Rabu, 30 April 2025

Jaga Pasokan Listrik Andal, PLN UID Sumut Inspeksi ke Lapangan


disrupsi.id - Medan | Dalam rangka memperkuat keandalan pasokan listrik serta memastikan penerapan standar keselamatan kerja yang optimal, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, melakukan kunjungan kerja ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) Medan Denai pada Rabu, 23 April 2025.

Didampingi oleh Senior Manager Distribusi Hariadi Fitrianto dan Manager UP3 Medan Utara Edy Syahputra, kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kegiatan operasional teknis di lapangan, termasuk pemasangan Load Break Switch (LBS) atau Pemisah (PMS) serta key point distribusi listrik. Pemasangan komponen tersebut merupakan bagian dari upaya strategis PLN untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi di wilayah Sumatera Utara.

“Ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam menjaga kontinuitas layanan listrik bagi pelanggan, sembari memastikan seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan keselamatan kerja,” ujar Agus Kuswardoyo.

Sebagai bagian dari kunjungan, dilakukan pula pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan operasional seperti alat penguji, Alat Pelindung Diri (APD), serta perlengkapan pendukung lainnya. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa seluruh perangkat dalam kondisi layak pakai, sehingga risiko kecelakaan kerja dapat diminimalisasi.

Agus menekankan pentingnya kesiapan yang matang sebelum teknisi terjun ke lapangan. “APD harus digunakan secara lengkap dan sesuai standar operasional. Penempatan rambu keselamatan juga harus dilakukan secara tepat untuk melindungi pekerja maupun masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keselamatan harus menjadi prinsip utama dalam setiap aktivitas operasional. “Menyelesaikan pekerjaan dengan cepat itu penting, tetapi menyelesaikannya dengan aman dan tepat waktu jauh lebih berharga. Kita semua punya keluarga yang menanti di rumah,” ungkap Agus dengan penuh empati. (*)


Label:

PLN Ajak Generasi Muda Pahami Masa Depan Energi Terbarukan


disrupsi.id - Medan | Dalam rangka memperkuat peran serta generasi muda dalam transisi menuju energi bersih, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN UP3 Medan menggelar diskusi interaktif bertajuk “Peran PLN dalam Kesiapan Pertumbuhan Listrik Pembangkitan Energi Terbarukan.”

Kegiatan ini berlangsung di Aula Mahabento, Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan, dan melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Diskusi ini menjadi wadah strategis pertukaran gagasan antara sektor pendidikan dan industri ketenagalistrikan. Manager PLN UP3 Medan, Gebyar Pandito, hadir sebagai narasumber utama bersama akademisi UNPAB, Hj. Zuraidah Tharo yang juga menjadi tuan rumah dalam forum tersebut.

Dalam pemaparannya, Gebyar menekankan komitmen PLN dalam membangun sistem kelistrikan yang tangguh dan responsif terhadap pertumbuhan pembangkit berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT), khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur listrik berbasis EBT bukan hanya strategi korporasi, melainkan bentuk nyata kontribusi PLN dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi bersih.

“Kami terus mengembangkan sistem kelistrikan yang andal dan fleksibel guna mengakomodasi masuknya energi terbarukan ke dalam jaringan nasional. Ini merupakan bagian dari upaya menyongsong masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sesi diskusi berlangsung dinamis dan melibatkan pertanyaan kritis dari mahasiswa mengenai aspek teknis hingga kebijakan dalam pengembangan energi terbarukan. Antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keberlanjutan energi di Indonesia.

Pihak kampus turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif PLN. Zuraidah Tharo menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan nyata mengenai peran industri dalam mendukung transformasi energi.

“Kehadiran PLN dalam forum ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa. Kolaborasi ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan industri dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih baik,” tuturnya.

Dari sisi korporat, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menegaskan bahwa keterlibatan dalam forum edukatif merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN yang lebih luas.

“Kami percaya bahwa kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan institusi pendidikan, sangat krusial untuk memperkuat ekosistem energi terbarukan. Pendidikan menjadi kunci agar generasi muda siap menyongsong tantangan di era transisi energi,” jelasnya.

PLN UID Sumatera Utara berharap diskusi semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi energi melalui edukasi publik. Melalui sinergi dengan kalangan akademik, PLN berambisi menjadi katalisator utama dalam percepatan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia. (*)

Label:

Pasokan Listrik Andal, MTQ ke-58 Kota Medan Berjalan Sukses dan Khidmat


disrupsi.id - Medan | Penutupan ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Kota Medan yang berlangsung dari 19 hingga 26 April 2025 berjalan lancar dan penuh khidmat.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan keagamaan tahunan ini tak lepas dari peran strategis PT PLN (Persero) yang menjamin keandalan pasokan listrik selama seluruh rangkaian acara, mulai dari babak penyisihan hingga seremoni penutupan.

Melalui program andalannya, PLN Siaga Kelistrikan, perusahaan listrik negara tersebut memastikan tidak ada gangguan kelistrikan yang mengganggu jalannya MTQ. Hal ini menegaskan komitmen PLN dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya yang bersifat keagamaan dan bernilai spiritual tinggi.

Kolaborasi dan Kesiapan PLN Diapresiasi

Manager PLN UP3 Medan Utara, Edy Saputra, menyatakan bahwa kelancaran acara merupakan hasil sinergi antara PLN dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ.

“Kami bersyukur, pasokan listrik dapat terjaga secara optimal sepanjang acara. PLN selalu siap berkolaborasi dalam mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, terutama yang bersifat religius seperti MTQ,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, memberikan apresiasi kepada seluruh tim PLN yang bekerja di lapangan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan selama acara berlangsung.

“Keandalan listrik ini merupakan cerminan nyata dari dedikasi PLN dalam mendukung suksesnya program pemerintah daerah. Kami akan terus hadir memberikan pelayanan listrik terbaik sebagai wujud kontribusi kami terhadap pembangunan nasional,” ujar Agus.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turut menyampaikan terima kasih kepada PLN atas peran pentingnya dalam memastikan kelancaran teknis acara.

“Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah mendukung MTQ ini dengan pasokan listrik yang sangat andal. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan masyarakat,” katanya.

PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap momen penting masyarakat melalui pelayanan listrik yang andal, responsif, dan berkualitas. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan seperti MTQ merupakan bagian dari peran aktif PLN dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat Indonesia.

Dengan keandalan sistem kelistrikan yang terus ditingkatkan, PLN tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan sejahtera. (*)

Label:

Polisi Tangkap 4 Orang Bawa Sabu 5 Kg di Bandara Kualanamu

disrupsi.id - Medan | Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bekerja sama dengan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Kualanamu menggagalkan penyelundupan sabu seberat 5 kilogram. Barang haram itu dibawa empat orang tersangka dengan modus body wrapping.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan sabu tersebut dibungkus dalam 50 paket kecil dan disembunyikan dengan cara dilakban di bagian perut para tersangka.

“Empat tersangka yakni LN, RZ, RA, dan IS, seluruhnya warga Jakarta, ditangkap saat hendak terbang dari Bandara Kualanamu menuju Kendari, Sulawesi Tenggara,” ujar Calvijn, Rabu (30/4/2025), didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan serta petugas Avsec.

Calvijn mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula saat tersangka LN dihubungi oleh seseorang berinisial D, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). D menawarkan pekerjaan untuk mengantarkan sabu ke Kendari.

"LN kemudian merekrut tiga tersangka lainnya, dan mereka sempat bertemu di salah satu stasiun kereta api di Jakarta untuk membahas kesepakatan tersebut.

Setibanya di Medan, para tersangka menginap di sebuah hotel di kawasan Ringroad Jalan Gagak Hitam," jelasnya.

Di lokasi tersebut, mereka menerima paket sabu dari seseorang yang datang menggunakan mobil putih. Setelah serah terima, mereka pindah ke hotel lain yang masih berada di kawasan yang sama untuk bersiap berangkat ke Kendari.

Namun saat pemeriksaan X-ray di Bandara Kualanamu pada 15 April pukul 21.30 WIB, petugas Avsec mencurigai gerak-gerik tersangka RZ. Saat diperiksa lebih lanjut, ditemukan 12 bungkus sabu yang disembunyikan di tubuhnya.

“Dari pengakuan RZ, diketahui ada tiga orang rekannya yang juga membawa sabu. Kami kemudian berkoordinasi cepat dengan Avsec dan melakukan identifikasi melalui CCTV. Ketiganya berhasil diamankan di area gate, termasuk di gerbang dan area merokok,” jelas Calvijn.

Dari hasil pemeriksaan, keempat tersangka mengaku telah dua kali melakukan pengantaran sabu ke Kendari, termasuk pada Februari 2025 yang diduga juga dikendalikan oleh D. Untuk aksinya kali ini, mereka baru menerima uang muka sebesar Rp4 juta untuk keperluan perjalanan.

“Dari pengungkapan ini, setidaknya kita telah menyelamatkan sekitar 25.000 jiwa dari ancaman narkoba. Nilai taksiran sabu ini mencapai Rp5 miliar,” tegas Calvijn.

Polda Sumut mencatat, sepanjang 2024 telah mengungkap 21 kasus peredaran narkoba melalui Bandara Kualanamu dengan 36 tersangka dan total barang bukti mencapai 46.217,19 gram sabu. Sementara pada tahun 2025, hingga April ini, sudah terungkap 3 kasus dengan 6 tersangka dan total barang bukti 7.000 gram sabu.

“Kami terus berkomitmen untuk memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya, khususnya yang memanfaatkan jalur transportasi udara,” pungkas Calvijn. (*)


Label:

Dua Korban Kecelakaan Mobil di Sungai Lae Kombih Belum Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

disrupsi.id - Medan | Setelah tujuh hari pencarian intensif, operasi pencarian terhadap dua penumpang minibus yang dilaporkan tenggelam di Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatra Utara resmi dihentikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan.

"Keputusan ini diambil menyusul tidak adanya temuan signifikan hingga hari terakhir pencarian," kata Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, Rabu (30/4/2025).

Hery menjelaskan penghentian operasi SAR dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), yang menetapkan batas waktu maksimal pencarian selama tujuh hari. Perpanjangan hanya akan dilakukan jika ditemukan petunjuk baru yang relevan.

"Selama tujuh hari ini, kami telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, mulai dari penyisiran aliran sungai, scouting darat, hingga pemantauan menggunakan drone dengan teknologi thermal. Namun, hasilnya masih nihil. Karena itu, operasi SAR kami nyatakan ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan pasif,” ujar Hery, Rabu (30/4/2025).

Atas musibah ini, Hery menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menyadari betapa besar harapan keluarga, dan menyampaikan permohonan maaf jika upaya maksimal tim SAR belum mampu membawa hasil sesuai harapan.

“Basarnas Medan menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya. Kami memahami kesedihan keluarga dan akan tetap membuka jalur komunikasi apabila ada perkembangan baru,” tambahnya.

Tak lupa, apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh pihak yang turut serta dalam operasi ini. Unsur TNI, Polri, BPBD, Satgas SAR Subulussalam, komunitas arung jeram Lae Kombih, relawan lokal, serta warga sekitar dinilai menunjukkan solidaritas luar biasa dalam upaya penyelamatan tersebut.

“Semangat gotong royong dan kemanusiaan yang ditunjukkan semua pihak adalah cerminan kuatnya kepedulian bersama dalam situasi darurat. Terima kasih atas dedikasi yang luar biasa,” tutup Hery.

Meskipun operasi resmi dihentikan, Basarnas menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan tetap terbuka terhadap informasi dari masyarakat atau pihak lain yang mungkin membantu menemukan keberadaan korban.

Diketahui, satu unit minibus terjun bebas ke Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatra Utara (Sumut) pada Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam peristiwa itu, tiga orang orang dilaporkan hilang antara lain Heri (50), Gigi (40) dan Zuato Balkiah (37). Ketiganya merupakan warga Desa The Hok Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi.

Kejadian bermula saat minibus warna hitam jenis Avanza dengan Nomor polisi D 1217 SHJ yang ditumpangi para korban berangkat dari Sinabang, Aceh hendak menuju Jambi.

Minibus tersebut mengalami kecelakaan saat melintas di jalan lintas Lae Kombih tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat yang berada di wilayah perbukitan dan berdekatan langsung dengan aliran sungai.

Diduga kendaraan hilang kendali dan jatuh ke dalam sungai dengan arus deras serta kedalaman yang cukup tinggi. Setelah dilakukan pencarian, satu korban ditemukan sudah tak bernyawa. Sedangkan dua orang lainnya masih dinyatakan hilang. (*)


Label:

Empat Daerah Tertinggal di Nias, Bobby Nasution Minta Kebijakan Khusus dari Pusat


disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution kembali menyoroti kesenjangan pembangunan di wilayah Kepulauan Nias yang hingga kini masih menyandang status sebagai daerah tertinggal. 

Hal ini disampaikan Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan sejumlah gubernur dari berbagai provinsi, yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/4).

Dalam forum strategis tersebut, Bobby menyampaikan bahwa dari tujuh daerah tertinggal yang ada di Pulau Sumatera, empat di antaranya berada di wilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa situasi ini memerlukan perhatian lebih dari pemerintah pusat, terutama terkait alokasi dana transfer, regulasi khusus, dan kebijakan afirmatif untuk mendorong percepatan pembangunan.

"Empat dari tujuh daerah tertinggal di Sumatera berada di Kepulauan Nias, dan ini bukan hanya persoalan Sumut, tetapi bagian dari tantangan nasional. Kami berharap skema dana transfer pusat ke daerah bisa dibedakan agar mampu mempercepat pembangunan di kawasan tertinggal," ujar Bobby di hadapan pimpinan Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, yang memimpin langsung jalannya rapat.

Bobby menyampaikan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah-wilayah terpencil tersebut. Menurutnya, pendekatan yang digunakan pemerintah selama ini masih belum cukup menyentuh akar persoalan di daerah tertinggal seperti Nias.

Guna mengangkat status Nias dari ketertinggalan, Bobby menilai perlu adanya penyesuaian kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat yang lebih berpihak. "Mungkin perlu dibuatkan aturan yang lebih spesifik bagi daerah tertinggal, agar tidak dipukul rata dengan daerah lain yang lebih maju," tuturnya.

Ia menekankan bahwa Sumatera Utara, termasuk Kepulauan Nias, merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, tidak seharusnya masih ada wilayah di bawah kedaulatan RI yang tertinggal secara ekonomi dan pembangunan.

"Kalau Sumatera Utara bagian dari Indonesia, lalu kenapa masih ada empat daerah kami yang tertinggal? Ini jadi ironi yang harus kita selesaikan bersama," kata Bobby.

Rapat Dengar Pendapat ini turut membahas berbagai isu krusial lainnya, seperti pengelolaan dana transfer pusat ke daerah, kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta tata kelola kepegawaian. 

Selain Bobby, RDP ini juga dihadiri 12 gubernur dari berbagai provinsi, termasuk dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Riau, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah. Dari pihak Kemendagri, hadir langsung Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni. (*)


Label:

Bobby Nasution Siap Jalankan Program Koperasi Merah Putih, Dorong Pemulihan Ekonomi Sumut


disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyatakan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih yang digagas oleh pemerintah pusat. Program ini diyakini mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumut, terutama di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam acara Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (30/4), Bobby menegaskan kesiapan penuh pemerintah provinsi dalam mengimplementasikan inisiatif strategis ini.

“Kami siap mengawal dan melaksanakan Program Koperasi Merah Putih. Potensi ekonomi di desa dan kelurahan sangat besar, dan program ini bisa menjadi solusi nyata,” ujar Bobby Nasution di hadapan peserta sosialisasi.

Sumatera Utara memiliki total 6.110 desa dan kelurahan—terdiri dari 5.417 desa dan 693 kelurahan. Jika masing-masing unit koperasi menerima suntikan dana sebesar Rp5 miliar, perputaran ekonomi di Sumut bisa bertambah hingga lebih dari Rp30 triliun. Dana ini akan langsung menyentuh sektor ekonomi desa, mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akar rumput.

“Bayangkan dampaknya jika dana triliunan rupiah ini berputar langsung di desa. Ini bukan hanya menggerakkan ekonomi, tapi juga menghidupkan kembali potensi lokal yang selama ini belum tergarap optimal,” jelas Bobby.

Sebagai tahap awal, Kementerian Koperasi dan UKM akan membentuk 80 koperasi percontohan secara nasional. Dari jumlah tersebut, Sumut diharapkan bisa mendapatkan minimal 10 koperasi pilot project. Hingga kini, Pemprov Sumut telah membentuk 35 koperasi yang siap beroperasi.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa Koperasi Merah Putih bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi juga alat strategis untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. Ia menyoroti besarnya perputaran uang—sekitar Rp300 triliun—yang selama ini dikuasai oleh tengkulak, yang membeli hasil panen petani dengan harga murah.

“Melalui koperasi, kita potong jalur tengkulak yang merugikan petani. Ini langkah konkret memberdayakan masyarakat desa dan menghapus kemiskinan ekstrem lebih cepat,” tegas Budi.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, turut mengapresiasi inisiatif ini. Ia menyebut desa dan kelurahan sebagai fondasi utama pembangunan nasional. “Desa adalah miniatur Indonesia. Jika desa maju, maka negara juga akan maju,” ujar Gus Irawan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Program Koperasi Merah Putih berpotensi besar menjadi tonggak transformasi ekonomi kerakyatan di Sumatera Utara, sekaligus menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (*)


Label:

Bobby Nasution Dukung Langkah BPN Selesaikan Konflik dan Sertifikasi Tanah



disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis yang dijalankan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wilayah Sumut. 

Program tersebut meliputi penataan batas lahan, percepatan sertifikasi tanah, hingga penyelesaian konflik agraria, termasuk pengamanan aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Pernyataan ini disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut, Sri Pranoto, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (30/4). 

Menurut Bobby, kompleksitas persoalan lahan di Sumut perlu ditangani secara kolaboratif dan komprehensif. Ia menyoroti berbagai isu seperti tumpang tindih kepemilikan, penguasaan lahan eks-HGU, serta penggunaan lahan milik pemerintah dan BUMN oleh masyarakat.

“Permasalahan tanah bukan hanya urusan instansi pemerintah atau BUMN, tetapi menyangkut kepentingan masyarakat luas. Ini harus menjadi prioritas bersama untuk diselesaikan,” ujar Bobby.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan sertifikasi aset tanah Pemprov Sumut guna memperkuat kepastian hukum dan mencegah klaim oleh pihak yang tidak berwenang. Sertifikasi tanah, jelasnya, adalah langkah krusial untuk menjaga dan mengamankan aset publik.

Sri Pranoto, selaku Kepala Kanwil BPN Sumut, mengapresiasi sinergi yang dibangun bersama Pemprov Sumut. Ia menegaskan bahwa BPN terus melakukan pemetaan dan inventarisasi aset tanah di seluruh wilayah Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi pertanahan nasional.

“Dukungan dari Pemprov Sumut sangat penting dalam mempercepat proses penyertifikatan tanah, baik milik pemerintah maupun masyarakat. Kami juga telah berdialog dengan masyarakat di area-area konflik, dan sebagian besar mendukung program ini,” jelas Sri Pranoto.

Ia menambahkan bahwa salah satu tantangan yang kerap dihadapi adalah ketidaksesuaian data batas wilayah antar pihak. Oleh karena itu, BPN akan melakukan verifikasi dan pemetaan ulang berdasarkan peta resmi yang dimiliki lembaga tersebut.

Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Asisten Pemerintahan Basarin Yunus Tanjung, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut Ramadani Lubis, serta jajaran pimpinan BPN Sumut lainnya. (*)

Label:

Bobby Nasution Coret Anggaran Tak Masuk Akal di Pemprov Sumut Demi Efisiensi

disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengambil langkah tegas dalam menata ulang anggaran belanja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Alokasi dana yang dinilai tidak wajar langsung dicoret demi memastikan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Bobby mengungkapkan bahwa timnya telah menemukan banyak pengajuan anggaran dari berbagai dinas yang dianggap tidak logis dan tidak sesuai dengan kebutuhan prioritas.

"Oh banyak (anggaran belanja tak masuk akal). Ya kita rapiin," kata Bobby Nasution, Rabu (30/4/2025).

Selama dua bulan terakhir, Pemprov Sumut, tambah Bobby melakukan audit internal terhadap dokumen anggaran di setiap dinas.

"Kita buat apa namanya dari kemaren dari dua bulan ini kami terus buka anggaran yang ada di dinas dinas itu," tegas Bobby.

Bobby menegaskan, langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran negara.

"Perintah pak presiden itu efisiensi hal hal yang tidak perlu. Bukan hal hal yang perlu diefisiensi," pungkasnya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas masih banyaknya kebiasaan lama di sejumlah instansi yang mempertahankan pola anggaran tidak realistis. Bobby memastikan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik tersebut.

"Jadi masih banyak hal hal seperti itu masih dipertahankan. Ini langsung kita coret langsung kita hilangkan," sebutnya.

Bobby menegaskan bahwa sanksi akan diberikan kepada dinas yang tidak patuh dan tetap menyusun anggaran belanja yang tidak proporsional.

"Bagi yang bandel itu nnti kita kasi peringatan," ujarnya. (*)


Label:

Korupsi Dana Desa Rp1,6 Miliar, Kepala dan Bendahara Desa di Labuhanbatu Ditahan

disrupsi.id - Labuhanbatu | Tim penyidik Penyidik Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Sumatra Utara menahan Kepala Desa Bandar Kumpul RH (46) dan Bendahara Desa Bandar Kumpul LM (28). Keduanya diduga mengorupsi dana desa tahun anggaran 2028-2022 sehingga merugikan negara Rp1,6 miliar.

"Kedua tersangka diduga mengorupsi dana desa sebesar Rp1,6 miliar," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Marlambson Carel Wiliams melalui Kepala Seksi Intelijen, Memed Rahmad Sugama, Rabu (30/4/2025).

Dia menyebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan pada proses penyidikan diperoleh bukti kasus tindak pidana korupsi berupa rangkaian perbuatan yang dilakukan TH dan LM dalam pengelolaan keuangan desa pada Desa Bandar Kumbul.

"Perbuatan korupsi itu dilakukan oleh kedua tersangka selama Tahun 2018-2022," ujarnya.

Kasus ini sendiri diusut setelah adanya laporan pengaduan masyarakat. Kemudian penyidik melakukan penyelidikan pada Agustus 2024. Setelah mendapat bahan keterangan dan alat bukti yang cukup kemudian kasusnya ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Nomor: PRINT-07/L.2.18/Fd.2/08/2024 tanggal 22 Agustus 2024.

"Dugaan sementara yang berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu mengakibatkan kerugian Negara kurang lebih sebesar Rp1,6 miliar," pungkas Memed.

Memed menyebutkan guna menghindari kekhawatiran apabila tersangka melarikan diri, merusak dan atau menghilangkan barang bukti, mengulangi tindak pidana dan untuk mempercepat proses penuntutan, tim penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melakukan penahanan tersangka.

"Kedua tersangka ditahan selama 20 hari terhitung sejak 28 April 2025 sampai dengan 17 Mei 2025 di Lapas Kelas IIA Rantauprapat," sebutnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Subsider Pasal 3 UURI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah UURI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*)


Label:

Selasa, 29 April 2025

Warga Perbaungan Terharu Terima Bantuan Sembako dari Pemkab dan Polres Sergai

Warga Perbaungan Terharu Terima Bantuan Sembako dari Pemkab dan Polres Sergai

Disrupsi.id, Sergai - Puluhan warga di Dusun III, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, menerima paket bantuan sembako pada Senin (28/4/2025). Bantuan itu datang dari Darma Foundation, yang menggandeng langsung Pemkab dan Polres Sergai.

Sutejo, mewakili Darma Foundation, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya dan Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu. "Jangan lihat nilainya, tapi ketulusan hati Bapak Bupati dan Bapak Kapolres," ujarnya tulus.

Ipda Brimen Sihotang dari Polres Sergai menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan kehadiran aparat bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam urusan sosial. Hal senada disampaikan Kepala Dusun III, Muhamad Siddik, yang menyampaikan terima kasih atas bantuan yang menurutnya sangat berarti bagi warga.

Pelopor Sergai juga turut hadir dalam kegiatan ini, memperkuat pesan nyata kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian ssosial..

Warga menyambut baik bantuan tersebut dan berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Bagi mereka, perhatian semacam ini menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong serta kepedulian sosial. (pujo)

Label:

Eks Kanit Reskrim di Deli Serdang Diamuk Warga Karena Diduga Cabuli Anak Tetangga

Eks Kanit Reskrim di Deli Serdang Diamuk Warga Karena Diduga Cabuli Anak Tetangga

disrupsi.id - Deli Serdang | Pecatan anggota Polri, Sabirin (60) diamuk massa di Desa Tadukan Raga Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dia diamuk warga karena melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap anak tetangganya.

Sabirin pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim di Polsek Talun Kenas Resort Polresta Deli Serdang dengan pangkat terakhir Aiptu. Akibat penganiayaan itu, kondisi Sabirin tidak sadarkan diri karena mengalami luka yang cukup serius.

Kepala Desa Tadukan Raga, Darmawan mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai penganiayaan itu. Sabirin dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit yang ada di Tanjung Morawa.

"Kejadiannya Senin (28/4/2025) sekira pukul 23.30 WIB di Dusun II belakang warung (milik Sabirin). Kondisi dia bisa dibilang sudah setengah sadarlah. Kita cepat cepat bawa dia ke rumah sakit," ujar Darmawan, Selasa (29/4/2025).

Kasus pencabulan ini dilaporkan oleh orang tua korban berinisial H dengan nomor STTPL /B/ 415/IV/2025/SPKT/Polresta Deli Serdang tanggal 28 April 2025.

Kejadian bermula saat orangtua korban pulang kerja pada Minggu (27/4/2025). Dia mendapati anaknya kesakitan saat buang air kecil. Pihak keluarga mendapatkan keterangan dari korban bahwa terduga pelakunya mengarah kepada Sabirin.

"Kita sedang lidik ini. Memang benar yang bersangkutan mantan kanit reskrim. Cuma saya belum tau pasti kapan dipecatnya dan kenapa dipecat. Kasus pencabulan dilaporkan kemarin sore oleh orangtua korban," kata Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Rizqi Akbar. (*)


Label:

Senin, 28 April 2025

Sleeping Prince Saudi Dua Dekade dalam Kondisi Koma, Rayakan Ulang Tahun ke-36


disrupsi.id - Jakarta | Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal dari Arab Saudi, yang dikenal dengan julukan "Pangeran Tertidur atau Sleeping Prince," baru-baru ini merayakan ulang tahunnya yang ke-36 pada 18 April 2025. 

Meskipun demikian, sang pangeran masih berada dalam keadaan koma yang telah berlangsung lebih dari dua puluh tahun sejak kecelakaan mobil parah yang menimpanya di London pada 2005. 

Kejadian tersebut meninggalkan Al-Waleed dalam keadaan tidak sadarkan diri, tergantung pada alat bantu kehidupan seperti ventilator dan selang makanan untuk bertahan hidup.

Sejak berita ulang tahunnya menyebar pada Jumat lalu, banyak pengguna media sosial di platform X (sebelumnya Twitter) mengungkapkan doa, harapan, dan ungkapan empati mereka terhadap Pangeran Al-Waleed. 

Kisahnya telah menjadi simbol ketabahan dan keyakinan bagi banyak orang, terutama di dunia Arab. Ribuan orang mengirimkan pesan untuk menunjukkan dukungan terhadapnya, mencerminkan betapa besar pengaruh kisah sang pangeran di kawasan ini.

Pada tahun 2019, muncul sedikit harapan ketika Pangeran Al-Waleed menunjukkan gerakan kecil, seperti mengangkat jari dan sedikit menggerakkan kepala. Meskipun gerakan tersebut tidak mengindikasikan kesadaran penuh, banyak yang melihatnya sebagai tanda bahwa ada secercah harapan, meskipun kecil.

Saat ini, Pangeran Al-Waleed dirawat di King Abdulaziz Medical City di Riyadh, di bawah pengawasan tim medis yang sangat terlatih. Keluarganya, terutama ayahnya Pangeran Khaled bin Talal dan ibunya Putri Reema binti Talal, tetap teguh dalam keyakinan bahwa ada harapan untuk pemulihan. 

Putri Reema pernah mengungkapkan bahwa “jiwa anaknya masih ada,” sementara Pangeran Khaled tetap menegaskan bahwa ia tidak akan mencabut alat bantu kehidupan, karena ia percaya bahwa kekuatan Tuhanlah yang telah menjaga sang pangeran hingga saat ini dan juga akan memberikan kesembuhan.

Meskipun tidak ada pembaruan medis baru mengenai kondisi Pangeran Al-Waleed pada ulang tahunnya kali ini, kisahnya tetap menginspirasi dan mendapatkan simpati dari seluruh dunia, terutama melalui dukungan yang terus mengalir di media sosial. 

Para ahli medis mengakui bahwa kemungkinan pemulihan setelah koma bertahun-tahun sangatlah kecil, namun kemajuan dalam bidang ilmu saraf memberi secercah harapan bahwa suatu saat nanti mungkin akan ada terobosan yang dapat mengubah keadaan ini.

Kisah Pangeran Al-Waleed bin Khaled bukan hanya tentang keadaan fisik yang tak berubah, tetapi juga tentang ketabahan, harapan, dan kekuatan keluarga yang terus berjuang di tengah ketidakpastian. 

Dalam dunia yang sering kali penuh tantangan dan kesulitan, cerita ini mengingatkan kita tentang pentingnya keyakinan, dukungan sosial, dan pentingnya harapan dalam menghadapi setiap rintangan. (*)

Label:

Jangan Panik! Ini 5 Langkah Bijak Menghadapi Fluktuasi Saham


disrupsi.id - Medan | Saat pasar saham bergolak, tak sedikit investor yang langsung panik melihat portofolionya memerah. Obrolan di grup investasi pun dipenuhi keluh kesah dan keputusan impulsif. Padahal, ketenangan justru menjadi kunci utama dalam menghadapi volatilitas pasar. Alih-alih terburu-buru menjual aset, memahami strategi yang tepat bisa mengubah gejolak menjadi peluang emas.

Dalam dunia investasi, sukses bukan ditentukan oleh siapa yang paling cepat bertindak, melainkan siapa yang paling mampu mengendalikan emosi. Untuk itu, kenali lima pilar penting yang akan membantu Anda tetap tenang, berpikir jernih, dan membuat keputusan cerdas di tengah dinamika pasar saham.

1. Menetapkan Tujuan Investasi yang Spesifik

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Pintor Nasution mengatakan salah satu kesalahan umum investor pemula adalah berinvestasi tanpa tujuan yang jelas, seringkali terdorong oleh tren atau rasa takut ketinggalan (FOMO). Padahal, investasi tanpa arah bagaikan berlayar tanpa kompas.

"Sebelum menanamkan dana di pasar modal, tentukan dulu tujuan finansial Anda: Apakah untuk dana pensiun 20 tahun mendatang, pendidikan anak, atau membeli properti dalam lima tahun ke depan? Tujuan ini akan menjadi panduan utama saat pasar berfluktuasi, membantu Anda tetap fokus pada hasil jangka panjang, bukan terpancing oleh pergerakan harian," ujarnya

2. Memahami dan Menyesuaikan Risiko Investasi

Pintor menambahkan setiap individu memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda. Ada yang tetap tenang saat pasar anjlok 10%, ada pula yang cemas baru turun 3%. Mengenali profil risiko Anda sendiri — konservatif, moderat, atau agresif — sangat penting untuk memilih instrumen investasi yang sesuai.

Investor konservatif cenderung memilih instrumen stabil seperti obligasi atau reksa dana pasar uang.

Investor moderat siap mengambil sedikit risiko demi potensi imbal hasil yang lebih tinggi.

Investor agresif nyaman menghadapi volatilitas tajam untuk mengejar pertumbuhan maksimal.

Memilih portofolio sesuai profil risiko akan membantu Anda lebih siap menghadapi ketidakpastian pasar.

3. Menerapkan Diversifikasi Investasi

Prinsip klasik “jangan taruh semua telur dalam satu keranjang” tetap relevan hingga kini. Diversifikasi portofolio — membagi investasi ke berbagai jenis aset seperti saham, obligasi, emas, dan deposito — dapat secara efektif mengurangi risiko.

Selain itu, lakukan diversifikasi lintas sektor industri, misalnya menggabungkan saham dari sektor teknologi, keuangan, energi, dan konsumsi. Dengan portofolio yang terdiversifikasi, penurunan di satu sektor bisa diimbangi pertumbuhan sektor lain, membuat investasi Anda lebih stabil dalam jangka panjang.

4. Memahami Siklus Pasar Saham

Menurut Pintor pasar saham bergerak dalam siklus alami antara fase bullish (naik) dan bearish (turun). Kesadaran bahwa koreksi dan volatilitas adalah bagian normal dari perjalanan pasar membantu investor untuk tidak terbawa emosi.

Sejarah menunjukkan meski terjadi penurunan tajam, pasar pada akhirnya selalu pulih dan bahkan melampaui titik tertinggi sebelumnya. Mengadopsi perspektif jangka panjang ini akan mengubah sudut pandang Anda: dari melihat penurunan sebagai ancaman, menjadi melihatnya sebagai peluang. Seperti kata Warren Buffett, "Takutlah saat orang lain serakah, dan serakahlah saat orang lain takut."

5. Mengandalkan Pendamping Keuangan Profesional

Emosi sering kali menjadi musuh terbesar dalam berinvestasi. Di saat panik, banyak investor membuat keputusan impulsif yang merugikan, seperti menjual aset saat rugi atau membeli di puncak euforia.

Bekerjasama dengan perencana keuangan atau penasihat investasi yang terpercaya dapat membantu Anda tetap objektif. Profesional ini dapat memberikan evaluasi portofolio berkala, menyarankan penyesuaian strategi, dan memastikan Anda tetap fokus pada tujuan finansial jangka panjang.

"Selain itu, melalui edukasi berkelanjutan tentang kondisi pasar dan perencanaan keuangan, Anda akan lebih siap menghadapi dinamika pasar," papar Pintor

Kesimpulan

Investasi saham bukanlah jalan pintas menuju kekayaan, melainkan perjalanan panjang yang memerlukan disiplin, edukasi, dan pengendalian emosi. Pasar saham akan selalu berfluktuasi — itu sudah menjadi sifat dasarnya. Namun, dengan membangun lima pilar utama: menetapkan tujuan jelas, memahami risiko, menerapkan diversifikasi, menguasai siklus pasar, serta menggandeng pendamping keuangan yang profesional, Anda bisa tetap tenang menghadapi ketidakpastian dan menemukan peluang di tengah gejolak.

Terus tingkatkan literasi finansial Anda, berinvestasilah dengan bijak, dan siapkan diri untuk meraih kemerdekaan finansial di masa depan. (*)

Label:

OJK Pacu Ekonomi Daerah lewat Hilirisasi Agrikultur, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif

OJK Pacu Ekonomi Daerah lewat Hilirisasi Agrikultur, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif


disrupsi.id - Jakarta | Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menekankan pentingnya memperkuat ekonomi daerah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyebutkan, sektor agrikultur, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi pilar utama dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis domestik.

Dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah bertajuk “Peningkatan Nilai Tambah Ragam Keunggulan Daerah Melalui Sinergi Hilirisasi Agrikultur, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Mendukung Peluang Pendalaman Pasar Sektor Jasa Keuangan” di Jakarta, Mahendra menegaskan ketergantungan pada motor pertumbuhan tradisional berbasis ekonomi global tidak lagi cukup untuk menjaga stabilitas nasional.

"Pertumbuhan ekonomi nasional kini harus bertumpu pada kekuatan domestik. Oleh sebab itu, penguatan ekonomi daerah menjadi taruhan besar bagi ketahanan bangsa," ujar Mahendra, Senin (28/4/2025).

Selama ini, OJK telah mengeluarkan berbagai inisiatif yang mendukung pembiayaan sektor agrikultur, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Salah satu pendekatan inovatif adalah pengembangan produk asuransi parametrik yang membantu mengurangi risiko gagal panen atau bencana alam, sehingga para pelaku usaha tetap mendapatkan akses pembiayaan yang layak.

Mahendra menjelaskan bahwa OJK tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan sektor-sektor tersebut. Ia menekankan perlunya inovasi dalam sistem pembiayaan pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti penggunaan hak kekayaan intelektual sebagai agunan alternatif serta penerapan metode alternative credit scoring yang lebih inklusif.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Komisioner OJK Bambang Mukti Riyadi menyampaikan bahwa kemajuan sektor ekonomi kreatif bergantung pada ketersediaan berbagai produk keuangan inovatif. Selain pembiayaan perbankan, kini pelaku industri kreatif juga mengakses modal melalui pasar modal, modal ventura, hingga skema securities crowdfunding.

"OJK mendorong integrasi antara sektor riil dan jasa keuangan melalui model growth-led finance dan finance-led growth guna mempercepat penciptaan produk keuangan yang relevan dengan kebutuhan sektor riil," terang Bambang.

Langkah ini menjadi bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang dijalankan OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dengan tujuan memperkuat kolaborasi antara lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.

Konferensi ini juga dihadiri berbagai tokoh penting seperti mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, serta Direktur Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkaya diskusi tentang hilirisasi sektor unggulan daerah.

Sejak 2024, fokus Program PED telah meluas dari hilirisasi agrikultur ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. (*)

Label:

Strategi PLN Dorong Energi Hidro sebagai Kunci Transisi Energi Bersih Indonesia


disrupsi.id - Jakarta | PT PLN (Persero) semakin memperluas peluang kerja sama dengan mitra lokal dan internasional guna mempercepat pengembangan tenaga hidro di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. 

Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Swiss terhadap transisi energi Indonesia, khususnya di sektor tenaga hidro.

"Perusahaan-perusahaan Swiss telah berkontribusi di sektor hidro Indonesia selama lebih dari seratus tahun. Kini, saatnya kita mempererat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan energi, meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional, dan mewujudkan emisi nol bersih pada 2060," ungkap Zehnder dalam acara Indonesia–Switzerland Hydropower Conference yang digelar di Jakarta.

Senada dengan itu, Karen Atkinson, Wakil Ketua International Hydropower Association (IHA), turut mengapresiasi langkah Indonesia yang menjadikan tenaga hidro sebagai bagian strategis dalam transisi energi. Keberhasilan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang berkelanjutan sangat bergantung pada kolaborasi dan inovasi lintas sektor.


"Membangun tenaga hidro berkelanjutan membutuhkan sinergi yang kuat. Konferensi ini menjadi wadah penting untuk berbagi solusi, praktik terbaik, dan pengalaman sukses, termasuk dari Swiss, guna mendukung kemajuan sektor hidro di Indonesia," ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pengembangan energi baru terbarukan (EBT), khususnya tenaga hidro, menjadi prioritas utama PLN dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

"Indonesia memiliki potensi energi hidro yang sangat besar. Pengembangannya secara masif tidak hanya akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor, tetapi juga mendukung ekosistem energi bersih nasional. Kolaborasi erat antara pemerintah, industri, komunitas, serta organisasi seperti IHA dan INAHA (Indonesian Hydropower Association) sangat penting untuk mewujudkan target ini," jelas Darmawan.

Suroso Isnandar, Direktur Manajemen Risiko PLN, memaparkan bahwa PLTA akan menjadi salah satu pilar utama dalam roadmap transisi energi Indonesia. Dari total rencana penambahan kapasitas pembangkit sebesar 71,2 GigaWatt (GW) hingga 2034, sekitar 59% akan berasal dari energi terbarukan, dan 28% di antaranya ditargetkan dari tenaga hidro.

"Blueprint ini menjadi fondasi kami dalam menciptakan ekosistem energi bersih yang mendukung pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, serta mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik," tutur Suroso.

Lebih lanjut, Suroso mengungkapkan bahwa potensi tenaga hidro di Indonesia yang telah teridentifikasi mencapai 28,9 GW, tersebar di berbagai wilayah, dengan Kalimantan menyumbang lebih dari 13 GW, Sumatera sekitar 7 GW, dan Sulawesi lebih dari 5 GW.

Sebagai bagian dari langkah akselerasi, PLN tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis energi hidro. Di Kalimantan Utara, PLN menggulirkan proyek Mentarang Induk berkapasitas 1,3 GW dan Kayan Cascade sebesar 9 GW.
Di Pulau Jawa, pembangunan Upper Cisokan Pumped Storage tengah berlangsung, menjadi pembangkit pumped storage pertama di Indonesia dengan kapasitas 1.040 megawatt (MW). Proyek ini mendapatkan dukungan dari World Bank dan diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali. (*)


Label:

Tarif Listrik Triwulan II 2025 Dipastikan Tetap


disrupsi.id - Jakarta | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tarif listrik untuk periode Triwulan II tahun 2025 (April–Juni) tidak mengalami perubahan bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung daya saing sektor usaha nasional.

"Tarif tenaga listrik untuk Triwulan II 2025 diputuskan tetap sama dengan Triwulan I 2025, demi melindungi daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan usaha," ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Penetapan ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik dari PT PLN (Persero). Aturan tersebut menetapkan bahwa evaluasi tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi dilakukan setiap tiga bulan, berdasarkan perubahan parameter ekonomi makro, termasuk nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).

Selain pelanggan nonsubsidi, pemerintah juga memastikan tarif listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi tetap stabil. Kelompok ini mencakup pelanggan sosial, rumah tangga berpenghasilan rendah, pelaku industri kecil, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah. Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Stabilitas tarif listrik ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat perekonomian nasional. PLN siap mendukung penuh dengan memastikan keandalan pasokan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," kata Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan mengungkapkan bahwa PLN terus melakukan berbagai langkah efisiensi operasional untuk mendukung kelancaran bisnis, sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan listrik secara lebih agresif.

Dengan langkah ini, pemerintah dan PLN berharap dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global, sembari memastikan kebutuhan energi masyarakat dan pelaku usaha tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau. (*)

Label:

PLN Gandeng Kemenhub dan ASDP Kembangkan Hidrogen Hijau untuk Transportasi Laut


disrupsi.id - Jakarta | PT PLN (Persero) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Perhubungan, PT HDF Energy Indonesia, dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk melakukan studi pemanfaatan hidrogen hijau dalam sektor transportasi laut. 

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Hendri Ginting mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini sebagai langkah nyata dalam mendukung target Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia.

"Kami berkomitmen menginisiasi konversi kapal menjadi berbasis sistem hibrida hidrogen dan baterai. Upaya ini sangat penting untuk mempercepat pengurangan emisi gas rumah kaca di sektor maritim, sekaligus berkontribusi pada pencapaian NDC nasional," ungkap Hendri.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong dekarbonisasi transportasi nasional, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo untuk kemandirian energi dan target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

"Ini adalah langkah strategis mendukung visi Presiden Republik Indonesia untuk membangun ketahanan energi domestik berbasis sumber daya terbarukan. Lewat kolaborasi ini, kita juga mempercepat adopsi energi bersih di sektor transportasi laut," ujar Darmawan.

Menurut Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo, studi bersama ini akan berfokus di wilayah Indonesia Timur, kawasan yang kaya potensi energi terbarukan dan menjadi jalur pelayaran utama yang dikelola oleh ASDP.

"Setelah sukses membangun ekosistem kendaraan listrik, PLN kini mendorong pengembangan ekosistem kendaraan berbasis hidrogen hijau. Ini menjadi solusi alternatif dekarbonisasi sektor transportasi selain kendaraan listrik berbasis baterai," jelas Hartanto.

Saat ini, PLN telah mengoperasikan 22 Green Hydrogen Plant (GHP) di seluruh Indonesia, memproduksi lebih dari 203 ton hidrogen hijau yang mendukung berbagai sektor energi bersih.

Direktur HDF Energy untuk Asia Pasifik sekaligus CEO PT HDF Energy Indonesia, Mathieu Geze, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh transformasi energi di sektor transportasi laut melalui teknologi fuel cell berbasis hidrogen hijau.

"Kami bangga bisa memperkuat komitmen terhadap masa depan Net Zero Emission. Lewat kerja sama ini, kami ingin menjadikan Indonesia sebagai pionir inovasi hidrogen hijau di Asia Pasifik. Teknologi fuel cell kami akan mendorong dekarbonisasi transportasi laut dan memperlihatkan inovasi Prancis di mata dunia," kata Geze. (*)

Label:

Kader Konservasi Sumut dan Founder GRAS Ikut Tanam 4000 Bibit Aren di Sungai Belutu Sergai

Kader Konservasi Sumut dan Founder GRAS Ikut Tanam 4000 Bibit Aren di Sungai Belutu Sergai

Disrupsi.id, Serdang Bedagai - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia pada 22 April dan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) pada 26 April, Perwakilan Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS), yang juga merupakan Kader Konservasi Alam Sumut, ikut berpartisipasi dalam kegiatan penyerahan bantuan 4000 bibit aren, pelepasan bibit ikan, serta penuangan eco enzyme di Sungai Belutu, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Minggu (27/04/2025).

Hari Kesiapsiagaan Bencana sendiri diperingati setiap 26 April, setelah dicanangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 2017 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah rawan bencana. Tanggal ini juga bertepatan dengan lahirnya Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Sebelum itu, setiap 22 April, dunia memperingati Hari Bumi, sebuah momen yang mulai digagas Senator Gaylord Nelson dari Amerika Serikat pada 1970, sebagai bentuk penghargaan terhadap gerakan pelestarian lingkungan sekaligus pengingat bahwa bumi menghadapi berbagai krisis, termasuk bencana alam.

Kegiatan di Sungai Belutu ini diinisiasi oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) Sumut bersama Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Bedagai, dengan dukungan dari Pemkab Serdang Bedagai, Bank Sumut, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II. Acara tersebut melibatkan sekitar 450 peserta dari berbagai komunitas lingkungan, serta dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, pimpinan DPRD Sergai, BPBD, Konsul Kehormatan Thailand untuk Sumut, Direktur Bisnis dan Syariah PT Bank Sumut, kalangan akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Nurhabli Ridwan, kader konservasi alam binaan Balai Besar KSDA Sumut sekaligus pendiri GRAS, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia menyoroti pentingnya kesiapsiagaan di tengah meningkatnya intensitas hujan di Sumatera Utara. Menurutnya, penanaman pohon aren di sekitar aliran sungai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana. Akar aren yang kuat mampu menyerap dan menyimpan air tanah, menahan erosi, serta mengurangi ancaman banjir. Selain itu, pohon ini juga memiliki nilai ekonomi tinggi jika dirawat dengan baik.

Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia, Bathara Surya Yusuf, menjelaskan bahwa selain membagikan 4000 bibit aren, kegiatan juga mencakup penuangan 500 liter eco enzyme untuk memperbaiki kualitas air sungai serta pelepasan 4000 ekor bibit ikan nila dan gurami demi menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Bathara menambahkan, pohon aren termasuk tanaman konservasi yang produktif. Berdasarkan hasil studi, satu batang pohon aren bisa menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp80 ribu per hari saat berumur empat tahun, yang jika dikalkulasikan secara keseluruhan dapat memberikan perputaran ekonomi yang besar bagi masyarakat. Ia berharap tanaman ini nantinya tidak hanya mendukung kelestarian alam, tetapi juga mendorong kesejahteraan warga setempat.

Bathara juga berpesan kepada Ketua Fordas Bedagai untuk memastikan distribusi dan penanaman bibit berjalan dengan baik, yang nantinya akan dipantau oleh tim YBHI Sumut bersama Bank Sumut.

Direktur Bisnis dan Syariah PT Bank Sumut, Syafrizalsyah, turut mengungkapkan bahwa penyerahan bantuan bibit aren ini merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Sumut terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mendukung perekonomian daerah. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dan berharap manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya di Serdang Bedagai, tetapi juga untuk daerah lain di Sumatera Utara.

Sementara itu, Bupati Serdang Bedagai yang diwakili Kadis Lingkungan Hidup Sergai, Heidi Novria, SH, mengatakan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran menjaga lingkungan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi "Dambaan Mantab" untuk membangun Sergai yang maju, tangguh, dan berkelanjutan. Bibit aren yang ditanam diharapkan tumbuh menjadi pohon-pohon penyerap karbon dan penghasil oksigen, sekaligus memperbaiki kualitas air melalui eco enzyme.

Pohon aren jenis genjah yang dibagikan kali ini dikenal mulai berbuah dalam waktu sekitar empat tahun, dengan hasil berupa buah untuk kolang-kaling, nira untuk gula aren, dan pelepah untuk sapu lidi. Diharapkan masyarakat dapat menanam dan merawat bibit ini hingga masa panen tiba.

Di momen Hari Bumi ini, pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap generasi yang akan datang. Bersama-sama, diharapkan Serdang Bedagai dapat tumbuh menjadi daerah yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

Kontributor/Penulis : Nurhabli Ridwan (Kader Konservasi Alam/KPA GRAS) - Balai Besar KSDA Sumatera Utara

Email : nurhabliridwan.gras@gmail.com

WA : 087868871082

Label:

MARAK Desak Kejatisu Periksa Oknum Kejari Batubara Terkait OTT Pejabat Dinas Pendidikan

MARAK Desak Kejatisu Periksa Oknum Kejari Batubara Terkait OTT Pejabat Dinas Pendidikan


Disrupsi.id, Medan - Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Dinas Pendidikan Sumatera Utara di Kabupaten Batubara jelang Idulfitri 2025 masih menyisakan banyak pertanyaan. Hingga kini, publik menanti langkah transparan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk mengungkap fakta sebenarnya. 

Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK), Arief Tampubolon, secara tegas mendorong Kejatisu agar objektif dalam menindaklanjuti penyidikan, termasuk memeriksa oknum Kejaksaan Negeri Batubara yang disebut-sebut terlibat dalam kasus tersebut. MARAK menilai, integritas aparat penegak hukum di Sumut menjadi taruhannya.

Arief Tampubolon menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Kejatisu dalam melakukan OTT. Namun, ia menekankan pentingnya menindaklanjuti pengakuan istri salah satu pejabat Dinas Pendidikan yang terkena OTT. Menurutnya, laporan tersebut harus diproses secara profesional dan objektif agar tidak ada pihak yang diperlakukan semena-mena.

"Kasus OTT ini sangat kita apresiasi Kejatisu. Tetapi laporan dari istri pejabat Dinas Pendidikan yang kena OTT tersebut harus ditindaklanjuti secara objektif oleh Kejatisu," ujar Arief Tampubolon di Medan, Senin (28/4/2025).

Lebih jauh, Arief meminta Asisten Pengawasan (Aswas) Kejatisu untuk memeriksa dugaan pelanggaran etik oleh oknum di Kejaksaan Negeri Batubara. Ia mengingatkan bahwa kerja keras Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam membangun citra kejaksaan yang bersih tidak boleh tercoreng oleh ulah segelintir oknum.

"Jangan sampai integritas kejaksaan yang sudah sangat baik dibangun Jaksa Agung ST. Burhanuddin saat ini rusak di Sumut hanya karena segelintir oknum Kejari Batubaru. Sanksi etik dan pidana juga harus diberikan ke oknum Kejari Batubara, sesuai dengan pengakuan dari pejabat Dinas Pendidikan yang diperiksa," tegas alumni Lemhannas RI ini.

Arief menyoroti adanya indikasi keterlibatan aparat penegak hukum dalam kasus tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun MARAK, menjelang Idulfitri lalu, ada permintaan dari aparat hukum kepada pejabat Dinas Pendidikan Sumut yang diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya OTT.

"Informasi yang kita dapat benar adanya permintaan dari APH jelang idul fitri kemarin kepada pejabat Pendidikan Sumut. Dan itu sudah diketahui Kejatisu berdasarkan hasil peneriksaan. OTT yang dilakukan Kejatisu pun berdasarkan dari informasi kepala sekolah yang menjadi korban," tandas Arief. (pujo)

Label:

Minggu, 27 April 2025

Satu Korban Minibus yang Jatuh di Sungai Lae Kombih Ditemukan


disrupsi.id - Pakpak Bharat | Proses pencarian terhadap tiga penumpang minibus yang terperosok ke Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (27/4/2025) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB, berjarak kurang lebih 10 kilometer dari titik jatuhnya kendaraan ke sungai. Evakuasi berlangsung penuh tantangan akibat medan yang ekstrem, dengan tebing curam dan bebatuan besar yang menghambat pergerakan tim di sepanjang aliran sungai.

Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika mengungkapkan duka mendalam atas musibah ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel SAR yang terlibat dalam operasi.

"Berkat koordinasi dan sinergi yang solid, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi salah satu korban. Jenazah saat ini sudah dibawa ke RSUD Subulussalam untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang," ujar Hery Marantika dalam keterangannya.

Hery juga memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi, antara lain kondisi tebing sungai yang dalam, licin, serta minimnya sinyal komunikasi di area pencarian, yang memperlambat laju operasi.
"Kami tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel. Setelah menemukan satu korban, upaya pencarian terhadap dua korban lainnya masih terus berlanjut," tambahnya.

Hingga saat ini, operasi penyisiran terus diperluas, mencakup aliran sungai dan jurang di kawasan Lae Kombih. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Medan, TNI, Polri, BPBD, Satgas SAR Subulussalam, serta para relawan, terus berupaya maksimal untuk menemukan dua korban lainnya dalam misi kemanusiaan ini. (*)


Label:

Gubernur Sumut Bobby Nasution Ubah Skema Bantuan Rumah Ibadah


disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan perubahan besar dalam pola pemberian bantuan untuk rumah ibadah di wilayahnya. Tidak lagi hanya terfokus pada pembangunan fisik, ke depan bantuan akan dialokasikan juga untuk program kesejahteraan dan pemberdayaan, khususnya untuk masjid.

Dalam acara Halalbihalal DPD Partai Gerindra Sumut di Regale International Convention Center, Medan, Sabtu (26/4), Bobby mengungkapkan bahwa bantuan minimal senilai Rp200 juta akan diberikan dengan proporsi baru: 60 persen untuk fisik dan 40 persen untuk pemberdayaan masjid.

"Selama ini bantuan rumah ibadah sepenuhnya dialokasikan untuk pembangunan. Ke depan, kita ubah. Bantuan tidak hanya membangun fisik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pengurus masjid, seperti imam, guru mengaji, dan muazin," jelas Bobby Nasution.

Lebih lanjut, Bobby menekankan bahwa para pengurus rumah ibadah berhak menerima gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Rencananya, ketentuan ini akan diperkuat melalui Peraturan Gubernur (Pergub) demi memastikan konsistensi dan keberlanjutan program.

"Kami mohon dukungan seluruh kader Partai Gerindra dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumut. Pergub ini akan menjadi landasan agar pengurus rumah ibadah mendapatkan hak layak," tambahnya.

Sinkronisasi Program Pemprov dan Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan yang sama, Bobby mengajak seluruh kepala daerah di Sumut untuk bersinergi dengan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurut Bobby, kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota sangat penting agar program-program pro-rakyat bisa berjalan optimal.

"Pesan Presiden sangat jelas: perut rakyat kecil harus kenyang, dompet rakyat kecil harus tebal. Ini menjadi pedoman kami dalam melaksanakan program-program Pemprov Sumut," ujar Bobby, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Tak hanya fokus pada pembangunan dan kesejahteraan, Bobby juga menyerukan perang terhadap narkoba di Sumut. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi ancaman serius di provinsi ini.

Dukungan Penuh dari Partai Gerindra Sumut

Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh kebijakan dan program yang dicanangkan Gubernur Bobby Nasution. Ia menegaskan bahwa Gerindra berkomitmen hadir di tengah rakyat dan siap memenangkan Pilkada untuk melanjutkan agenda-agenda pro rakyat.

"Gerindra akan selalu bersama rakyat kecil. Kami siap mendukung penuh Gubernur Bobby Nasution dan memastikan program kesejahteraan berjalan optimal di Sumut," pungkas Ade Jona. (*)

Label:

Bobby Nasution Ajak Alumni UNDIP Dukung Program Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045


disrupsi.id - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Afif Nasution, mengajak para alumni Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk terus berkontribusi dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi daerah demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikan Bobby dalam acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Alumni (IKA) UNDIP Sumut yang berlangsung di Grand Hall Menara BRI Medan, Sabtu (26/4/2025). Pada kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga resmi dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan IKA UNDIP Sumut.

Menurut Bobby, Sumatera Utara memiliki potensi besar, baik dari sisi jumlah penduduk maupun sumber daya alamnya. Namun, potensi besar itu juga diiringi tantangan berat, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk menopang cita-cita Indonesia Emas 2045.

"Potensi besar berarti tantangan besar pula. Kami berharap semua pihak, termasuk alumni UNDIP, dapat bersinergi untuk melahirkan generasi emas. Sebagaimana Sumut mampu menyumbang medali emas pada PON Aceh-Sumut 2024, kita juga harus mampu menyumbang sebanyak mungkin generasi emas untuk tahun 2045," ujar Bobby.

Ia menegaskan, kesiapan menuju masa depan gemilang tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat, termasuk alumni perguruan tinggi seperti UNDIP, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas SDM, mengingat masih maraknya permasalahan sosial seperti penyalahgunaan narkotika.

Lebih lanjut, Bobby mendorong IKA UNDIP Sumut untuk mendukung program-program nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti makan bergizi gratis, sekolah rakyat, koperasi merah putih, serta upaya peningkatan kesejahteraan petani melalui penetapan harga panen.

"Melalui inovasi dan kolaborasi, program-program nasional bisa terealisasi hingga ke tingkat pemerintahan terendah demi kesejahteraan rakyat," tambahnya.

Selain itu, Bobby juga menyoroti persoalan perdagangan orang (TPPO) yang menimpa ratusan warga Indonesia, termasuk 141 warga asal Sumut yang dipulangkan dari Myanmar pada Maret lalu. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Sumut berencana membentuk sekolah advokasi guna memberikan edukasi dan perlindungan kepada calon pekerja migran agar dapat bekerja secara legal dan aman di luar negeri.

Di akhir sambutannya, Bobby mengucapkan selamat kepada pengurus baru DPD IKA UNDIP Sumut periode 2025–2030. Ia berharap alumni UNDIP dapat terus menjadi mitra strategis dalam membangun Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan, sejalan dengan tema acara: "Berdaya, Bersaing, dan Berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045."

Sementara itu, Ketua Umum DPP IKA UNDIP yang juga Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengingatkan pentingnya para alumni menjaga nama baik almamater melalui kontribusi nyata di berbagai bidang.

"Nama besar kampus kita dipertaruhkan. Karena itu, mari kita jaga sinergi dan persaudaraan, bukan hanya sekadar reuni, tetapi juga berkolaborasi untuk manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan bangsa," tegas Abdul Kadir. (*)

Label:

Sabtu, 26 April 2025

PT KAI Sumut Gagalkan Pencurian Kabel Sinyal di Jalur Medan - Pulu Brayan


disrupsi.id - Medan | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menangkap pelaku pencurian kabel sinyal dan telekomunikasi di jalur layang KM 0+400 antara Stasiun Medan dan Stasiun Pulu Brayan, Kota Medan.

Menurut Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, pencurian aset vital seperti kabel sinyal ini sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

"Kabel sinyal dan telekomunikasi memiliki fungsi kritis dalam mengatur lalu lintas dan keselamatan operasional kereta api. Tindak kejahatan ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat mengancam nyawa," ujarnya.

Aksi kriminal ini menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp3 juta bagi PT KAI Divre I Sumut. Namun, potensi dampak keselamatannya dinilai jauh lebih besar.

"Penangkapan bermula ketika Satpam Railink sedang melakukan patroli rutin di jalur tersebut. Mereka mendapati seorang pria mencurigakan berada di dalam gorong-gorong, memotong kabel sintel," ujarnya.

Tindakan cepat Satpam Railink berhasil menggagalkan pencurian dan mengamankan pelaku berinisial MIS (23 tahun). Pelaku kemudian diserahkan kepada Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) KAI Divre I Sumut, sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Medan Timur.

"Barang bukti yang diamankan meliputi sejumlah kabel sintel, satu bilah parang, serta tiga pisau cutter," terangnya.

PT KAI Divre I Sumut menegaskan akan terus memperketat pengawasan demi menjaga keamanan jalur kereta api dari berbagai ancaman kriminalitas. As’ad juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga aset perkeretaapian. Kolaborasi ini penting agar perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan tepat waktu," tutup As’ad. (*)

Label:

Guru Tahfiz Alquran Cabuli 3 Santri di Labusel, Satu Korban Hamil

disrupsi.id - Labusel | Satuan Reskrim Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) menangkap guru tahfidz Alquran yang diduga mencabuli tiga murid perempuannya. Dari tiga korban, satu di antaranya hamil dengan usia kandungan 12 minggu.

Kapolres Labusel, AKBP Aditya Sembiring melalui Kasat Reskrim Polres Labusel, AKP Endang R Ginting mengatakan guru tahfidz berinisial AAS (35) telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, tiga korban masih di bawah umur.

"Korbannya ada tiga orang yang merupakan murid dari tersangka," kata AKP Endang R Ginting, Sabtu (26/4/2025).

Dia mengatakan akibat perbuatan tersangka AAS, salah satu korban berinisial B yang kini berusia 19 tahun sedang hamil 12 minggu. Tersangka mencabuli korban B sejak usianya 17 tahun.

"Tersangka mencabuli korban B sejak usianya 17 tahun," sebutnya.

Menurutnya aksi bejat tersangka terungkap setelah warga menggerebek kediaman tersangka di Jalan Kampung Selamat, Dusun IX, Desa Padang Maninjau, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu pada Senin (21/4/2025) sekira pukul 03.00 WIB.

"Ketika itu didapati tersangka dan korban tengah berduaan di dalam rumah. Sedangkan istri tersangka tidak berada di rumah," terangnya.

Kemudian keduanya digelandang ke Mapolres Labuhanbatu. Dalam pemeriksaan, korban mengaku telah disetubuhi tersangka di Dusun Rintis, Desa Rintis, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labusel pada Senin (10/2/2025) sekira pukul 15.30 WIB lalu.

"Korban juga mengaku, perbuatan cabul tersangka sudah dilakukan sejak 14 Juni 2023. Persetubuhan pertama dilakukan tersangka AAS terhadap korban B di Dusun Padang Bulan, Desa Binanga Dua, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan," jelasnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres Labusel, dan serangkaian penyelidikan dilakukan termasuk memeriksa saksi dan visum et revertum (VER) terhadap korban.

"Berdasarkan pemeriksaan dokter, korban diketahui kini tengah hamil dengan usia kandungan 12 minggu," ungkapnya.

Dalam proses penyidikan terkuak, perbuatan cabul tidak hanya dilakukan tersangka kepada korban B, tapi juga dua anak di bawah umur lainnya yakni, Q (17), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan T (16), warga Labuhanbatu.

"Tersangka kerap membujuk rayu, memberi iming-iming dan berjanji akan menikahi setiap korbannya. Sesuai keterangan saksi dan tersangka, ada tiga korban yang dicabulinya," bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 ayat (2) dan/atau Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 6 huruf (C) UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

"Ancaman hukumannya pidana kurungan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun denda paling banyak Rp 5 miliar, dan atau pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 300 juta," pungkasnya. (*)


Label:

Jumat, 25 April 2025

KAI Sumut Angkut 618.428 Penumpang di Triwulan I 2025


disrupsi.id - Medan | PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan pertumbuhan positif dalam jumlah penumpang selama triwulan I 2025. Total sebanyak 618.428 penumpang terlayani, meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 584.254 orang.

Vice President KAI Divre I Sumut, Sofan Hidayah, menjelaskan pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan saat masa angkutan lebaran.

"Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus bertumbuh terhadap moda transportasi kereta api, yang juga dikenal ramah lingkungan," ujar Sofan.

Sofan menambahkan penggunaan transportasi publik massal kini semakin dipilih sebagai solusi mobilitas yang efisien dan berkelanjutan. Sofan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang terus mempercayakan perjalanan mereka kepada KAI.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan dalam setiap perjalanan," tegasnya.

Adapun rincian penumpang berdasarkan layanan kereta api yang beroperasi di Sumut selama triwulan I 2025 yakni KA Sribilah Utama (Medan – Rantau Prapat PP) sebanyak 172.042 penumpang, KA Putri Deli (Medan – Tanjung Balai PP): 302.330 penumpang.

"KA Siantar Ekspres (Medan – Siantar PP) sebanyak 116.355 penumpang, KA Datuk Belambangan (Tebing Tinggi – Lalang PP) sebanyak 27.701 penumpang," pungkasnya.

Dia menambahkan dalam periode ini, tiga stasiun dengan keberangkatan penumpang tertinggi adalah Stasiun Medan: 224.880 penumpang, Stasiun Kisaran: 68.451 penumpang dan Stasiun Tanjungbalai: 56.365 penumpang.

"Sementara untuk kedatangan, Stasiun Medan tetap menjadi yang tertinggi dengan 223.852 penumpang, diikuti oleh Stasiun Kisaran (68.638 penumpang) dan Stasiun Tanjungbalai (60.834 penumpang)," pungkasnya.

Mayoritas pelanggan masih memilih kereta api kelas ekonomi, dengan total 470.694 penumpang atau sekitar 76 persen dari seluruh pengguna jasa KA di Sumut. Rinciannya, sebanyak 326.638 orang merupakan pengguna KA jarak jauh ekonomi, sedangkan 144.056 lainnya adalah pelanggan KA lokal ekonomi.

"Dominasi kelas ekonomi ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang inklusif, terjangkau, dan terpercaya untuk seluruh lapisan masyarakat. Capaian ini juga tidak lepas dari dukungan subsidi Public Service Obligation (PSO) dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, yang bertujuan memperluas aksesibilitas transportasi publik di Indonesia," terangnya.

Untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi resmi Access by KAI. Tiket kereta lokal bisa dipesan mulai H-7, sementara tiket kereta jarak jauh tersedia sejak H-45 sebelum keberangkatan.

"Selain itu, KAI tetap membuka layanan loket go-show di stasiun untuk pembelian tiket mendadak, yang dibuka tiga jam sebelum keberangkatan, selama ketersediaan tiket masih ada," tutupnya. (*)

Label:

Pemudik Lebaran Lewat Pelabuhan Pelindo Capai 791.516 Penumpang

disrupsi.id - Medan | Subholding PT Pelindo Multi Terminal melayani 791.516 orang penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2025 sejak 16 Maret hingga 16 April 2025 (H-15 hingga hingga H+15). Jumlah tersebut meningkat 6% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang sebanyak 747.120 orang penumpang.

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto mengatakan saat ini terdapat delapan branch/cabang yang mengelola terminal penumpang yang beroperasi di Pulau Sumatera (Sibolga, Tanjungpinang, dan Tanjung Balai Karimun), Jawa (Gresik dan Tanjung Emas Semarang), Sulawesi (Parepare), serta Kepulauan Nusa Tenggara (Lembar dan Bima).

"Berbagai persiapan personel SDM, sarana, fasilitas pelabuhan, serta peningkatan layanan operasional sudah dilakukan sejak jauh hari agar masyarakat yang mudik menggunakan transportasi laut dapat berjalan lancar," ujarnya, Jumat (25/4/2025).

Selain itu, tercatat arus kendaraan yang melintas melalui terminal penumpang di Pelindo Multi Terminal selama masa Angkutan Lebaran 2025 mencapai 40.803 unit yang didominasi di terminal penumpang yang dikelola SPMT Branch Sibolga, Gresik, Tanjung Emas, Lembar, Bima, dan Parepare. Jumlah tersebut naik 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

“Tren positif ini menunjukkan bahwa transportasi laut menjadi alternatif pilihan yang diminati masyarakat, terutama untuk wilayah kepulauan dan antarpulau. Oleh karena itu, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar semakin aman dan nyaman dalam perjalanan,” terang Arif.

Berdasarkan data yang dihimpun, Branch Tanjung Balai Karimun mencatatkan angka trafik penumpang yang tersibuk dengan penumpang sebanyak 270.627 orang, disusul dengan Branch Tanjungpinang sebanyak 250.887 orang, serta Branch Parepare yang sebanyak 97.174 orang.

“Tentunya kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja kami secara terus menerus sehingga dapat memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat dari tahun ke tahun,” tutupnya. (*)


Label:

Pabrik BioCNG Terbesar se-Asia Tenggara Dibangun di Labusel, Kurangi Emisi 52.000 Ton CO₂ Per Tahun

disrupsi.id - Labusel | PT KIS Biofuels Indonesia resmi meluncurkan proyek BioCNG komersial kedua di Tanah Air. Proyek ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dan dibangun melalui skema Build-Own-Operate Model (BOOM) bersama mitra strategis, PT Tasik Raja dari Anglo Eastern Plantation (AEP) Group.

"Dalam upaya mempercepat transisi energi bersih dan mengurangi emisi karbon, PT KIS Biofuels Indonesia meluncurkan proyek BioCNG komersial di Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatra Utara (Sumut)," kata Head Legal PT KIS Biofuels Indonesia, Yasmine Surachman di Labusel, Jumat (25/4/2025)

Yasmine Surachman mengatakan proyek ramah lingkungan ini mampu memproduksi hingga 182.000 MMBtu BioCNG per tahun, dengan memanfaatkan gas metana (CH₄) yang dihasilkan dari limbah cair pabrik kelapa sawit.

"Hasil produksi energi terbarukan ini akan diserap oleh PT Unilever Oleochemical Indonesia, yang dikenal berkomitmen pada praktik industri berkelanjutan. Project ini menggunakan BioCNG pada truck sebagai pengganti diesel," ungkapnya.

Selain mendukung diversifikasi energi, tambahnya, inisiatif ini juga berperan penting dalam pengurangan emisi karbon sebesar 52.000 ton CO₂ per tahun, sekaligus menciptakan 30 lapangan kerja hijau (green jobs) bagi masyarakat sekitar.

"Setelah keberhasilan pengoperasian Proyek BioCNG komersial pertama di Indonesia yang juga dibangun oleh PT. KIS Biofuels Indonesia, proyek ini menjadi proyek kedua," pungkasnya.

Setelah sukses dengan proyek BioCNG komersial pertamanya, Yasmine menyebutkan PT KIS Biofuels Indonesia kini tengah membangun proyek ketiga yang dijadwalkan mulai berproduksi pada Desember 2025.

"Proyek ketiga saat ini sedang dalam tahap konstruksi dan direncanakan mulai berproduksi pada Desember 2025. Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam pengembangan energi baru terbarukan di kawasan Asia Tenggara," tambahnya.

Tak berhenti di situ, lima proyek tambahan ditargetkan mulai dibangun pada 2025. PT. KIS Biofuels Indonesia berencana menyelesaikan seluruh 25 proyek BioCNG pada fase pertama hingga tahun 2027, dengan total investasi sebesar USD 125 juta.

"Selain itu PT. KIS Biofuels Indonesia merencanakan pembangunan 100 proyek BioCNG hingga tahun 2030 dengan estimasi investasi sebesar USD 500 juta," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Syahdian Purba Siboro sangat mendukung Pembangunan pabrik BioCNG yang ada di Labusel. Namun begitu, pembangunan pabrik ini harus dapat menyerap tenaga kerja bagi warga Labusel.

“Saya sangat berharap pabrik ini dapat menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin dari masyarakat Labuhanbatu Selatan. Bahkan, idealnya seluruh karyawannya adalah penduduk asli. Potensi perkebunan di Labuhanbatu Selatan harus dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian daerah secara keseluruhan," bebernya. (*)


Label: