BEI, yang menunjukkan bahwa ekosistem pasar modal semakin inklusif dan dinamis. BEI membagi Perusahaan Tercatat ke dalam empat papan perdagangan yang berbeda. Papan Utama diperuntukkan bagi perusahaan besar yang memiliki rekam jejak panjang, stabilitas keuangan, dan tata kelola yang baik.

"Di sinilah banyak perusahaan dengan fundamental yang baik dan biasanya menjadi pilihan utama investor jangka panjang," pungkasnya.

Ada pula Papan Utama Ekonomi Baru yang memiliki karakter seperti Perusahaan Tercatat pada Papan Utama dengan karakter tambahan pertumbuhan pendapatan yang tinggi dan kegiatan usaha yang menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan jasa yang memiliki kemanfaatan sosial.

"Papan Pengembangan adalah tempat bagi perusahaan yang masih dalam tahap pertumbuhan, namun memiliki prospek dengan tingkat risiko yang lebih tinggi," ucap Pintor.

Terakhir, Papan Akselerasi yakni jalur khusus bagi perusahaan kecil, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta startup yang ingin mengakses pasar modal sebagai sumber pendanaan usahanya dengan proses yang lebih ringan. Papan ini menunjukkan komitmen BEI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dari akar rumput.

"Memahami sektor dan papan pencatatan bukan hanya penting bagi kalangan profesional saja, masyarakat umum yang mulai melirik investasi di pasar modal juga perlu memahami hal tersebut karena akan sangat membantu dalam menyusun strategi dan mengambil keputusan," sebutnya.

Karena dalam investasi, prinsip utama jangan meletakkan semua telur dalam satu keranjang. Artinya, tempatkan dana pada berbagai jenis aset, sektor, dan perusahaan untuk mengurangi dampak jika ada satu aset yang merugi. Investor dapat mengalokasikan dananya ke sektor-sektor yang ia pahami, sesuai tujuan keuangannya dan profil risikonya.

Lebih dari sekadar angka dan grafik, Perusahaan Tercatat ini adalah wajah dari ekonomi Indonesia. Mereka menciptakan nilai, lapangan kerja, dan inovasi. Dengan menjadi bagian dari pasar modal, masyarakat tidak hanya berinvestasi untuk keuntungan pribadi, tetapi juga ikut serta dalam membangun negeri.

"Investasi yang cerdas dimulai dari pemahaman yang utuh. Maka, mengenali siapa saja Perusahaan Tercatat di BEI dari sektor mereka, jenis usahanya, hingga papan pencatatannya adalah langkah awal menuju keputusan investasi yang bijak dan bertanggung jawab. Di pasar modal, pengetahuan bukan sekadar kekuatan; ia adalah pelita dalam setiap langkah investasi," bebernya. (*)

Label:

Indosat Pertahankan Profit dan Pacu Transformasi Digital Menuju AI-TechCo di Kuartal II 2025


disrupsi.id - Jakarta|
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH; IDX: ISAT) merilis laporan kinerja keuangan untuk kuartal kedua tahun 2025 dengan hasil yang tetap solid meskipun di tengah tekanan pasar yang fluktuatif. Perusahaan berhasil menjaga profitabilitas, memperluas jaringan infrastruktur digital, serta melanjutkan akselerasi transformasi menjadi perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI-TechCo).

Pada periode ini, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp13,5 triliun, mengalami penurunan marginal sebesar 0,3% dibandingkan kuartal sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh pergeseran tren konsumen dan dinamika persaingan industri. Meski demikian, perusahaan tetap membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar Rp1,024 triliun. EBITDA tercatat mencapai Rp6,4 triliun, dengan margin EBITDA yang solid sebesar 47,6%, mencerminkan pengelolaan operasional dan efisiensi biaya yang berkelanjutan.

Di tengah tantangan industri, Indosat terus mengedepankan efisiensi di seluruh lini operasional. Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) tercatat di angka Rp38.900, yang mengindikasikan tingginya relevansi layanan terhadap kebutuhan pelanggan. Jumlah pelanggan mencapai 95,4 juta, selaras dengan tren konsolidasi SIM di pasar nasional. Sementara itu, trafik data mengalami pertumbuhan 10,3% secara kuartalan, menunjukkan tingginya permintaan layanan digital, termasuk video streaming, media sosial, dan aktivitas e-commerce.

Untuk menjawab permintaan data yang terus meningkat, Indosat menambah lebih dari 15.000 BTS selama paruh pertama 2025, sehingga total BTS 4G yang aktif kini mencapai lebih dari 203.000 unit. Belanja modal (CAPEX) pada periode ini tercatat Rp7,5 triliun, dengan porsi 79% dialokasikan untuk inisiatif peningkatan pengalaman pelanggan. Rasio utang bersih terhadap EBITDA juga tetap sehat di angka 0,49 kali, memperlihatkan kekuatan struktur keuangan perusahaan.

Inisiatif Transformasi Digital: Dari Infrastruktur Hingga Keadilan Akses Teknologi

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemerataan akses teknologi, Indosat meresmikan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura, Papua. Fasilitas ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi AI ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), khususnya dalam sektor pendidikan dan layanan kesehatan. Langkah ini mencerminkan tekad Indosat untuk mendorong transformasi digital yang inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Selain itu, Indosat turut menjadi mitra utama dalam AI Center of Excellence, inisiatif strategis nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Bekerja sama dengan perusahaan teknologi global seperti NVIDIA dan Cisco, pusat inovasi ini difokuskan pada pengembangan ekosistem AI, peningkatan kapabilitas talenta digital lokal, serta mendukung transformasi bisnis menuju era AI.

“Transformasi digital adalah perjalanan jangka panjang. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, kami dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan bisnis sekaligus masa depan digital Indonesia,” ujar Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Pertumbuhan Infrastruktur Digital dan Trafik Data Indosat di Regional Sumatra
Selama enam bulan pertama tahun 2025, wilayah operasional Indosat Ooredoo Hutchison di Sumatra mencatat pertumbuhan positif baik dari sisi infrastruktur jaringan maupun trafik data. Indosat menambah lebih dari 500 BTS baru di berbagai wilayah Sumatra, dengan kontribusi terbesar berasal dari wilayah Sumatra Selatan yang menyumbang sekitar 88% dari total ekspansi site baru.

Selain peningkatan jaringan, trafik layanan data juga mengalami lonjakan signifikan. Di wilayah Central Sumatra, pertumbuhan mencapai 5,3%, sementara South Sumatra mencatat peningkatan hingga 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya penetrasi digital, khususnya konsumsi konten video, transaksi daring, dan interaksi media sosial.

Ke depan, Indosat optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut berkat penguatan jaringan, strategi kolaboratif regional, serta adopsi produk digital yang semakin luas

Label:

Trump Sebut Xi Jinping Ingin Bertemu, Hubungan AS–Tiongkok Menghangat?

Trump Sebut Xi Jinping Ingin Bertemu, Hubungan AS–Tiongkok Menghangat?

Disrupsi.id, Medan - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Presiden Tiongkok Xi Jinping sebagai pihak yang mendorong pertemuan puncak bilateral antara kedua negara. Hal itu ia sampaikan setelah melakukan panggilan telepon resmi dengan Xi — komunikasi publik pertama sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS.

"Xi ingin saya pergi ke sana (Tiongkok), dan dia akan datang ke AS," ujar Trump dalam wawancara eksklusif dengan Breitbart, sambil membanggakan kunjungan kenegaraannya yang sebelumnya disebutnya sebagai “tak tertandingi”. Trump menambahkan bahwa kunjungan kali ini akan menjadi “lebih besar dan lebih baik”.

Meski belum ada jadwal resmi, Trump memperkirakan pertemuan langsung dengan Xi akan digelar sebelum akhir tahun 2025. Padahal sehari sebelumnya, Trump sempat mengatakan bahwa ia "tidak mengharapkan adanya pertemuan apa pun."

Sumber diplomatik di Washington menyebut komunikasi kedua pemimpin berlangsung dalam suasana yang hangat dan produktif. Beberapa isu yang dibahas antara lain perdagangan, keamanan kawasan Indo-Pasifik, dan kestabilan ekonomi global.

Namun, sejumlah pengamat politik internasional mengingatkan agar pernyataan Trump harus ditafsirkan dengan hati-hati. Gaya komunikasinya yang sering berubah, terutama menjelang masa kampanye dan debat publik, membuat banyak pihak menilai pernyataannya sarat kepentingan politik domestik.

Meskipun demikian, kemungkinan pertemuan antara dua pemimpin negara ekonomi terbesar di dunia ini tetap menjadi perhatian serius. Pelaku pasar global dan pengamat geopolitik juga memantau langkah selanjutnya, terutama di tengah isu Taiwan dan sisa ketegangan perang dagang.

Jika benar terwujud, pertemuan tersebut bisa menjadi penanda baru hubungan Washington–Beijing di periode kedua kepemimpinan Trump. (pujo)

Label:

Gempa Dahsyat Magnitudo 8,7 Guncang Rusia, Jepang dan Indonesia Keluarkan Peringatan Tsunami

Gempa Dahsyat Magnitudo 8,7 Guncang Rusia, Jepang dan Indonesia Keluarkan Peringatan Tsunami

Disrupsi.id, Medan – Gempa besar berkekuatan Magnitudo 8,7 mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Selasa (30/7/2025) pukul 12.26 waktu setempat atau 07.26 WIB. Pusat gempa berada di kedalaman 19,3 km, sekitar 126 km tenggara kota Petropavlovsk-Kamchatsky.

Menurut laporan terbaru USGS (United States Geological Survey), magnitudo awal yang dilaporkan sebesar 8,0 direvisi naik menjadi 8,7. Ini menjadikannya sebagai gempa paling kuat dalam beberapa dekade terakhir di wilayah tersebut. Sebelumnya, gempa terbesar dalam 10 tahun terakhir adalah M 7,2 yang terjadi pada 30 Januari 2016.

Japan Meteorological Agency (JMA) mengeluarkan peringatan tsunami dengan potensi gelombang setinggi 3 meter yang bisa menghantam pesisir timur Jepang. Warga di Hokkaido hingga Wakayama diperintahkan untuk segera mengungsi.

Di sisi lain, Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) turut mengeluarkan peringatan untuk beberapa wilayah Pasifik termasuk Hawaii, Alaska, Australia, Guam, dan Mikronesia.

Di Kamchatka sendiri, tsunami setinggi 3 hingga 4 meter dilaporkan menerjang sejumlah kawasan. Beberapa bangunan dan taman kanak-kanak mengalami kerusakan ringan. Warga di Severo-Kurilsk dievakuasi.

BMKG mengeluarkan status Waspada untuk sejumlah wilayah di Indonesia Timur. Tsunami diperkirakan tidak melebihi 0,5 meter dan dinilai bukan sebagai ancaman serius.

Wilayah yang dipantau antara lain Kepulauan Talaud, Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari, Raja Ampat, Supiori, Biak Numfor, Sorong Utara, Jayapura, dan Sarmi.

BMKG meminta masyarakat tetap waspada, tidak mendekati pantai, dan menghindari penyebaran informasi yang belum diverifikasi. (pujo)

Label: , ,

Kebakaran Hebat Landa Gedung Asrama Haji Medan, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

disrupsi.id - Medan | Kebakaran menghanguskan bangunan di kompleks Asrama Haji Jalan A.H Nasution, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Rabu (30/7/2025). Api melalap Gedung Madinatul Al Munawwarah, yang dikenal sebagai fasilitas penginapan dan aula bagi calon jemaah haji.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.04 WIB ini menyebabkan kerusakan parah pada bangunan lima lantai itu. Meskipun belum diketahui pasti penyebab kebakaran, kerugian awal diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Gedung Madinatul Al Munawwarah merupakan salah satu fasilitas penting di Asrama Haji Medan. Gedung ini biasanya difungsikan sebagai tempat menginap para calon jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Muhammad Yunus, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 12.04 WIB. Sebanyak delapan unit mobil pemadam langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan si jago merah.

"Begitu menerima informasi, petugas segera menuju lokasi kejadian. Delapan unit armada pemadam dikerahkan. Saat ini, proses pendinginan masih berlangsung,” ujar Yunus.

Yunus menambahkan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Tim kepolisian masih melakukan investigasi guna mengetahui sumber api dan pemicu insiden tersebut. Selain itu, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Penyebab dan titik awal api masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sementara itu, tim pemadam tetap melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala,” lanjutnya. (*)


Label: , ,

KPPU Tangani 15 Kasus: Proyek Gedung Kejati hingga Tender Jembatan Sintong


disrupsi.id - Medan | Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui Kantor Wilayah I memaparkan hasil pengawasan dan advokasi persaingan usaha serta pengawasan kemitraan selama Semester I Tahun 2025. Wilayah kerja Kanwil I meliputi Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau.

Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen memperkuat iklim usaha yang sehat dan berkeadilan. Sepanjang paruh pertama tahun ini, sebanyak 15 laporan dugaan pelanggaran persaingan usaha diterima, mencakup beragam sektor strategis.

Salah satu laporan yang mendapat perhatian luas adalah dugaan persekongkolan tender dalam proyek pembangunan Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), yang saat ini masih dalam tahap penelaahan.

Dalam aspek penegakan hukum, KPPU Kanwil I menangani perkara signifikan seperti Kasus Nomor 17/KPPU-L/2024, yang terkait dugaan persekongkolan tender pembangunan Jembatan Sintong di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. 

Empat pelaku usaha dinyatakan melanggar Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Mereka dijatuhi sanksi berupa denda serta dilarang mengikuti lelang proyek konstruksi yang dibiayai APBN dan APBD selama dua tahun di wilayah Riau.

KPPU juga aktif dalam menjaga stabilitas sektor pangan. Bersama Satgas Pangan dan instansi terkait, mereka melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional dan kilang padi di Sumatera Utara, terutama menjelang hari besar keagamaan. Salah satu temuan penting adalah dugaan praktik pengoplosan beras yang kini dalam proses tindak lanjut. 

Di sektor ekonomi digital, survei terhadap 128 pengemudi ojek online di Kota Medan telah dilakukan untuk menggali permasalahan seputar struktur tarif, program promosi, serta transparansi kemitraan antara aplikator dan mitra pengemudi. KPPU juga menjalin komunikasi dengan Dinas Perhubungan serta perusahaan penyedia aplikasi transportasi guna memperkuat pengawasan.

KPPU Kanwil I turut melakukan kajian terhadap pengelolaan pipa transmisi minyak mentah Blok Rokan sebagai bagian dari pengawasan sektor energi. Selain itu, pengawalan atas pelaksanaan program nasional seperti makan bergizi gratis dan koperasi desa Merah Putih terus dilakukan demi mencegah potensi distorsi pasar.

Di bidang advokasi, keberhasilan dicapai melalui mediasi tarif jasa bongkar muat di Pelabuhan Belawan. Melalui fasilitasi KPPU, tercapai kesepakatan antara eksportir karet dan operator pelabuhan yang menghasilkan penurunan tarif serta menyeimbangkan kepentingan pengguna dan penyedia jasa.

“Seluruh upaya ini kami lakukan untuk menciptakan lingkungan persaingan yang sehat, memperkuat pelaku usaha kecil, dan memastikan konsumen mendapat manfaat optimal dari pasar yang kompetitif dan transparan,” ungkap Ridho Pamungkas. (*)

Label:

Selasa, 29 Juli 2025

KPPU Setop Penyelidikan Kasus Lampu Pocong Proyek Bobby Nasution di Medan

disrupsi.id - Medan | Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia menghentikan penyelidikan perkara dugaan persekongkolan tender dalam proyek pengadaan 1.700 unit lampu jalan atau Lampu Pocong di Kota Medan. Proyek Bobby Nasution saat menjabat Wali Kota Medan ini ini sempat menuai polemik.

“Untuk kasus Lampu Pocong, sudah kita tangani dan laporannya dihentikan,” kata Kepala Kantor Wilayah I KPPU Medan, Ridho Pamungkas di Kantor KPPU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (29/7/2025).

Menurut Ridho keputusan menghentikan penyelidikan kasus itu diambil karena nilai proyek tergolong kecil dan pelaksana tender merupakan pelaku usaha kecil. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, pelaku usaha kecil mendapat pengecualian dari sejumlah ketentuan.

“Proyek itu tendernya dipecah-pecah. Per paket bernilai di bawah Rp15 miliar, dan seluruhnya dikerjakan oleh pelaku usaha kecil. Secara hukum, mereka dikecualikan,” jelasnya.

Meski demikian, Ridho mengakui terdapat indikasi pengaturan pemenang dalam proses tender. Namun, karena adanya ketentuan hukum yang mengecualikan pelaku usaha kecil, penyelidikan tidak bisa dilanjutkan ke tahap penegakan hukum.

“Indikasi (persekongkolan) memang ada. Misalnya, ada peserta yang hanya mendaftar di satu paket dan langsung menang. Itu menunjukkan pola pembagian. Tapi karena ada pengecualian, kami tidak bisa proses lebih lanjut,” terangnya.

Ridho menambahkan, KPPU tidak akan meneruskan kasus ini ke aparat penegak hukum. Sebagai gantinya, pihaknya akan melakukan advokasi dan pembinaan kepada panitia pengadaan agar praktik serupa tidak terulang. Ridho juga mengungkapkan keterbatasan sumber daya KPPU dalam menangani seluruh laporan tender, khususnya yang nilainya kecil dan dampaknya tidak signifikan bagi publik.

“Negara memang mendorong pelaku usaha kecil untuk tumbuh lebih dulu. Setelah mereka berkembang dan punya kapasitas, barulah pengawasan bisa dilakukan secara lebih ketat,” ujar Ridho.

Proyek Lampu Pocong merupakan pengadaan 1.700 unit lampu penerangan jalan oleh Pemerintah Kota Medan pada tahun anggaran 2022. Nama 'Lampu Pocong' muncul karena bentuk lampu yang sekilas menyerupai pocong, sehingga menjadi bahan perbincangan publik.

Selain bentuknya yang dianggap tidak lazim, proyek ini juga dikritik karena dianggap tidak efisien dan tidak mendesak, terutama di tengah masa pemulihan ekonomi pascapandemi. Banyak lampu yang dipasang dinilai tidak berfungsi optimal dan dikerjakan secara asal-asalan.

Proyek ini memiliki nilai total lebih dari Rp25 miliar dan dibagi ke dalam beberapa paket pekerjaan dan dimenangkan oleh beberapa perusahaan berbeda. Dugaan persekongkolan muncul karena adanya perusahaan yang hanya mengikuti satu paket, sehingga tidak ada persaingan terbuka antar peserta.

Setelah gelombang kritik dari masyarakat dan berbagai pihak, Pemerintah Kota Medan akhirnya membatalkan kelanjutan proyek ini pada awal 2023. Wali Kota Medan saat itu, Bobby Nasution, menyebut proyek tersebut sebagai proyek gagal (total lost), meski tingkat pelaksanaannya sudah mencapai lebih dari 60 persen.

Kemudian Pemko Medan meminta para kontraktor mengembalikan dana sebesar Rp21 miliar dari pembayaran yang telah dilakukan untuk proyek tersebut. (*)


Label: ,

PLN Icon Plus Tingkatkan Keandalan Jaringan Lewat Patroli dan Penataan Kabel Fiber Optik


disrupsi.id - Medan | Dalam rangka menjaga kualitas layanan dan menjamin kestabilan konektivitas digital, PLN Icon Plus SBU Regional Sumatera Bagian Utara terus memperkuat komitmennya terhadap keandalan infrastruktur dengan melakukan patroli rutin dan penataan kabel fiber optik (FO) di sejumlah titik strategis.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pemeliharaan jaringan telekomunikasi yang menopang layanan digital, baik untuk sektor publik, komersial, maupun pengguna individu. Patroli dan perapihan kabel difokuskan di jalur-jalur padat aktivitas warga, seperti Jalan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur hingga Jalan Marelan, Kecamatan Medan Marelan.

General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Sumatera Bagian Utara, Enrico H Batubara, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari program Penataan dan Pemanfaatan Aset Ketenagalistrikan (P3AK) yang diinisiasi oleh PLN Group secara nasional. Menurutnya, patroli dan penataan kabel secara berkala bertujuan untuk memastikan instalasi berada dalam kondisi aman, sesuai standar teknis, dan bebas dari potensi gangguan layanan.

"Kami berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas, sekaligus memastikan layanan digital tetap optimal tanpa hambatan. Ini adalah bagian dari rutinitas PLN Icon Plus dalam merawat dan meningkatkan keandalan aset jaringan kami," ujar Enrico.

Selain menjaga infrastruktur jaringan tetap aman dan efisien, kegiatan ini juga mendukung penerapan prinsip keselamatan kerja yang ketat. Dalam pelaksanaannya, PLN Icon Plus menurunkan tim gabungan yang terdiri dari teknisi lapangan, pengawas, serta petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersertifikat. Setiap personel dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) dan mengikuti prosedur sesuai dengan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3).


Label:

Hujan Deras Tewaskan Sedikitnya 30 Orang di Pinggiran Utara Beijing

Banjir di Beijing bagian Utara (Jade Gao/AFP/Getty Images)

disrupsi.id - Beijing|
Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari telah menewaskan sedikitnya 30 orang di wilayah pinggiran utara Beijing, menurut laporan media pemerintah Tiongkok pada Selasa. Negara ini kembali menghadapi musim hujan yang mematikan, ditandai dengan curah hujan ekstrem, banjir besar, dan tanah longsor.

Dalam beberapa hari terakhir, badai hujan lebat melanda sebagian besar wilayah utara Tiongkok—wilayah padat penduduk yang menjadi rumah bagi kota-kota metropolitan besar sekaligus kawasan pertanian utama. Penduduk dan mata pencaharian mereka kini semakin rentan terhadap badai musim panas dan banjir yang kian parah, serta gelombang panas dan kekeringan yang ekstrem—tantangan besar bagi pemerintah Tiongkok di tengah krisis iklim yang membuat cuaca ekstrem semakin sering dan intens.

Hujan yang mengguyur semakin deras pada Senin, menewaskan 28 orang di Miyun, daerah pegunungan di timur laut Beijing yang berpenduduk lebih dari setengah juta jiwa. Dua orang lainnya tewas di Yanqing, juga di utara kota tersebut, menurut laporan stasiun televisi pemerintah CCTV.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan banjir berlumpur menyapu permukiman warga, menghanyutkan mobil, merobohkan tiang listrik, dan mengubah jalanan menjadi sungai di Miyun. Puluhan jalan rusak parah, yang berpotensi menyulitkan upaya penyelamatan. Di lebih dari 100 desa kecil yang lebih terpencil, listrik juga padam akibat hujan deras tersebut.

Lebih dari 80.000 orang telah dievakuasi, termasuk sekitar 17.000 orang di Miyun, menurut CCTV. Beberapa warga menceritakan pengalaman mengerikan mereka di media sosial. Seorang perempuan dari sebuah kota kecil di Miyun menulis di Xiaohongshu, (media sosial mirip Instagram di Tiongkok), bahwa ia menghabiskan malam Senin dengan “rasa takut yang luar biasa” saat sungai di dekat rumahnya meluap, membawa pohon, kendaraan, dan puing-puing bangunan.

“Tempat aku dibesarkan hancur dalam semalam. Aku tidak pernah membayangkan kehancuran seperti ini bisa terjadi bahkan di ibu kota Beijing,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa tim pemadam kebakaran tiba pada Selasa pagi untuk melakukan penyelamatan, sementara tim komunikasi masih berupaya memulihkan sinyal telepon di wilayah terpencil tersebut.

Sejumlah warga ikut membantu upaya penyelamatan, menggunakan perahu dan ekskavator untuk mengevakuasi orang-orang yang terperangkap banjir. Seorang pria menyelamatkan 17 orang dengan perahunya, dan pria lain menggunakan ekskavator untuk menyelamatkan lebih dari 80 orang, menurut penuturan warga Miyun kepada CCTV.

Pihak berwenang melepaskan air dari bendungan di Miyun pada Senin setelah aliran puncak banjir mencapai rekor tertinggi 6.550 meter kubik per detik, untuk memberi ruang bagi gelombang air yang masuk, demikian dilaporkan Xinhua.

Beijing mencatat curah hujan rata-rata sekitar 166 milimeter selama beberapa hari terakhir hujan deras, menurut kantor berita Xinhua—angka yang melampaui rata-rata curah hujan bulanan kota tersebut. Curah hujan tertinggi tercatat di Miyun, mencapai 543 mm, hampir menyamai curah hujan tahunan rata-rata Beijing.

Pada Senin, Beijing mengeluarkan peringatan banjir tingkat tertinggi, mengimbau warga untuk menjauhi sungai yang meluap. Observatorium meteorologi kota juga mengeluarkan peringatan merah untuk badai hujan—peringatan tertinggi dalam sistem empat tingkat—yang memperingatkan hujan lebat di malam hari serta “risiko sangat tinggi” terhadap banjir bandang, tanah longsor, dan longsoran lumpur di daerah pegunungan.

Pemerintah memerintahkan penutupan sekolah, lokasi konstruksi, dan tempat wisata di seluruh kota, serta menghentikan operasional penginapan pedesaan dan lokasi berkemah.

Hingga Selasa sore, hujan telah berhenti di pusat kota Beijing, dan banjir mulai surut di daerah pinggiran kota.

Hujan lebat, banjir, dan bencana geologis yang menyertainya telah menyebabkan “banyak korban jiwa dan kerugian harta benda” di Beijing serta provinsi-provinsi utara seperti Hebei, Jilin, dan Shandong, kata Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Senin, menurut CCTV. Xi memerintahkan para pejabat untuk melakukan “segala upaya” dalam mencari dan menyelamatkan korban yang masih hilang, mengevakuasi dan merelokasi warga yang terdampak, serta meminimalkan jumlah korban jiwa semaksimal mungkin.

David Perdue, Duta Besar AS untuk Tiongkok yang baru diangkat, menyampaikan belasungkawa kepada para korban. “Saya sangat sedih mendengar kabar tentang korban jiwa di Tiongkok, termasuk di Beijing, akibat hujan deras. Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada mereka yang kehilangan anggota keluarga dan orang-orang tercinta,” tulisnya di platform media sosial X.

Musibah ini terjadi hanya dua tahun setelah ibu kota Tiongkok diguyur hujan dengan rekor tertinggi yang menewaskan 33 orang. Pada tahun 2023, Beijing mengalami hujan terlebat dalam 140 tahun terakhir, yang memicu banjir bandang hebat di wilayah barat pegunungannya.

Korban Jiwa di Berbagai Wilayah di Cina Utara

Sejumlah provinsi di Cina utara juga melaporkan adanya korban jiwa akibat hujan deras. Di Provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing, tanah longsor menewaskan empat orang dan delapan lainnya masih hilang, menurut laporan media pemerintah pada Senin.

Di provinsi tetangga Shanxi, sebuah bus yang mengangkut 14 orang hilang di dekat sebuah desa pada dini hari Minggu. Otoritas menemukan jenazah salah satu penumpang di hilir sungai dan masih mencari yang lainnya, lapor Xinhua.

Sementara itu, di provinsi pesisir Shandong, banjir bandang menghancurkan 19 rumah di desa-desa kaki bukit pekan lalu, menewaskan dua orang dan membuat 10 lainnya hilang, setelah hujan selama lima jam turun setara dengan curah hujan setengah tahun.

Di Hebei, beberapa warga yang terjebak oleh banjir dan tanah longsor meminta bantuan lewat media sosial. Seorang perempuan dari desa pegunungan Yangjiatai, Kota Chengde, Provinsi Hebei, dekat Miyun, mengatakan kepada CNN bahwa desanya dilanda banjir dan tanah longsor, yang merobohkan rumah, memutus jalan, dan menghilangkan aliran listrik serta sinyal komunikasi.

Ia berhasil keluar dari desa untuk meminta bantuan. “Sebagian besar warga belum dievakuasi—hanya beberapa individu yang bisa keluar untuk berkomunikasi dengan dunia luar dan membawa sedikit bantuan,” katanya. (cnn)

Label:

Gencatan Senjata Baru Berlaku, Tembakan Sudah Terdengar Lagi di Perbatasan Thailand–Kamboja

Gencatan Senjata Baru Berlaku, Tembakan Sudah Terdengar Lagi di Perbatasan Thailand–Kamboja

Disrupsi.id, Medan - Belum genap sehari sejak kesepakatan damai ditandatangani di Kuala Lumpur pada 28 Juli 2025 sore, suara tembakan kembali terdengar di sepanjang perbatasan Thailand dan Kamboja. Insiden ini terjadi pada dini hari, sekitar pukul 03.00 hingga 05.30, hanya beberapa jam setelah gencatan senjata mulai berlaku.

Militer Thailand menyebut sejumlah lokasi di wilayah mereka diserang, termasuk area Ta Kwai Prasat dan Chong Jom Pass di Provinsi Surin, serta wilayah dekat kuil Ta Muen Thom. Serangan juga dikabarkan terjadi di Provinsi Si Sa Ket, mencakup Khao Phra Wiharn (Ta Muen Prasat), Phu Makheua, dan Don Tual Prasat, serta di Chong Bok Pass dan Chong An Ma, wilayah Ubon Ratchathani.

Dikutip dari BangkokPost, pihak militer Thailand menyebut bahwa pasukan Kamboja menggunakan senjata berat seperti artileri, roket, dan tembakan kecil. Tembakan disebut mulai terjadi tepat saat masa tenggang gencatan senjata berakhir pada pukul 00.00, 29 Juli. Militer Thailand mengatakan bahwa mereka membalas serangan karena itu adalah hak mereka untuk membela diri.

Namun, klaim itu dibantah keras oleh pemerintah Kamboja. Kementerian Pertahanan Kamboja menyatakan tidak ada pelanggaran gencatan senjata sejak perjanjian berlaku, dan menegaskan tidak terjadi tembakan di sepanjang garis depan. Hingga kini belum ada verifikasi independen dari pihak ketiga terkait kejadian tersebut.

Kedua negara dijadwalkan melakukan pertemuan militer dan diplomatik pada 29 Juli untuk membahas implementasi gencatan senjata dan mencegah terjadinya eskalasi lanjutan. (pujo)

Label:

Senin, 28 Juli 2025

AS dan China Desak Gencatan Senjata Thailand-Kamboja, Trump Siap Fasilitasi Perdamaian di Malaysia

AS dan China Desak Gencatan Senjata Thailand-Kamboja, Trump Siap Fasilitasi Perdamaian di Malaysia

Disrupsi.id, Medan – Amerika Serikat dan China mendesak penghentian segera konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja yang memanas sejak pekan lalu. Dalam pernyataan resmi pada 24 Juli 2025, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi bentrokan di perbatasan kedua negara. AS juga menuntut perlindungan warga sipil dan penyelesaian damai melalui dialog.

Presiden AS Donald Trump menegaskan sikap kerasnya terhadap kedua negara. Dalam percakapan telepon pada 26 Juli, Trump memperingatkan bahwa jika pertempuran berlanjut, AS akan menghentikan negosiasi dagang dan memberlakukan tarif hingga 36 persen terhadap ekspor Thailand dan Kamboja mulai 1 Agustus.

Sebagai langkah diplomasi, Trump dijadwalkan memfasilitasi pertemuan perdamaian di Selangor, Malaysia, pada 28 Juli 2025. Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan PM sementara Thailand Phumtham Wechayachai telah menyatakan kesediaan hadir untuk membahas gencatan senjata. Mediasi ini akan diselenggarakan oleh Malaysia selaku Ketua ASEAN, dengan dukungan AS dan China.

Sekretaris Negara Marco Rubio mengonfirmasi bahwa tim diplomatik AS telah berada di Malaysia untuk memastikan jalannya perundingan. “Kami ingin konflik ini selesai sesegera mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, China melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, Guo Jiakun, juga mendesak kedua negara untuk menahan diri. Beijing menekankan pentingnya penyelesaian damai melalui dialog, mengingat Thailand dan Kamboja merupakan anggota penting ASEAN dan negara bertetangga yang selama ini bersahabat.

Dalam pernyataan terbaru 27 Juli, China menegaskan tetap bersikap netral, menjalin komunikasi erat dengan kedua belah pihak, dan siap memfasilitasi perundingan baik melalui ASEAN maupun jalur bilateral. Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga telah bertemu dengan Menlu Thailand Maris Sangiampongsa di Kuala Lumpur untuk memperkuat upaya diplomatik.

Di sisi lain, Rusia turut menyuarakan keprihatinan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menegaskan pentingnya menahan diri dan menghindari eskalasi militer. Rusia menyerukan penyelesaian melalui jalur diplomatik dan konsultasi internal ASEAN. Zakharova juga menyinggung bahwa sengketa perbatasan semacam ini merupakan “warisan kolonialisme” yang memerlukan solidaritas regional agar tidak memicu konflik berkepanjangan. (pujo)

Label:

AS Siapkan 33.000 Drone Tempur Berbasis AI untuk Perang di Ukraina

Pentagon Akan Kirim 33.000 Drone Berbasis AI ke Ukraina Sebelum Akhir 2025

Disrupsi.id, Medan – Pentagon dan Auterion, yaitu Perusahaan perangkat lunak drone Amerika-Jerman akan mengirimkan 33.000 unit drone tempur bertenaga kecerdasan buatan (AI-powered drone strike kits) ke Ukraina sebelum akhir 2025. Pengiriman ini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah kontrak perusahaan tersebut.

Mengutip laporan Financial Times, setiap kit dilengkapi mini-komputer Skynode, kamera, dan modul radio yang dapat mengubah drone biasa menjadi sistem serangan otonom. Teknologi ini memberikan sejumlah kemampuan canggih, termasuk pelacakan target bergerak hingga jarak 1 kilometer, ketahanan terhadap gangguan elektronik (anti-jamming), dan kemampuan operasi dalam formasi swarm (sistem swarm AI).

Nilai kontrak ini mencapai hampir USD 50 juta, yang didanai melalui Ukraine Security Assistance Initiative sebagai bagian dari bantuan militer Amerika Serikat. Skala ini 10 kali lebih besar dibanding pengiriman Auterion sebelumnya.

Perangkat Skynode S berfungsi sebagai pusat kendali drone dengan fitur-fitur mutakhir seperti navigasi tanpa GPS melalui teknologi machine vision, selain itu drone dapat menghindari serangan elektronik dan tetap beroperasi dalam formasi swarm yang terkoordinasi. Kemampuannya juga mencakup otomatisasi serangan dengan tingkat akurasi hingga 90 persen, jauh lebih tinggi dibanding metode manual yang hanya mencapai sekitar 20 persen.

Kontrak ini menjadi bagian dari strategi untuk menangkal peningkatan serangan drone Rusia, yang kini berhasil menembus pertahanan udara Ukraina tiga kali lebih sering dibanding sebelumnya. Dengan dukungan teknologi AI, Ukraina diharapkan mampu memperkuat lini pertahanannya menghadapi eskalasi konflik.

Auterion menilai Ukraina sebagai uji coba real-world untuk teknologi perang berbasis AI. Jika berhasil, sistem ini berpotensi diadopsi lebih luas oleh negara-negara NATO dan Eropa di masa depan. (pujo)

Label:

Medan Dilanda Cuaca Ekstrem: Panas Terik Tanpa Hujan

disrupsi.id - Medan | Kota Medan, Sumatra Utara, tengah menghadapi puncak musim kemarau dengan kondisi suhu udara yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Fenomena ini masuk dalam kategori cuaca panas ekstrem seiring dengan tidak turunnya hujan selama lebih dari satu pekan.

Kepala Balai Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho mengatakan beberapa hari terakhir suhu udara di Kota Medan cukup panas, bahkan mencapai 37,8 Celcius berdasarkan data pengamatan di Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika Wilayah I Medan pada 17 Juli 2025.

"Hal yang sama juga tercatat di beberapa stasiun BMKG yang berada di Kota Medan, dimana dengan suhu tersebut sudah masuk dalam kategori ekstrem," kata Hendro kepada CNN Indonesia, Senin (28/7/2025).

Hendro menyebutkan berdasarkan data normal suhu maksimum di Kota Medan yaitu sebesar 33.7C pada bulan Juli dari tahun 2008-2024. Akan tetapi pada Juli 2025, suhu udara cenderung tinggi dan disertai dengan angin yang cukup kencang mencapai hampir 50km/jam. Kondisi ini terjadi karena aktifnya siklon tropis “Wipha” pada 17 Juli 2025.

"Siklon tersebut merupakan sistem yang turut andil dalam mempengaruhi sistem cuaca di Indonesia khususnya di Sumatera Utara," jelasnya.

Menurut Hendro siklon tropis tersebut semakin menjauhi Indonesia, maka wilayah yang kaya uap air semakin menjauh juga, serta di Samudera Hindia sisi barat Sumatera, terlihat propagasi udara yang agak kering bergerak masuk ke wilayah bagian tengah Sumatera dalam beberapa hari terakhir.

"Cuaca hujan juga tidak terjadi di Kota Medan dalam waktu seminggu, yang semakin menambah gerah akibat suhu yang cukup panas," terangnya.

Pada saat ini, tambah Hendro, berdasarkan analisis angin 3000ft, pada umumnya angin bertiup dari arah barat daya di wilayah Sumatera Utara khususnya di wilayah pantai barat, pegunungan dan sebagian lereng timur seperti Langkat, Deli Serdang, Binjai, dan sebagian kota Medan.

"Faktor global suhu muka laut dan anomali cukup hangat yang berpotensi memicu munculnya awan-awan konvektif di Sumatera Utara," terangnya.

Dan dari analisis streamline, lanjut Hendro, terdapat belokan angin di wilayah Sumatera Utara yang turut menambah asupan uap air khususnya di wilayah pantai barat, pegunungan, dan lereng timur Sumatera Utara, seperti Kepulauan Nias, Langkat, Binjai, Deli Serdang, Sebagian kota Medan, Madina, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Humbahas, sebagian Tapanuli Utara.

"Begitu juga dengan kelembapan udara pada lapisan atas yang cukup tinggi, serta labilitas udara yang labil. Hal-hal tersebut memicu potensi pertumbuhan awan hujan dengan intensitas ringan-sedang di wilayah tersebut," paparnya.

Sifat cuaca yang dinamis memungkinkan adanya potensi terjadinya gangguan cuaca di wilayah Sumatera Utara dan dapat menyebabkan kondisi cuaca cukup labil yang dapat berubah sewaktu-waktu.

"Untuk itu, diimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi kondisi cuaca tersebut serta tetap menjaga kesehatan. Selain itu, masyarakat dapat mengupdate informasi cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG untuk mendapatkan informasi terkini mengenai cuaca dan iklim secara nasional," paparnya. (*)


Label:

Kas Hartadi Resmi Latih PSMS Medan, Siap Bangkit di Liga 2


disrupsi.id - Medan | PSMS Medan akhirnya menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia, Arifuddin Maulana Basri.

“Memang belum dirilis resmi, tapi karena sudah ikut kegiatan tim, sulit untuk terus dirahasiakan,” ujar Arifuddin saat diwawancarai, Senin (28/7/2025).

Rekam Jejak Kas Hartadi di Dunia Sepak Bola Indonesia

Kas Hartadi dikenal sebagai sosok pelatih berpengalaman di kancah sepak bola nasional. Pada musim sebelumnya, ia menukangi PSKC Cimahi di Liga 2. Sepanjang kariernya, pria pemegang lisensi AFC Pro ini juga pernah menangani sejumlah tim besar seperti Sriwijaya FC, Persik Kediri, Dewa United, dan PSIM Yogyakarta.

Salah satu pencapaian paling gemilangnya adalah saat membawa Sriwijaya FC menjuarai Indonesia Super League (ISL) pada musim 2011/2012. Hal ini menegaskan kapasitasnya sebagai pelatih yang mampu membangun dan mengelola tim dengan baik di level kompetitif.

Belum Diungkap Durasi Kontrak

Meski sudah dipastikan bergabung, hingga kini belum ada informasi resmi terkait durasi kontrak antara PSMS Medan dan Kas Hartadi. Namun, penunjukan ini menjadi langkah awal penting bagi manajemen PSMS dalam menyusun skuad kompetitif untuk musim mendatang.

PSMS Medan Mulai Bersiap Hadapi Liga 2

Sebelumnya, PSMS sempat dikaitkan dengan beberapa kandidat pelatih seperti Delfi Adri dan Ridwan Saragih. Namun, pilihan akhirnya jatuh kepada Kas Hartadi. Hingga berita ini diturunkan, PSMS masih belum mengumumkan secara lengkap susunan pemain untuk Liga 2 2025/2026. Rekrutmen pelatih ini menjadi sinyal awal bahwa klub berjuluk Ayam Kinantan tengah mempersiapkan diri secara serius untuk kembali bersaing di jalur promosi. (*)

Label:

KPPU: Stok Gabah Langka, Kilang Padi Sumut Kesulitan Produksi Beras

disrupsi.id - Medan | Tim Satgas Pangan Sumut yang terdiri dari KPPU Kanwil I, Satgas Pangan Polda Sumut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, dan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumut melakukan inspeksi mendadak ke dua kilang padi di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Kilang yang disidak adalah Kilang Padi Bintang Jaya dan Kilang Padi Horas. Dari hasil kunjungan, tim menemukan sejumlah persoalan yang berpotensi memengaruhi harga dan ketersediaan beras di pasar, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Kepala KPPU Kanwil I Sumut, Ridho Pamungkas mengatakan Kilang Bintang Jaya yang memproduksi beras premium merek Bintang Jaya dan Lima Bintang mengalami kesulitan dalam memperoleh pasokan gabah. Harga gabah dari Sergai (Serdang Bedagai) telah mencapai Rp8.200/kg, sementara pasokan dari wilayah Aceh dibeli pada kisaran Rp8.400–Rp8.600/kg.

"Akibatnya, harga jual beras medium di kilang ini terpaksa melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Untuk jenis premium, kilang menjual di harga Rp152.000 per karung (25 kg) atau sekitar Rp6.080/kg, sebelum masuk ke rantai distribusi yang lebih panjang," ujarnya, Senin (38/7/2025).

Sementara itu, Kilang Padi Horas yang hanya memproduksi beras jenis medium, menjual produknya di harga mendekati Rp14.000/kg, juga di atas HET yang ditetapkan untuk wilayah Sumatera Utara. Kilang ini juga menyatakan kesuitan memperoleh gabah. Kondisi kilang saat ini belum ada gabah yang diproduksi. Mereka sedang melakukan penjemuran gabah yang mereka beli dari petani di daerah sekitar yang sudah terikat Kerjasama.

“Dari pengamatan kami, masih ditemukan kemasan tanpa label mutu, tanggal produksi, dan alamat produsen. Kami juga mengecek berat isi kemasan, yang meskipun masih dalam toleransi, perlu tetap diawasi. Selain itu, kami imbau masyarakat tidak panik karena pasokan akan kembali normal saat panen raya pertengahan Agustus,” ucapnya.

Ridho juga menyampaikan bahwa KPPU akan terus melakukan pemantauan terhadap struktur pasar dan rantai pasok beras, termasuk perilaku pelaku usaha.

"Kami melihat bahwa kenaikan harga tidak hanya disebabkan oleh faktor pasokan, tetapi juga potensi struktur pasar yang tidak efisien dan praktik distribusi yang menyimpang. Kami mendorong semua pelaku usaha untuk tetap menjaga persaingan yang sehat dan menghindari praktik penahanan pasokan, permainan harga, atau kartel dalam distribusi beras," ujarnya.

Ridho menegaskan KPPU menyoroti perlunya transparansi dalam rantai distribusi, mulai dari penggilingan hingga pedagang besar dan eceran.

"KPPU siap bekerja sama dengan Satgas Pangan untuk mengidentifikasi dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat, khususnya pada rantai distribusi yang mengakibatkan lonjakan harga tanpa dasar wajar," urainya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit I Indagsus Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Edryan Wiguna menekankan pentingnya validasi data stok gabah dan beras, serta penguatan peran Bulog sebagai stabilisator. Pemerintah daerah diminta turut aktif dalam pengawasan distribusi dan rantai pasok, terutama menjelang masa paceklik atau saat tekanan inflasi meningkat.

“Kami telah mengambil sampel beras dari produsen untuk diuji di laboratorium. Beberapa pihak juga sudah kami mintai keterangan. Hasilnya akan kami sampaikan secara terbuka begitu pemeriksaan selesai,” ucap Edryan Wiguna.

Kabid Pengembangan Dalam Negeri & Tertib Niaga Disperindag Sumut, Charles Situmorang memberikan arahan agar produsen melengkapi informasi wajib di kemasan.

"Selain itu, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan Bulog untuk mempercepat penyaluran beras SPHP guna menstabilkan harga," pungkasnya. (*)


Label:

Terciduk Ngebut di Jalan, Mantan Bintang “Harry Potter” Emma Watson Dilarang Mengemudi Selama Enam Bulan

Emma Watson/la derecha diario

disrupsi.id - Inggris|Mantan bintang film Harry Potter, Emma Watson, dilarang mengemudi selama enam bulan setelah tertangkap melanggar batas kecepatan.

Aktris dan aktivis asal Inggris berusia 35 tahun itu diketahui mengemudikan mobil Audi biru miliknya dengan kecepatan 38 mil per jam di zona dengan batas kecepatan 30 mil per jam di Oxford, Inggris, pada malam 31 Juli tahun lalu.

Watson tidak hadir dalam sidang singkat di Pengadilan Magistrat High Wycombe pada Rabu, di mana ia dijatuhi denda sebesar £1.044 ($1.400) dan dicabut hak mengemudinya, menurut laporan PA Media.

Tak lama setelah kasus Watson dibacakan, pengadilan juga mempertimbangkan pelanggaran lalu lintas terpisah yang melibatkan mantan rekan mainnya di Harry Potter, Zoë Wanamaker.

Aktris panggung kawakan yang memerankan wasit Quidditch Madam Hooch dalam film pertama waralaba tersebut, menerima hukuman yang sama seperti Watson setelah tertangkap mengemudi dengan kecepatan 46 mil per jam di zona 40 mil per jam di Berkshire, Inggris tenggara, pada Agustus tahun lalu, menurut laporan PA.

Menurut kantor berita tersebut, kedua aktris sebelumnya sudah memiliki sembilan poin penalti pada surat izin mengemudi mereka sebelum insiden pelanggaran kecepatan terjadi.

Pada Rabu, Hakim Distrik Arvind Sharma menambahkan tiga poin penalti lagi ke surat izin mengemudi mereka untuk pelanggaran terbaru ini, yang secara otomatis memicu larangan mengemudi selama enam bulan sesuai hukum di Inggris.

Awak media telah menghubungi perwakilan Watson untuk meminta komentar. Seorang perwakilan untuk Wanamaker menolak memberikan komentar.

Keputusan yang sejajar ini menandai pertemuan yang menarik antara dua aktris yang kariernya pernah bersinggungan di lorong-lorong Hogwarts, dan kini sama-sama dilarang mengemudi dalam waktu yang bersamaan.

Watson, yang meraih ketenaran global berkat perannya sebagai Hermione Granger dalam delapan film Harry Potter, kini menempuh jalur karier paralel di bidang akademik, perfilman, dan advokasi hak-hak perempuan.

Setelah Harry Potter, ia membintangi sejumlah film ternama termasuk Beauty and the Beast serta Little Women karya Greta Gerwig. (cnn)


Label:

Air Danau Toba Keruh, Bobby Nasution: Kami Tunggu Hasil Lab


disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menanggapi fenomena alam yang menyebabkan air di perairan Danau Toba terlihat keruh dalam beberapa hari terakhir. 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) telah mengambil langkah sigap dengan melakukan pengambilan sampel air untuk dianalisis di laboratorium.

"Kita lagi menunggu hasil lab-nya, hasil penelitian," kata Bobby Nasution, Senin (28/7/2025).

Bobby menjelaskan pihaknya telah berdiskusi dengan sejumlah ahli lingkungan dan hidrologi guna memahami kondisi terkini di kawasan danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara tersebut. 

Salah satu dugaan awal tambah Bobby, penurunan muka air danau, yang bisa memicu perubahan karakteristik air, termasuk tingkat kejernihannya.

"Kemungkinan, salah satu kemungkinan ya, tapi sambil menunggu hasil laboratorium tadi. Kemungkinan karena menurunnya muka air Danau Toba, salah satunya itu," sebutnya.

Ketika ditanya apakah fenomena ini akan memengaruhi proses revalidasi status UNESCO Global Geopark Kaldera Toba, Bobby menegaskan bahwa kondisi ini merupakan bagian dari dinamika alam dan cuaca, bukan karena kesalahan manusia.

"Kita sudah sampaikan kalau ini pengaruh alam, pengaruh cuaca, tentunya ini nggak ada yang bisa disalahkan," ujarnya.

Air Danau Toba terlihat berwarna cokelat. Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu, 20 Juli 2025. Kadis Pariwisata Kabupaten Samosir Tetty Naibaho membenarkan peristiwa itu. Ia mengungkapkan bahwa fenomena keruhnya air di Danau Toba beberapa waktu belakangan ini terjadi lantaran faktor cuaca ekstrem.

Selain itu, menurutnya ada pengaruh juga dari cuaca ekstrem yang terjadi sejak Mei lalu. Air keruh Danau Toba, kata dia, bisa berubah setelah cuaca kembali normal.

"Kalau saya melihat keruhnya air danau disebabkan oleh ombak besar karena angin kencang. Nah, ombak besar ini yang membuat hingga air keruh atau berubah warna," lanjutnya. (*)

Label:

Minggu, 27 Juli 2025

Kereta Api Kisarbu Ekspres Tertemper di Simalungun, KAI Imbau Warga Hindari Perlintasan Liar


disrupsi.id - Simalungun | Kereta api angkutan kosong BBM Kisarbu Ekspres relasi Kisaran – Labuan tertemper mobil minibus di perlintasan liar km 114+5/6 petak jalan Stasiun Lima Puluh – Stasiun Perlanaan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun pada Sabtu (26/7) pukul 15.45 WIB.

Manager Humas KAI Divisi Regional I Sumatera Utara M. As’ad Habibuddin mengatakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut.

”KAI Divre I Sumut menyampaikan duka yang mendalam bagi korban dan keluarga atas insiden ini. Kami mengimbau agar masyarakat tidak melewati perlintasan sebidang liar. Sebab sangat berbahaya dan berpotensi fatal, seperti yang terjadi saat ini,” kata M. As’ad.

Ia melanjutkan, dari kejadian tersebut seluruh kru KA selamat. Peristiwa ini tidak menimbulkan keterlambatan kereta api penumpang. Demi keselamatan bersama, KAI Divre I Sumut akan menutup perlintasan liar tersebut. 

"Masyarakat dipersilakan menggunakan perlintasan resmi yang tersedia palang pintu," paparnya.

As’ad mengingatkan kembali, bahwa seluruh pengguna jalan saat hendak melalui perlintasan sebidang wajib berhenti sejenak dan memastikan tidak ada kereta api yang akan lewat. 

"Kami menekankan agar masyarakat tidak membuat perlintasan sebidang liar karena membahayakan perjalanan kereta api dan masyarakat pengguna jalan," ucap As'ad. (*)


Label:

Tri dan 1.000 Guru Foundation Buka Akses Digital di Daerah Terpencil, Donasi Kuota Capai 1.000 Router Internet

Tri dan 1000 Guru Foundation

disrupsi.id - Medan|
Di tengah tantangan ketimpangan digital yang masih membayangi pendidikan Indonesia, Tri, brand telekomunikasi dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), mengambil langkah nyata untuk memperluas akses internet di wilayah pelosok.

Melalui kampanye sosial bertajuk #MudahnyaKebaikan, yang digelar selama bulan Ramadan 2025 lalu, Tri berhasil menggalang partisipasi pelanggan dalam program Sedekah Kuota — sebuah inisiatif berbasis kolaborasi untuk mendistribusikan koneksi internet ke sekolah-sekolah yang minim fasilitas digital.

Hasil dari kampanye ini cukup mengesankan. Tercatat, sebanyak 375 terabyte (TB) kuota berhasil dikumpulkan dari donasi pelanggan Tri. Kuota ini kemudian dikonversi menjadi 1.000 unit router internet yang kini telah disalurkan ke lebih dari 400 sekolah di daerah tertinggal di seluruh Indonesia. Penyaluran ini dilakukan melalui kemitraan strategis dengan 1.000 Guru Foundation, sebuah organisasi sosial yang telah lama dikenal aktif menggabungkan kegiatan edukasi dan traveling untuk menjangkau anak-anak di wilayah yang belum terjangkau pembangunan secara optimal.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Tri untuk menjembatani kesenjangan digital di Indonesia, yang menurut data terkini, masih menunjukkan ketimpangan serius: sekitar 70 persen pengguna internet berada di perkotaan, sementara hanya 30 persen yang berasal dari wilayah pelosok. Kondisi ini menciptakan hambatan besar bagi pelajar di daerah tertinggal dalam mengakses sumber belajar digital dan peluang teknologi.

Vivek Mehendiratta, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan bahwa akses digital bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

“Akses digital adalah fondasi kemajuan. Dengan inisiatif ini, kami ingin memastikan bahwa manfaat internet bisa dirasakan secara inklusif oleh generasi muda, termasuk di pelosok. Kolaborasi bersama 1.000 Guru Foundation dan dukungan pelanggan Tri membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi jembatan harapan,” ujar Vivek.

Tri dan 1000 Guru Foundation

Ia juga menambahkan bahwa hadirnya koneksi internet bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan bagian dari ekosistem transformasi digital yang berkelanjutan. 

Tri sendiri terus memperkuat komitmennya dengan menghadirkan produk-produk isi ulang Happy yang terjangkau, mulai dari harga Rp5.000, serta jaringan cepat yang mendukung aktivitas digital sehari-hari para pelajar dan generasi muda.

Jemi Ngadiono, pendiri 1.000 Guru Foundation, turut mengapresiasi kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa dampak dari dukungan pelanggan Tri benar-benar terasa langsung oleh anak-anak di daerah terpencil. “Kami sangat antusias bisa terlibat dalam kolaborasi ini. Bersama Tri, kami membuka akses pendidikan yang lebih setara. Ini bukan hanya soal internet, tapi tentang masa depan,” ungkap Jemi.

Melalui program seperti Sedekah Kuota, Tri sekali lagi membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil. Donasi kuota yang dilakukan secara sukarela oleh pelanggan mampu menghidupkan peluang digital baru di ratusan sekolah terpencil. Inisiatif ini juga menjadi bukti bahwa sektor swasta, jika bergerak secara kolaboratif dan inklusif, dapat menjadi katalis perubahan sosial yang berkelanjutan.

Sebagai brand yang dikenal dekat dengan generasi muda, Tri terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk hal-hal yang berdampak positif. Melalui jaringan luas, harga terjangkau, serta kampanye sosial berkesinambungan, Tri tidak hanya menghubungkan orang dengan internet, tetapi juga menghubungkan harapan dengan 
kenyataan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau ikut berpartisipasi dalam kampanye kebaikan digital ini, informasi lengkap tersedia di aplikasi bima+ yang dapat diunduh di Google Play dan App Store, atau kunjungi situs resmi www.tri.co.id/happy dan media sosial @triindonesia.

Label: ,

Krisis Kelaparan Meningkat di Gaza, Bayi Berusia Lima Bulan Meninggal di Pelukan Ibunya

Zainab, meninggal karena kelaparan ekstrim (cnn)

disrupsi.id - Palestina|
Seorang bayi perempuan Palestina berusia lima bulan meninggal akibat malnutrisi parah di pelukan ibunya pada Jumat (25/7) di Gaza. Kepergiannya menambah panjang daftar korban krisis kelaparan yang terus memburuk di wilayah tersebut, meskipun telah memicu kemarahan internasional.

Bayi tersebut bernama Zeinab Abu Halib. Ia meninggal dunia ketika sang ibu, Israa Abu Halib, tengah berjuang membawanya ke rumah sakit di Gaza bagian selatan.

“Zeinab sudah bolak-balik dirawat di rumah sakit selama tiga bulan terakhir,” ujar Israa pada Sabtu, (26/7). “Saya harus berjalan lebih dari 30 menit karena tidak ada kendaraan... Jalan tanahnya sangat panjang, cuaca panas sekali, tapi saya tetap berjalan meskipun saya juga lapar dan tidak punya air.”

Dalam perjalanan yang melelahkan itu, Israa merasakan keanehan dari tubuh anaknya.

“Tiba-tiba saya merasa dia berhenti bergerak dan bernapas; tubuhnya menjadi lebih berat,” katanya dengan suara bergetar. "Saya sudah tidak tahu harus berkata apa lagi. Berapa banyak bayi tak berdosa seperti Zeinab yang harus mati kelaparan agar dunia mau membuka mata?” serunya.

Menurut Dr. Munir al-Boursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Zeinab meninggal karena komplikasi akibat malnutrisi parah.

“Dia dibiarkan merana hingga tubuhnya tinggal kulit membungkus tulang,” tulisnya dalam sebuah unggahan di platform X.

Ia menambahkan bahwa lebih dari 260.000 anak-anak di bawah usia lima tahun di Gaza saat ini menderita malnutrisi.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sebanyak 122 orang telah meninggal akibat malnutrisi sejak konflik dimulai pada tahun 2023, termasuk 83 anak-anak. Mayoritas kematian tersebut terjadi sejak awal Maret, ketika Israel melarang masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Meskipun larangan itu sebagian dicabut pada akhir Mei, organisasi bantuan kemanusiaan menyatakan bahwa volume bantuan yang masuk masih jauh dari cukup. Akibatnya, malnutrisi menyebar luas di kalangan penduduk Gaza, terutama anak-anak dan perempuan.

Organisasi Dokter Lintas Batas (Doctors Without Borders) melaporkan bahwa dalam pemeriksaan yang mereka lakukan pekan lalu, seperempat anak-anak usia 6 bulan hingga 5 tahun serta ibu hamil dan menyusui yang datang ke fasilitas kesehatan mereka mengalami malnutrisi. Mereka juga mencatat bahwa jumlah pasien yang mereka tangani karena malnutrisi telah meningkat empat kali lipat sejak 18 Mei.

Kematian Zeinab menjadi potret tragis dari krisis kemanusiaan yang terus berlangsung. Di balik angka dan statistik, ada nyawa-nyawa kecil yang meregang dalam diam. Dan dunia, hingga kini, masih belum benar-benar bangun. (cnn)

Label: ,

Dua Hektare Ladang Ganja di Madina Dimusnahkan


disrupsi.id - Medan | Ladang ganja seluas dua hektare yang tersembunyi di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara berhasil ditemukan dan dimusnahkan dalam operasi terpadu.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Wadi Sabani. Pemusnahan melibatkan personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut bersama Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut.

Sebanyak 10 personel Brimob Batalyon C yang dipimpin IPDA Andrico P. Sembiring, S.H., turut diperbantukan sebagai pasukan BKO dalam mendampingi tim gabungan menembus medan berat menuju lokasi ladang.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan apel pemberangkatan dari Kantor BNNK Mandailing Natal. Tim bergerak menuju Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan, yang menjadi titik akhir kendaraan sebelum dilanjutkan dengan perjalanan kaki.

Setibanya di desa pukul 09.00 WIB, tim kembali menggelar apel singkat sebelum menyusuri hutan dan perbukitan yang lebat. Sekitar pukul 13.00 WIB, ladang ganja yang diperkirakan seluas dua hektare berhasil ditemukan tersembunyi di balik vegetasi rimbun.

Ribuan batang ganja setinggi hingga dua meter langsung dicabut dan dimusnahkan di lokasi dengan cara dibakar. Proses pemusnahan dilakukan di bawah pengawasan ketat seluruh unsur operasi.

Tim gabungan kemudian menuruni bukit dan tiba kembali di desa pukul 14.00 WIB. Konsolidasi akhir dilakukan pukul 17.30 WIB sebelum personel kembali ke satuan masing-masing.

Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut menyampaikan apresiasi atas profesionalisme seluruh personel. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

"Ini bukan sekadar pemusnahan tanaman ganja. Ini adalah simbol komitmen bersama antara BNN, Polri, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika," tegasnya, Sabtu (26/7/2025).

Keberhasilan operasi ini menegaskan bahwa peredaran narkotika tak akan pernah luput dari pengawasan dan tindakan tegas negara. Diharapkan, langkah ini memberikan efek jera dan mempersempit ruang gerak jaringan narkoba dari daerah terpencil hingga kota besar. (*)

Label:

Kereta Api Tabrak Mobil di Simalungun, 3 Orang Tewas dan 7 Luka

disrupsi.id - Simalungun | Kereta api Kisaran Express menabrak mobil Toyota Calya di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara pada Sabtu (26/7/2025) sore. Dalam insiden ini tiga orang yang merupakan satu keluarga tewas dan tujuh orang lainnya mengalami luka luka.

"Begitu mendapat laporan, kami langsung menggerakkan seluruh kekuatan untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban," kata Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang melalui Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Minggu (27/7/2025).

AKP Very mengatakan peristiwa bermula saat mobil Toyota Calya BK 1721 RZ yang dikemudikan Yusni Marzuki Sinaga (43) membawa sembilan penumpang datang dari Binjai. Kemudian Kereta Api 2803 Kisaran Express yang dikemudikan masinis Hardian S datang dari arah Asahan menuju Medan.

"Pengemudi mobil diduga kurang hati hati saat melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu sehingga tabrakan tak terhindari. Akibat tabrakan mobil Calya terseret sekitar 50 meter dan terlempar ke sebelah kanan rel," jelasnya.

Dalam insiden ini, tiga orang meninggal dunia yakni Siti Marlina (40) dan anaknya M. Alzam (2) dan Zulkifli (30). Sementara pengemudi mobil Yusni Marzuki Sinaga bersama enam penumpang lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban merupakan warga Jalan Gunung Kidul, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

"Seluruh korban merupakan penumpang mobil Toyota Calya. Korban selamat dan meninggal dunia dievakuasi menggunakan Ambulans ke RS Karya Husada" paparnya.

Menurutnya tim penyelidik mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi. Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp75 juta dengan kerusakan parah pada sisi kiri mobil Calya meliputi kaca depan, kaca samping kiri, bumper depan, pintu sebelah kiri, dan ban sebelah kiri. Sementara Kereta Api 2803 Kisaran Express tidak mengalami kerusakan.

"Polisi menetapkan pengemudi mobil Calya sebagai tersangka karena melanggar Pasal 310 ayat (4) UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Perlintasan sebidang tanpa palang pintu memang rawan, tetapi pengendara harus lebih berhati-hati," jelasnya. (*)


Label:

Jumat, 25 Juli 2025

91 Ribu Anak di Sumut Tak Pernah Divaksin, Penyakit Polio Mengintai

disrupsi.id - Medan | Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan angka anak zero-dose atau anak-anak yang belum pernah divaksin imunisasi, pada tahun 2024 sebanyak 91.636 atau 24% dari jumlah total anak-anak Sumut (289.000 jiwa). Tahun 2025 hingga Juli, angka zero-dose ini diprediksi meningkat menjadi 96.806 jiwa.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan melakukan intervensi langsung. Apalagi, data dari Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan kelompok zero-dose ini berisiko tinggi terhadap penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti campak, difteri, polio, dan tetanus.

Ketua TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Sumut Kahiyang Ayu mengatakan intervensi langsung ini dilakukan dengan cara datang langsung ke keluarga yang anaknya yang tergolong zero-dose, memaksimalkan peran Posyandu dan Puskesmas. Untuk itu, perlu kelompok yang bisa mengakses hingga ke unit terkecil masyarakat.

"Di PKK itu kita punya Dasawisma, kelompok terkecil yang bisa menjangkau hingga keluarga, kita akan memaksimalkannya mengatasi zero-dose, selain itu juga memaksimalkan Posyandu,” kata Kahiyang Ayu dalam Rapat Percepatan Penurunan Jumlah Anak Zero-Dose di Kantor Gubernur Sumut, Jum'at (25/7/2025).

Selain dasawisma, Kahiyang Ayu juga mengatakan intervensi ini juga akan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas, serta Non Governmental Organization (NGO). Apalagi, sebagian besar anak yang tergolong zero-dose berada di wilayah-wilayah terpencil.

“Kita tentu perlu mengidentifikasinya terlebih dahulu dan ini membutuhkan resource yang cukup besar karena itu kita bekerja sama dengan komunitas dan juga NGO, apalagi sebagian besar anak-anak kita yang tidak tersentuh vaksin itu ada di wilayah terpencil,” ucap Kahiyang Ayu.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan hingga Juli 2025 diprediksi anak yang tergolong zero-dose menjadi 96.806 jiwa. Sehingga ini perlu menjadi perhatian khusus, karena bisa berdampak besar pada kesehatan masyarakat.

Anak-anak yang tidak divaksin berisiko besar terkena penyakit seperti hepatitis, polio, tuberkulosis, difteri dan lainnya. Dan yang lebih buruknya, penyakit yang sebelumnya sudah bisa diatasi seperti polio, difteri dan lainnya berpotensi kembali muncul.

“Itu yang kita khawatirkan bila semakin banyak anak-anak kita yang tidak divaksin, mereka rentan terkena penyakit dan penyakit-penyakit yang sudah lama bisa kita atas kembali muncul, seperti polio, padahal tahun 2014 kita sudah mendapat sertifikat bebas polio, di 2024 ada kasus polio muncul dan ini mengancam anak-anak lainnya,” tegasnya. (*)


Label: ,

BPS Catat Jumlah Orang Miskin di Sumut Makin Naik, Tembus 1,14 Juta Jiwa

disrupsi.id - Medan | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan dalam enam bulan terakhir. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 mencapai 1,14 juta jiwa, bertambah sekitar 29,3 ribu jiwa dibandingkan September 2024.

"Jumlah penduduk miskin meningkat sebesar 0,17 persen poin, dari 7,19 persen pada September 2024 menjadi 7,36 persen pada Maret 2025. Namun jika dibandingkan dengan Maret 2024, angka ini justru mengalami penurunan 0,63 persen poin,” kata Kepala BPS Sumut Asim Saputra diwakili Statistisi Ahli Utama BPS Sumut, Misfaruddin, Jumat (25/7/2025).

Misfaruddin menyebutkan berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2024 - Maret 2025 jumlah penduduk miskin di perkotaan bertambah sebanyak 12,8 ribu jiwa. Sedangkan di perdesaan bertambah sebanyak 16,6 ribu jiwa.

"Persentase penduduk miskin di wilayah perkotaan tercatat sebesar 7,10 persen, naik 0,09 persen poin dibandingkan September 2024. Sementara di perdesaan, naik sebesar 0,27 persen poin menjadi 7,71 persen," urainya.

Misfaruddin menambahkan BPS juga mencatat garis kemiskinan di Sumut pada Maret 2025 sebesar Rp666.546 per kapita per bulan. Sebagian besar atau 76,49 persen dari garis kemiskinan ini berasal dari komponen makanan.

"Sementara sisanya berasal dari kebutuhan bukan makanan seperti tempat tinggal, listrik, dan pendidikan," sebutnya.

Naiknya jumlah penduduk miskin, tambah Misfaruddin turut dibarengi dengan meningkatnya Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dari 1,084 menjadi 1,126 serta Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) dari 0,246 menjadi 0,263. Kenaikan dua indikator ini mengindikasikan bahwa kesenjangan antarpenduduk miskin semakin besar dan jarak konsumsi mereka terhadap garis kemiskinan makin melebar.

“Artinya, bukan hanya jumlah penduduk miskin yang bertambah, tetapi mereka yang berada dalam kondisi miskin makin sulit keluar dari garis kemiskinan,” papar Misfaruddin.

Menurut Misfaruddin sejumlah faktor yang turut memengaruhi peningkatan angka kemiskinan, antara lain inflasi bahan makanan sebesar 1,54 persen (y-on-y), perlambatan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2025 yang hanya mencapai 4,67 persen, dan belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Selain itu, faktor lain seperti bencana alam di beberapa wilayah dan menurunnya produksi kelapa sawit karena musim trek juga turut berkontribusi terhadap kondisi ini," ungkapnya.

Tak hanya itu, BPS mencatat komoditas makanan penyumbang terbesar garis kemiskinan di Sumut masih didominasi oleh beras, rokok kretek filter, ikan tongkol/tuna/cakalang, telur ayam ras, dan daging ayam ras. Sementara di sektor bukan makanan, pengeluaran terbesar berasal dari biaya perumahan, bensin, listrik, dan pendidikan.

"Peningkatan kemiskinan di Sumatera Utara menjadi alarm penting bagi pemangku kebijakan. Diperlukan intervensi nyata seperti stabilisasi harga bahan pokok, percepatan bantuan sosial yang tepat sasaran, serta pemerataan program gizi nasional," tutupnya. (*)

Label:

Miris! Ribuan Ijazah Anak Medan Tertahan Karena Menunggak Biaya Sekolah

disrupsi.id - Medan | Tercatat 4.000 lebih lulusan SD dan SMP di Kota Medan belum mengambil ijazahnya dalam kurun Tahun 2008 hingga 2024. Ijazah itu tidak diambil lantaran tunggakan biaya pendidikan.

"Pendataan awal menunjukkan terdapat lebih dari 4.000 lulusan SD dan SMP di Kota Medan yang ijazahnya belum diambil," kata Plt. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi, Jumat (25/7/2025).

Prayogi menjelaskan melihat kondisi itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas membuat Program Tebus Ijazah. Program ini langkah konkret untuk membantu menekan angka putus sekolah khususnya di jenjang SD dan SMP.

"Program ini merupakan bentuk perhatian Bapak Wali Kota Rico terhadap anak-anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan atau mencari kerja karena ijazahnya tertahan. Ini bagian dari upaya mendorong akses pendidikan yang lebih adil," jelasnya.

Namun, karena keterbatasan anggaran, Pemko Medan menetapkan kuota bantuan untuk 400 siswa pada Tahun 2025, dengan bantuan maksimal Rp2,5 juta per orang untuk melunasi tunggakan.

"Data calon penerima kemudian diverifikasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Dinas Sosial Kota Medan," paparnya.

Dari hasil verifikasi, tambah Prayogi, sekitar 300 hingga 400 siswa memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Namun, siswa dengan tunggakan di atas Rp2,5 juta tidak masuk prioritas tahun ini.

“Kami prioritaskan mereka yang terdata di DTSEN dan nilai tunggakannya tidak lebih dari Rp2,5 juta, sesuai pagu anggaran,” jelas Prayogi.

Sejak pelaksanaan Program Tebus Ijazah pada Juni hingga Kamis (24/7/2025), dari target 400 siswa, Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menebus sebanyak 168 ijazah yang lama tertahan di sekolah akibat tunggakan biaya pendidikan, terdiri atas 37 ijazah SD dan 131 SMP.

"Program ini menyasar siswa lulusan sekolah swasta yang ijazahnya tertahan karena belum mampu membayar biaya pendidikan. Sekolah negeri tidak termasuk dalam program ini karena tidak mengenakan pungutan biaya," sebutnya.

Hingga pertengahan Juli, program telah berjalan. Namun, proses tidak selalu berjalan lancar. Salah satu kendala utama ketidakhadiran orang tua saat diundang untuk pengambilan ijazah. Padahal, kehadiran orang tua penting untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara tepat dan transparan.

“Jika orang tua tidak hadir, maka pihak sekolah dapat menyerahkan ijazah langsung ke rumah siswa dengan ketentuan ada dokumentasi dan tanda tangan berita acara,” ujar Prayogi.

Prayogi menyatakan, Program Tebus Ijazah ditargetkan selesai pada Agustus 2025 dan akan terus berjalan sesuai hasil verifikasi serta kesiapan penerima. Sebagian besar penerima berasal dari wilayah Medan bagian utara dan kawasan padat penduduk.

“Ini bukan hanya soal administrasi, tapi upaya mengurangi angka putus sekolah dan memastikan anak-anak kita bisa melangkah lebih jauh,” tutup Prayogi. (*)


Label: ,

Kanit Reskrim di Sumut Aniaya Pelajar Hingga Tewas Dipecat

disrupsi.id - Medan | Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Ipda Akhmad Efendi dijatuhi sanksi pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat dari anggota polisi. Dia diduga menganiaya hingga tewas seorang pelajar Pandu Brata Siregar (18).

"Dapat kami sampaikan bahwa penanganan kode etik terhadap Ipda Akhmad Efendi telah dilaksanakan sidang kode etik pada Senin 28 April 2025 di Polda Sumut," kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, Jumat (25/7/2025).

AKBP Revi menambahkan hasil sidang kode etik Polri memutuskan bahwa Ipda Akhmad Efendi dijatuhi sanski administrasi pemberhentian tidak dengan hormat karena dianggap bersalah melakukan perbuatan tercela.

"Ipda Akhmad Efendi dijatuhi putusan sanksi etika yang pertama pelaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Kedua sanksi administrasi pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH," jelasnya.

Tak hanya itu, tambahnya, Ipda Akhmad Efendi saat ini juga telah ditahan di Lapas Tanjungbalai. Kasus tersebut akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Kisaran, Kabupaten Asahan.

"Untuk kasus tindak pidananya, perkembangan kasus Ipda Akhmad Efendi sudah tahap dua, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Kisaran pada 14 Juli 2025 yang mana bersangkutan sudah ditahan di Lapas Tanjungbalai," ucapnya.

Dalam kasus ini, Polda Sumut menetapkan Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Ipda Akhmad Efendi menjadi tersangka kasus penganiayaan hingga tewas remaja bernama Pandu Brata Siregar (18).

Tak hanya Ipda Akhmad Efendi, penyidik juga menetapkan 2 bantuan polisi (Banpol) Polsek Simpang Empat menjadi tersangka yakni Dimas Adrianto Pratama dan Yudi Siswoyo.

Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (9/3/2025) di kawasan Desa Sungai Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan. Saat itu Pandu menonton lomba lari yang digelar pemuda setempat.

"Kemudian sejumlah polisi dari Polsek Simpang Empat membubarkan paksa lomba lari itu sekitar pukul 00.30 WIB. Menurut kesaksian warga, ada suara tembakan yang terdengar," kata Staf Advokasi KontraS Sumut Ady Yoga Kemit yang mendampingi keluarga korban.

Pandu bersama empat rekannya ikut membubarkan diri dengan menumpangi satu sepeda motor. Saat mencoba bubar, mereka dikejar polisi. Pandu yang duduk pada posisi keempat melompat dari sepeda motor bersama seorang temannya berinisial SS.

"Saat di atas sepeda motor, polisi tersebut juga mencoba menendang mereka. SS yang melompat berhasil menjauh dari polisi. Sementara korban yang melompat langsung diduga ditabrak polisi yang bersepeda motor," terangnya.

Setelah Pandu tersungkur, polisi diduga menendangnya dua kali. Perut Pandu juga diduga diinjak. Saat itu beberapa warga mendengar teriakan Pandu kesakitan dan meminta ampun.

"Lalu Pandu ditangkap. Polisi sempat membawa Pandu ke Puskesmas Simpang Empat. Di sana dia mendapat perawatan karena luka di bagian pelipis matanya. Polisi kemudian membawa Pandu ke Polsek Simpang Empat," sebutnya.

Dalam pemeriksaan ini, Pandu tidak mendapat pendampingan hukum meski berstatus di bawah umur. Pandu menjalani tes urine. Hasil tes pertama menunjukkan Pandu negatif narkoba, namun hasil tes kedua tidak jelas. 

"Akan tetapi polisi akhirnya menyatakan Pandu positif menggunakan narkoba," urainya.

Saat di Polsek Simpang Empat, Pandu sempat menghubungi keluarganya untuk dijemput. Karena tidak mendapatkan respon, Pandu meminta temannya untuk menjemputnya.

"Pandu meminta dijemput karena mengeluh sakit pada bagian perut. Pandu dijemput oleh keluarganya pada Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Dia kemudian dibawa ke tempat tinggal temannya. Di sana korban bercerita bahwa dia ditabrak dan ditendang polisi," paparnya

Ady menyebutkan kepada sepupu dan kakak kandungnya, korban kembali mengeluhkan sakit di bagian perutnya. Pandu kemudian dibawa ke rumah sakit pada Senin (10/3/2025) pagi.

"Hasil pemeriksaan dalam tubuh Pandu ditemukan ada bercak darah di bagian ulu hati dan lambung korban. Kondisi Pandu memburuk pada siang hari. Pandu kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Senin (10/3/2025) pukul 16.30 WIB," tutupnya.

Kasus dugaan penyiksaan ini dilaporkan ke Polda Sumut. Polisi melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban. Proses ekshumasi berlangsung di Desa Parlakit Tangan, Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Minggu (16/3/2025). (*)

Label: